8 Self Branding yang Dibangun Sarah Kim di Drakor The Art of Sarah

The Art of Sarah (2026) adalah drama Korea yang menceritakan tentang seorang wanita bernama Sarah Kim (Shin Hae Sun) yang hidup di dunia kelas atas dan industri barang mewah. Ceritanya dimulai ketika sebuah kasus kematian memunculkan pertanyaan besar tentang identitas dan kehidupan pribadinya. Seorang detektif kemudian menyelidiki masa lalu Sarah dan menemukan banyak hal yang tidak sesuai dengan gambaran yang selama ini dikenal publik.
Drama ini mengangkat tema tentang identitas, status sosial, dan bagaimana seseorang bisa membangun kehidupan baru dengan cara tertentu. Alur ceritanya bergerak antara masa kini dan kilas balik untuk menunjukkan perjalanan hidup tokoh utamanya. Melalui proses penyelidikan tersebut, penonton diajak melihat bagaimana kebenaran perlahan terungkap di balik citra yang terlihat sempurna. Berikut self branding yang dibangun Sarah Kim di drakor The Art Of Sarah.
1. Sarah Kim membangun citra sebagai eksekutif sukses di industri barang mewah dengan penampilan rapi, sikap percaya diri, dan gaya hidup yang terlihat glamour

2. Ia menampilkan konsistensi dalam cara berpakaian, berbicara, dan bersikap sehingga orang lain melihatnya sebagai sosok profesional yang berkelas

3. Sarah Kim membatasi informasi tentang masa lalunya agar publik hanya mengenal versi dirinya yang telah ia susun dengan hati-hati dan terkontrol

4. Ia memanfaatkan jaringan sosial kelas atas untuk memperkuat reputasinya dan memastikan namanya dikaitkan dengan status, kemewahan, serta kekuasaan

5. Dalam setiap pertemuan bisnis, Sarah menunjukkan ketenangan dan kontrol penuh agar orang lain yakin pada kapasitas kemampuan dan kepemimpinannya

6. Ia membangun kesan eksklusif dengan tidak mudah diakses dan penuh privasi, sehingga kehadirannya terasa penting dan bernilai di lingkungan sosialnya

7. Sarah menjaga narasi tentang dirinya tetap selaras dengan posisi yang ia inginkan, tanpa memberi ruang bagi cerita yang merugikan self brandingnya

8. Melalui strategi yang konsisten, ia membuat orang lebih fokus pada reputasi dan keberhasilannya daripada mempertanyakan latar belakang kehidupannya

Pada akhirnya, self branding yang dibangun Sarah Kim terbukti berhasil membuat banyak orang percaya pada citra yang ia tampilkan. Ia mampu menempatkan dirinya di lingkungan kelas atas dan mempertahankan reputasi sebagai sosok yang berpengaruh. Keberhasilannya menunjukkan bahwa citra yang dibangun secara konsisten dan terencana dapat membentuk cara orang lain melihat dan menilai seseorang.


















