Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Review Drakor A Love Other Than Yours, Berpotensi Relate Sama Penonton

Review Drakor A Love Other Than Yours, Berpotensi Relate Sama Penonton
Ahn Eun Jin dan Seo Kang Joon dalam drama A Love Other Than Yours (dok. KBS/A Love Other Than Yours)
Share Article

Seo Kang Jun dan Ahn Eun Jin resmi menyapa penggemar setiap akhir pekan sejak Sabtu (12/9/2026). A Love Other Than Yours (2026) akan menyajikan kisah asmara yang berpotensi menyayat hati, tapi juga terasa relate dengan penonton.

A Love Other Than Yours menjadi ajang comeback Seo Kang Jun dan Ahn Eun Jin di drakor bergenre romance, lho. Kalau kamu yang masih maju mundur buat nonton, mending baca ulasan A Love Other Than Yours (2026) berikut ini.

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler, ya!

  1. Sinopsis drama Korea A Love Other Than Yours

    A Love Other Than Yours (2026) berkisah tentang Namgung Ho (Seo Kang Joon) dan Lee Mi Do (Ahn Eun Jin) yang telah menjalin hubungan selama 10 tahun. Mereka tidak tinggal bersama, tapi sudah mengenal satu sama lain seperti keluarga.

    Namun, ajakan Namgung Ho untuk menikah justru membuat Lee Mi Do memikirkan lagi karier, sekaligus kehidupan asmaranya. Saat hubungan jangka panjang itu tersandung kerikil, apakah Namgung Ho dan Lee Mi Do mampu memperbaikinya?

    A Love Other Than Yours
    2026
    4.1/5
    Directed by Hwang Seung Ki, Lee Ga Ram
    Producer

    KBS, Uni Chem

    Writer

    Yoo Su Ji

    Age Rating

    16+

    Genre

    Romance, Drama

    Duration

    60 - 70 Minutes

    Release Date

    12 September 2026

    Theme

    Long-term Relationship, Forbidden Love, Family

    Production House

    KBS, Uni Chem

    Where to Watch

    Prime Video, KBS

    Cast

    Seo Kangjun, Ahn Eun-jin, Lee Joo Ahn, Jo Aram

  2. Trailer drama Korea A Love Other Than Yours

    Cuplikan drama Korea A Love Other Than Yours

  3. Review drama Korea A Love Other Than Yours

  4. 1. Penonton berpotensi merasa relate dengan berbagai aspek di A Love Other Than Yours

    Menemukan drama Korea yang kisahnya ringan, tapi justru terasa relate dengan diri kita sendiri cukup jarang terjadi. Terlebih lagi, biasanya drakor memang dikemas agar lebih menarik dengan konflik-konflik tak terduga.

    Namun, penonton berpotensi relate dengan berbagai aspek di A Love Other Than Yours (2026). Mulai dari sulitnya mempertahankan hubungan jangan panjang, ego seseorang yang tidak ingin menjadi beban, serta konflik-konflik di dunia kerja lainnya.

    Cerita yang disajikan A Love Other Than Yours (2026) simple, bahkan cenderung sudah sering kita temui. Alih-alih menyajikan pengemasan unik dan berbeda, drakor ini justru berusaha mengetuk pintu hati para penonton.

  5. 2. Bukan tipe hubungan orang dewasa yang intens, tapi justru emosional

    Sebelum drakor ini tayang, penonton bertanya-tanya bagaimana chemistry yang akan Seo Kang Joon dan Ahn Eun Jin sajikan. Layaknya pasangan yang sudah menjalin hubungan selama 10 tahun, tidak ada percikan cinta mendebarkan di antara mereka.

    Saya justru melihat Namgung Ho (Seo Kang Joon) dan Lee Mi Do (Ahn Eun Jin) layaknya pasangan yang sudah menjadi keluarga sejak 10 tahun lalu. Alih-alih hubungan orang dewasa yang intens seperti di lima menit pertama drakor ini, saya justru dibuat emosional ketika melihat konflik kecil berubah menjadi besar di antara mereka.

  6. 3. Gaya penceritaan yang disajikan slowburn, jadi semakin bisa penonton nyesek, sekaligus penasaran

    Drakor ini menyajikan gaya penceritaan slowburn yang cocok ditonton saat kamu memang sedang bersantai. Tujuannya agar apa yang Namgung Ho dan Lee Mi Do rasakan bisa benar-benar tersampaikan.

    Meski slowburn, sebenarnya pace drakor ini gak terlalu lambat, sehingga penonton bisa dengan cepat memahami bagaimana karakter Namgung Ho dan Lee Mi Do, hubungan mereka, serta konflik yang akan keduanya hadapi. Di sisi lain, gaya penceritaan seperti ini terbukti bikin penonton semakin nyesek, sekaligus penasaran dengan kelanjutan kisah mereka.

    A Love Other Than Yours (2026) mungkin akan menjadi terapi bagi kamu yang butuh tontonan slowburn dan gak banyak mikir. Namun, bisa jadi menjadi trigger bagi kamu yang menghadapi konflik serupa.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More