4 Parenting Kim Na Na di Drakor In Your Radiant Season, Panutan!

- Kim Na Na, desainer ternama dan pemimpin Nana Kim Atelier, dikenal tegas namun penuh kasih dalam membesarkan tiga cucunya setelah kehilangan anak dan menantunya.
- Ia menerapkan pola asuh disiplin dengan mendorong Song Ha Ran bangkit dari trauma melalui kerja dan aktivitas produktif di dunia fashion.
- Meski menyembunyikan penyakit demensia, Kim Na Na tetap memastikan cucu-cucunya mandiri serta bebas menentukan pasangan hidup sesuai pilihan mereka.
Kim Na Na (Lee Mi Sook) di drakor In Your Radiant Season adalah seorang desainer terkenal. Namanya sering jadi perbincangan di bidang fashion. Kim Na Na menjalankan perusahaan Nana Kim Atelier. Di sana, ia membangun bisnis sembari mendidik cucu-cucunya.
Sebagai pemimpin, Kim Na Na dikenal sangat tegas. Semua bawahannya harus memahami mood-nya agar pekerjaan berjalan dengan lancar. Meskipun jadi sosok yang ditakuti, Kim Na Na adalah kepala keluarga yang layak dijadikan panutan. Ia berhasil membesarkan ketiga cucunya dengan parenting yang baik. Berikut adalah empat gaya parenting Kim Na Na di drakor In Your Radiant Season.
1. Membiarkan cucu-cucunya berada dalam masa berduka

Di masa lalu, Kim Na Na melakukan perjalanan bersama keluarganya. Ia, anak dan menantunya, serta cucu-cucunya jalan-jalan menggunakan dua mobil yang berbeda. Takdir berkata lain. Hari yang diharapkan bisa menjadi momen menyenangkan itu malah menjadi momen paling nahas. Anak dan menantunya meninggal akibat kecelakaan.
Kim Na Na menjadi saksi bahwa cucu-cucunya telah menjadi yatim piatu. Ia membiarkan Song Ha Ran (Lee Sung Kyung), Song Ha Young (Han Ji Hyun), dan Song Ha Dam (Oh Ye Ju) untuk berada dalam masa berduka. Yang paling terpukul adalah Song Ha Ran. Cucu sulungnya itu mengalami dua kali masa traumatis, yaitu kehilangan orangtua dan kehilangan kekasih. Kim Na Na selalu menenangkan Song Ha Ran yang parno akan kehilangan anggota keluarga yang tersisa.
2. Memaksa Song Ha Ran untuk bekerja dan berhenti mengurung diri

Dua kali kehilangan orang-orang tercinta membuat Song Ha Ran kehilangan gairah untuk melanjutkan hidup. Kim Na Na lalu mengambil sikap tegas. Ia memaksa Song Ha Ran untuk keluar dari kamar dan berhenti meratapi nasib. Hingga suatu hari ia menyuruh cucunya itu untuk bekerja di sebuah ruangan yang dipenuhi barang-barang fashion.
Awalnya, Song Ha Ran merasa sangat enggan berada di tempat tersebut. Namun, lambat laun ia mulai punya keinginan untuk kembali hidup normal. Ia merapikan barang-barang di ruangan itu dan mengubahnya menjadi lebih layak. Kim Na Na kemudian memerintahkan Song Ha Ran untuk bekerja di perusahaan. Dari situ, Song Ha Ran mencoba untuk beraktivitas seperti orang lain, seperti bekerja dan nongkrong di kafe.
3. Merahasiakan penyakitnya dan memastikan cucu-cucunya menjadi perempuan yang mandiri

Kim Na Na didiagnosis mengalami demensia. Ia gak mau memberitahukan penyakitnya itu kepada cucu-cucunya. Alasannya tentu karena ia gak ingin merepotkan dan menjadi beban bagi mereka. Ia pura-pura baik-baik saja karena ingin memastikan Song Ha Ran bisa menggantikannya sebagai pemimpin perusahaan dan Song Ha Dam menjalani ujian masuk universitas dengan baik.
4. Memberikan kebebasan agar cucu-cucunya memilih pasangan sesuai kriteria mereka

Meskipun sangat perfeksionis dalam bekerja, Kim Na Na terbilang tidak terlalu mengekang ketiga cucunya untuk urusan asmara. Ia membebaskan mereka untuk memilih pasangan. Ia sempat memaksa Song Ha Ran untuk berkencan dengan laki-laki pilihannya, tetapi saat ada laki-laki lain yang tampaknya disukai cucunya itu, ia pun mendukung penuh. Baginya, yang penting adalah cucu-cucunya bahagia.
Kim Na Na dikenal sebagai karakter yang tegas sehingga tidak sedikit yang takut kepadanya. Namun, ia sebenarnya adalah nenek yang penyayang yang punya parenting luar biasa untuk mendewasakan ketiga cucunya.