4 Realita di Balik Stigma Negatif Cheon Yeo Ri di Spooky In Love

- Cheon Yeo Ri sering disalahpahami sebagai sosok sombong dan dingin, padahal ia menjaga jarak demi melindungi orang lain dari kutukan yang bisa menular lewat sentuhan.
- Kemampuannya melihat hantu membuat Cheon Yeo Ri tampak tidak peduli, padahal ia menahan diri agar tak membawa kesialan atau bahaya mistis bagi orang di sekitarnya.
- Sebagai CEO Reina Hotel, Cheon Yeo Ri menghindari publik bukan karena kurang kompeten, tetapi untuk menjaga fokus dari gangguan makhluk halus akibat kutukan masa lalunya.
Cheon Yeo Ri (Park Eun Bin) digambarkan sebagai karakter utama yang disasar beragam stigma negatif di drakor Spooky in Love. Ia kerap dianggap sombong dan arogan, orang yang dingin dan tidak peduli, hingga dianggap aneh dan menyeramkan.
Karena stigma negatif yang dituduhkan padanya, realita yang dialami Cheon Yeo Ri di bawah ini pun tertutupi. Tanpa mereka sadar, Cheon Yeo Ri merupakan sosok yang penuh empati dan tulus dalam melindungi orang lain. Apa saja realitas tersebut? Yuk, simak!
1. Menjaga jarak demi melindungi orang lain, bukan sombong dan arogan

Cheon Yeo Ri memang kerap menjaga jarak dari orang lain. Sikapnya ini sering dianggap sebagai sikap sombong, dingin, dan sulit untuk didekati. Bahkan, ia sering menggunakan sarung tangan yang dianggap sebagai alergi terhadap kuman.
Padahal, sikap tertutupnya Cheon Yeo Ri didasari oleh rasa pedulinya yang tinggi. Ia selalu menggunakan sarung tangan dan menjauhi kontak fisik dengan orang lain demi memastikan kutukan melihat makhluk gaibnya tidak menular atau mencelakai orang lain. Jika hal itu terjadi, orang yang disentuhnya akan diikuti oleh hantu yang agresif dan kerap menyerang, meneror, hingga mencelakai secara fisik siapa pun yang mencoba menjadi teman atau kekasih Cheon Yeo Ri.
2. Takut membawa kesialan, bukan tidak peduli

Karena kemampuannya dalam melihat hantu, Cheon Yeo Ri kerap sengaja mengabaikan orang di sekitarnya yang sedang kesusahan. Termasuk mengabaikan anak kecil yang tidak sengaja terjatuh di dekatnya pada episode 1. Ia menahan diri untuk tidak menolong secara langsung karena takut sentuhannya justru akan membawa kesialan atau bahaya mistis bagi orang tersebut
Sayangnya, niat baik Cheon Yeo Ri dipandang berbeda oleh orang di sekitarnya. Ia dianggap sebagai pribadi yang dingin dan tak peduli dengan kesulitan orang lain.
3. Korban yang mata batinnya terbuka, bukan sosok yang aneh dan menyeramkan

Awal mula Cheon Yeo Ri bisa melihat hantu disebabkan oleh kecelakaan fatal di masa lalu. Kecelakaan ini tak sengaja membuka mata batinnya untuk melihat dunia gaib.
Alih-alih dikasihani karena ia adalah korban, orang di sekitarnya malah menyebarkan rumor supranatural. Ia dianggap sebagai dukun hingga pembawa sial karena selalu diikuti oleh arwah penasaran untuk menunjukkan di mana jasadnya ditelantarkan.
4. Menjaga fokus agar tidak terganggu, bukan kurang kompeten memimpin hotel

Sebagai CEO sekaligus pewaris utama Reina Hotel, Cheon Yeo Ri sangat jarang tampil di publik. Ia sangat menghindari sorotan media dan melewatkan berbagai pertemuan bisnis penting yang tersorot.
Ketidakhadirannya dalam pertemuan penting tersebut bukan karena ia malas atau tidak becus. Melainkan karena harus menjaga fokusnya agar tidak terganggu oleh penampakan makhluk halus di tempat yang ramai.
Karena kutukan yang ia rasakan, Cheon Yeo Ri harus menghadapi beragam stigma negatif yang diciptakan oleh orang di sekitarnya. Mereka bahkan tak tertarik untuk menyelidikinya lebih detail.





















