Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Polemik Keluarga Pemilik Haemu Group di Filing for Love, Bersaing?

3 Polemik Keluarga Pemilik Haemu Group di Filing for Love, Bersaing?
cuplikan drakor Filing for Love (dok. tvN/Filing for Love)
Intinya Sih
  • Haemu Group diguncang konflik keluarga setelah presdir Jeon Mu Tae mundur, memicu persaingan sengit antara dua putranya, Jeon Jae Yeol dan Jeon Sung Yeol, untuk merebut posisi pewaris utama.
  • Jeon Jae Yeol menikah dengan Oh Hyun Young demi memperkuat posisinya di perusahaan, sementara Jeon Sung Yeol kembali ke Haemu setelah sukses memenangkan kontrak penting yang menarik perhatian sang ayah.
  • Jeon Jae Yeol diduga memakai tim audit perusahaan sebagai alat politik untuk menjaga citra dan menekan lawan internal, termasuk saudara tirinya sendiri dalam perebutan kekuasaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Haemu Group dalam drakor Filing for Love digambarkan sebagai sebuah perusahaan konglomerat besar (chaebol) terkemuka di Korea Selatan. Setelah presdir Jeon Mu Tae (Jeon Kuk Hwan) mengundurkan diri karena masalah kesehatan, perusahaan ini hanya dipimpin oleh wakil presdir Jeon Jae Yeol (Kim Jae Wook).

Meski pimpinannya merupakan satu keluarga, ternyata terdapat beragam polemik yang terjadi di antara mereka. Seperti tiga polemik di bawah ini, kakak dan adik sampai bersaing demi bisa menjadi pewaris.

1. Persaingan suksesi antarsaudara

cuplikan drakor Filing for Love
cuplikan drakor Filing for Love (dok. tvN/Filing for Love)

Presdir Jeon Mu Tae memiliki dua putra dari istri yang berbeda. Pertama ada Jeon Jae Yeol, wakil presdir Haemu Group yang tampak sempurna namun menyimpan luka mendalam. Ia diduga menyimpan banyak trauma, salah satunya karena ibu kandungnya diusir setelah sakit parah. Alih-alih menunjukkan dendam pada sang ayah, ia memilih untuk bersaing dengan sang adik demi bisa mendapatkan kekuasaan di Haemu.

Putra keduanya adalah Jeon Sung Yeol (Kang Sang Joon). Kepribadiannya bertolak belakang dengan Jeon Jae Yeol dan menjadi rival utama Jae Yeol dalam perebutan kursi kepemimpinan tertinggi di grup perusahaan. Meski ia sempat membuat masalah dan diasingkan, kini ia kembali ke Haemu dan secara terang-terangan melawan sang kakak.

2. Prioritas realitas di atas perasaan

cuplikan drakor Filing for Love
cuplikan drakor Filing for Love (dok. tvN/Filing for Love)

Demi bisa menjadi pewaris, kedua putra Jeon tersebut memprioritaskan realitas daripada perasaan mereka sendiri. Seperti yang dialami oleh Jeon Jae Yeol, ia diketahui sudah menikah dengan Oh Hyun Young (Ji Su Yeon), putri sulung dari keluarga konglomerat besar Sesan Group. Pernikahan ini terjadi bukan karena cinta, melainkan untuk memperkuat posisi Jeon Jae Yeol di Haemu Group. Meski hubungan pernikahan mereka terasa dingin. Jeon Jae Yeol tak masalah selagi ia bisa memenangkan persaingan pewaris dalam keluarga.

Berbeda dengan sang adik, Jeon Sung Yeol. Meski ia pernah dikucilkan oleh sang ayah, ia tak memperlihatkan dendamnya. Malah di hari kembalinya ke rumah, Jeong Sung Yeol memenangkan kontrak dengan perusahaan asing yang sangat diinginkan oleh ayahnya. Karena berhasil mendapatkan itu, ia diperbolehkan kembali ke Haemu dan dipertimbangkan untuk mengisi kepemimpinan tertinggi di grup perusahaan.

3. Diduga menggunakan tim audit perusahaan untuk menangani skandal internal

cuplikan drakor Filing for Love
cuplikan drakor Filing for Love (dok. tvN/Filing for Love)

Meski masih menjadi misteri, diduga keluarga pemilik Haemu menggunakan sistem audit perusahaan untuk menjaga citra sekaligus menekan pihak-pihak tertentu. Contohnya, yang dilakukan Jeon Jae Yeol saat rapat pimpinan dengan kepala tim audit, Joo In A (Shin Hae Sun). Ia menolak usulan Joo In A yang menginginkan tim audit menjadi departemen independen dan tetap berada di bawah kendalinya.

Hal ini membuktikan bahwa terdapat standar ganda yang diterapkan pimpinan Haemu. Dan tim audit akan digunakan Jeon Jae Yeol sebagai instrumen strategis untuk menjatuhkan lawan politik di dalam keluarga, termasuk saudara tirinya sendiri.

Keluarga pemilik Haemu Group memang tak ada yang akur. Masing-masing memiliki kepentingan yang berbeda dan siap menjadi rival demi kepuasan pribadi bisa tercukupi. Bahkan, mulai episode 3, kakak-beradik Jeon sudah mulai secara terbuka menciptakan konflik yang bahkan sudah diketahui oleh para karyawan mereka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Related Articles

See More