7 Kekurangan Ending Drakor Four Hands, Two Sonatas
2 min read

Intinya Sih
- Ending episode 12 menghadirkan kebahagiaan Kang Pi O dan Choi Jeong Yo, tetapi Jeong Yo kehilangan peluang menjadi pianis atau dirigen akibat cedera tangan yang semakin parah.
- Karya Nemesis berhasil dipentaskan dalam konserto sebagai karya pertama dan terakhir Jeong Yo, namun belum direkam; kehidupannya selama 12 tahun di Eropa juga tidak dijelaskan rinci.
- Identitas ayah kandung Kang Pi O dan Jeong Yo tetap misterius, reuni akhir dinilai terlalu singkat, sementara sejumlah karakter penting seperti Do Hyun Soo berdampak kecil pada konflik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Four Hands, Two Sonatas menyajikan ending yang manis bagi Kang Pi O (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) setelah berbagai tragedi yang mereka lalui. Akhir kisah mereka sendiri ada di episode 12 yang dirilis pada Minggu (4/10/2026).
Meski akhir kisah Four Hands, Two Sonatas sebetulnya manis, sayangnya ada beberapa kekurangan yang bikin ending drama Korea ini terasa kurang memuaskan. Berikut ini tujuh di antaranya. Simak, yuk.
1. Dengan bakat musiknya yang luar biasa, pada akhirnya Choi Jeong Yo tidak bisa menjadi pianis maupun dirigen karena cederanya kian parah

Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) 2. Bukan hanya tak bisa bermain piano atau menulis lagu, Choi Jeong Yo bahkan kesulitan melakukan kegiatan biasa dengan tangan kanannya

Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas) 3. Meski berhasil menampilkan Nemesis di konserto, karya pertama dan terakhir Choi Jeong Yo yang berharga ini belum sempat direkam

Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) 4. Di sisi lain, detail kehidupan Choi Jeong Yo selama 9 tahun di Eropa ditambah 3 tahun di Republik Ceko tidak benar-benar dijelaskan

Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) 5. Hingga ending, masih tidak jelas siapa sebetulnya ayah kandung dari Kang Pi O dan Choi Jeong Yo yang bikin penasaran sejak episode awal

Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) 6. Adegan reuni Kang Pi O dan Choi Jeong Yo di akhir episode pun menuai pro kontra. Salah satunya, karena durasinya yang dinilai singkat

Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) 7. Selain itu, beberapa karakter penting justru terasa agak useless sebab dampaknya kecil pada konflik akhir. Contohnya, Do Hyun Soo (Kim Ju Hun)

Kim Joo Hun di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Kang Pi O dan Choi Jeong Yo memang akhirnya mendapatkan kedamaian serta kebahagiaan mereka dalam bermain musik di akhir cerita. Namun, masih terdapat beberapa kekurangan yang bikin ending kisah mereka di Four Hands, Two Sonatas bikon sebagian penonton merasa kurang puas.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















