Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penulis soal Hubungan Kang Pio-Choi Jeong Yo di Four Hands, Two Sonatas
cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  • Sutradara Park Hyun Suk menyambut beragam interpretasi penonton atas dinamika Kang Pio dan Choi Jeong Yo, tanpa mengonfirmasi hubungan mereka sebagai BL.

  • Penulis Shin Yi Won menggambarkan relasi mereka saat SMA seperti Mozart dan Salieri: Kang Pio dilanda inferioritas terhadap bakat jenius Choi Jeong Yo.

  • Shin juga terinspirasi Wuthering Heights dan lagu Max Richter, menggambarkan Choi Jeong Yo mencintai Kang Pio di tengah hasrat balas dendamnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dinamika hubungan Kang Pio dan Choi Jeong Yo sering dianggap seperti drama BL (Boys Lover). Alih-alih mengonfirmasi, Park Hyun Suk, sutradara Four Hands, Two Sonatas mengaku senang penonton berusaha menginterpretasikan drakor ini dengan berbagai perspektif.

"Saya sebenarnya hanya bersyukur bahwa mereka mengisi celah antara teks penulis dan adegan yang divisualisasikan dengan interpretasi yang kaya," jelasnya.

Sementara itu, Shin Yi Won, penulis Four Hands, Two Sonatas (2026) mendeskripsikan hubungan Kang Pio dan Choi Jeong Yo semasa SMA hingga ketika sudah dewasa dengan cara berbeda. Simak fakta-faktanya berikut ini!

1. Hubungan Kang Pio dan Choi Jeong Yo semasa sekolah kayak Mozart dan Salieri

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Dilansir Ilgan Sports, Shin Yi Won, penulis Four Hands, Two Sonatas menggambarkan hubungan Kang Pio (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) semasa SMA seperti Mozart dengan Salieri, musisi abad ke-18. Salieri digambarkan sebagai Kang Pio yang mengenali seorang jenius, Mozart, alias Choi Jeong Yo.

"Jadi kasusnya saya pergu ke sekolah karena saya berpikir sebagai Salieri yang jenius dan inferior. Tapi seorang profesor mengatakan pada saya waktu kuliah, ‘Seni bukan cuma soal bakat. Jika kau ingin mengesankan orang dengan seni yang nyata, kau harus sungguh-sungguh,’” jelas Shin Yi Won.

Latar belakang itulah yang jadi tema cerita dramanya.

2. Penulis menyebut hubungan Kang Pio dan Choi Jeong Yo juga terinspirasi dari Wuthering Heights

Lee Jun Young dan Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Banyak yang menilai dinamika hubungan Kang Pio dan Choi Jeong Yo terasa lebih intens dibanding kebanyakan kisah romansa. Sang penulis mengibaratkan hubungan mereka seperti Heathcliff dan Catherine di novel Wuthering Heights, termasuk filmnya, yang disutradarai Andrea Arnold.

Shin Yi Won mendeskripsikan citra Heathcliff, sang serigala penyendiri, sebagai Choi Jeong Yo. Di sisi lain, Catherine yang dingin dan sinis menggambarkan Kang Pio. Meski sudah berpisah, karakter Heathcliff dan Catherine ditakdirkan menjadi tempat berlindung satu sama lain.

3. Penulis Shin menggambarkan Choi Jeong Yo sebagai serigala yang mencintai domba

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Lagu "On the Nature of Daylight" dari Max Richter juga menjadi inspirasi Shin Yi Won dalam mendeskripsikan Kang Pio dan Choi Jeong Yo. Ia menggambarkan lirik 'serigala lapar mencintai domba' sebagai Choi Jeong Yo yang mencintai Kang Pio.

Domba digambarkan sebagai mangsa yang bisa memuaskan rasa lapar serigala. Namun, saat serigala jatuh cinta kepada domba, ia akan terjebak di antara hasrat dan ambisi. Sama seperti Choi Jeong Yo yang ingin membalas dendam, tapi merasa sakit hati saat melihat Kang Pio kesulitan.

Dilihat dari poin-poin di atas, Choi Jeong Yo memang digambarkan mencintai Kang Pio, entah dalam konteks rivalitas, persahabatan, atau asmara. Apakah interpretasi Penulis Shin sesuai dengan keyakinanmu?

Curated For You

Editorial Team

Related Article