Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Seberapa Brutal Adegan di If Wishes Could Kill?
Still cut drama Korea If Wishes Could Kill (dok. Netflix/If Wishes Could Kill)
  • Drakor If Wishes Could Kill (2026) bergenre horor misteri dengan rating 18+ karena menampilkan adegan kekerasan ekstrem sejak awal episode.
  • Sepanjang delapan episode, penonton disuguhi visual eksplisit seperti luka robek, darah mengucur, dan pertarungan brutal antar karakter yang dikutuk.
  • Serial ini juga menampilkan praktik perdukunan Korea penuh kutukan dan arwah pendendam, menghadirkan nuansa gelap bercampur elemen dark comedy.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa di sini yang sudah berhasil menyelesaikan total 8 episode If Wishes Could Kill (2026)? Respect! Apalagi kalau kamu benar-benar menonton drakor ini dalam sekali jalan dan gak berhenti, karena ngerasa ngeri atau mual.

Setelah menuntaskan drakor bergenre horor dan misteri ini, saya gak kaget kalau If Wishes Could Kill (2026) diberi rating 18+ oleh Netflix. Bikin bergidik, ayo cari tahu seberapa brutalnya drakor If Wishes Could Kill (2026)!

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler, ya!

1. Baru tiga menit mulai, sudah dikasih adegan menggorok leher dengan cutter

Still cut drama Korea If Wishes Could Kill (dok. Netflix/If Wishes Could Kill)

Pemanasan dulu bisa kali! Masak di tiga menit pertama, penonton langsung disajikan adegan berdarah yang bikin mengernyit. Ngaku deh, siapa yang auto berhenti nonton pas ngelihat Do Hye Ryung (Kim Si A) menggorok lehernya menggunakan cutter?

Kamu kira adegan berdarahnya cuma di situ aja? Salah besar! Kamu bakal terus melihat adegan serupa sampai drakor ini tamat. Masalahnya penggambaran kulit robek, daging terkoyak, tulang patah, hingga darah mengucur akan divisualisasikan secara eksplisit. Hati-hati mual!

2. Banyak adegan kekerasan lainnya, seperti baku hantam hingga besi terlempar mengenai perut

Still cut drama Korea If Wishes Could Kill (dok. Netflix/If Wishes Could Kill)

Adegan berdarah identik dengan kekerasan. Yap, kamu bakal banyak melihat adegan yang bikin ikutan ngilu. Mulai dari besi menembus perut, cutter menusuk telapak tangan, dan mata kena serpihan kaca.

Kayaknya sepanjang drakor ini tayang, badan Yoo Se Ah (Jeon So Young) selalu penuh keringat hingga berlumuran darah. Dia juga bakal banyak bertarung dengan karakter-karakter lain yang dikutuk setelah membuat permintaan di aplikasi Girigo.

3. If Wishes Could Kill menyajikan praktik perdukunan Korea yang identik dengan kutukan dan kematian

Still cut drama Korea If Wishes Could Kill (dok. Netflix/If Wishes Could Kill)

Drakor ini juga menyajikan praktik perdukunan Korea seperti di film Exhuma (2024). Praktik perdukunan yang gak jauh-jauh dari persembahan darah, kutukan yang berujung kematian, dan arwah pendendam.

Sebenarnya drakor Head Over Heels (2025) yang sempat viral juga menyajikan prosesi perdukunan serupa dan latar ceritanya sama-sama tentang anak sekolahan. Namun, If Wishes Could Kill (2026) ini terasa lebih gelap, menegangkan, dan penuh misteri.

Ada lucunya di beberapa bagian, tapi berasa kayak dark comedy, karena situasinya gak mendukung. Intinya sih, kamu harus menyiapkan mental saat menonton drakor ini. Apalagi yang gampang merinding dan mual kalau ngelihat adegan berdarah.

Editorial Team