Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Realita Kelam yang Dirasakan Tim Divisi Empat di No Tail To Tell

cuplikan drama No Tail To Tell
cuplikan drama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

Alih-alih berontak dan putus asa karena takdirnya tertukar, Kang Si Yeol (Park Solomon) justru mencoba menjalani hidup barunya dengan ikhlas. Hidup Kang Si Yeol memang berubah secara drastis, tapi kecintaannya terhadap sepak bola tidak pernah berubah. Ia tetap bersemangat mengejar bola di lapangan.

Saat ini, Kang Si Yeol didapuk sebagai striker andalan di tim divisi empat. Bermain di tim papan atas dunia dan divisi empat ternyata punya perbedaan jauh. Kang Si Yeol hanya bisa tersenyum kecut melihat realita kelam yang dihadapi tim divisi empat dalam drakor No Tail To Tell.

1. Sebagai tim divisi empat yang menempati klasemen buntut, tim ini selalu dipandang sebelah mata oleh tim lain

cuplikan drama No Tail To Tell
cuplikan drama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

2. Sistem latihan tidak terorganisir dengan baik. Mereka berlatih hanya saat mendekati jadwal pertandingan

cuplikan drama No Tail To Tell
cuplikan drama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

3. Gaji yang diterima pemain tim ini sangat menyedihkan. Sama sekali tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari

cuplikan drama No Tail To Tell
cuplikan drama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

4. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, sebagian besar pemain harus bekerja paruh waktu

cuplikan drama No Tail To Tell
cuplikan drama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

5. Karena terlalu lelah bekerja, menyebabkan kondisi pemain tidak prima. Padahal kondisi tubuh sangat berpengaruh terhadap performa di lapangan

cuplikan drama No Tail To Tell
cuplikan drama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

6. Tak hanya pemain, pelatih juga sama-sama mendapatkan gaji yang tidak layak

cuplikan drama No Tail To Tell
cuplikan drama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

7. Saat sedang kick off, hampir seluruh pemainya tidak mempunyai ambisi untuk menang di lapangan

cuplikan drama No Tail To Tell
cuplikan drama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

Sederet kondisi memprihatinkan tersebut menjadi tamparan keras bagi Kang Si Yeol yang sebelumnya bermain di liga papan atas dalam drakor No Tail to Tell. Kang Si Yeol hanya bisa murung setelah mengetahui realita pahit yang dialami oleh rekan-rekan setimnya. Sulit bagi pemain tim divisi empat untuk berkembang, jika kesejahteraannya saja tidak terjamin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Latest in Korea

See More

Upaya Jae Gyu dan Yi Joon Menghentikan Artikel Skandal di Spring Fever

11 Feb 2026, 10:19 WIBKorea