Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Sisi Gelap Hidup Gye Su Jeong di Doctor X: Mafia in White

3 min read
4 Sisi Gelap Hidup Gye Su Jeong di Doctor X: Mafia in White
Cuplikan drakor Doctor X (dok.SBS/Doctor X)
  • Gye Su Jeong, dokter independen di GUMC, pernah dikaitkan dengan dugaan malpraktik di wilayah konflik setelah pasien operasinya meninggal dua bulan kemudian.
  • Ia tumbuh tanpa orang tua, pernah bekerja di negara konflik dengan tekanan kekerasan militer, keterbatasan alat medis, dan tuntutan menyelamatkan pasien.
  • Trauma akibat kematian seorang anak saat rumah sakit dibom memicu mimpi buruk, sementara direktur GUMC memanfaatkan isu malpraktik untuk menyingkirkannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gye Su Jeong (Kim Ji Won) adalah dokter independen yang cukup berani menentang hirarki di drakor Doctor X: Mafia in White (2026). Selain itu, dia juga dikenal punya kemampuan operasi yang sangat cepat dan gak pernah gagal. Kondisi ini membuat beberapa dokter mulai menganggap Gye Su Jeong sebagai sosok yang aneh namun juga menarik.

Namun, kehidupan Gye Su Jeong sebelum bergabung di GUMC gak pernah diketahui banyak orang. Di balik keahlian yang sangat baik, Gye Su Jeong ternyata punya beberapa sisi kehidupan yang cukup miris. Lalu, apa saja sisi gelap hidup Gye Su Jeong di drakor Doctor X: Mafia in White?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

  1. 1. Pernah diberitakan melakukan malpraktik

    Cuplikan drakor Doctor X
    Cuplikan drakor Doctor X (dok.SBS/Doctor X)

    Sejak awal dikenal, Gye Su Jeong sangat yakin dengan kemampuannya yang gak pernah gagal dalam melakukan operasi. Sayangnya, ada sebuah berita yang menuliskan bahwa sosok yang dikenal sebagai Doctor X melakukan malpraktik di wilayah konflik. Saat itu, operasi yang dilakukan Doctor X memang berhasil.

    Sayangnya, pasien tersebut diketahui meninggal dunia setelah 2 bulan hidup. Gak hanya itu, Doctor X juga gak pernah diketahui identitasnya. Namun, berita tersebut menampilkan sebuah foto beberapa karyawan rumah sakit tersebut dengan anak-anak setempat. Dalam foto itu, terdapat sosok perempuan yang diduga sebagai Gye Su Jeong.

  2. 2. Mengalami kehidupan yang keras dan menantang

    Cuplikan drakor Doctor X
    Cuplikan drakor Doctor X (dok.SBS/Doctor X)

    Gye Su Jeong gak pernah mengenal kedua orangtuanya. Dia hidup sebatang kara dan melewati banyak tantangan sepanjang hidupnya. Gye Su Jeong diketahui pernah dikirim ke negara konflik dan mendapatkan banyak kekerasan dari militer setempat.

    Sebagai tenaga medis, Gye Su Jeong harus menghadapi tekanan dari serangan tentara sekaligus menyelamatkan nyawa pasien. Mereka juga berhadapan dengan minimnya alat kesehatan yang bisa menunjang pekerjaan dalam merawat pasien.  Kondisi ini jelas gak pernah dihadapi dokter di negara stabil.

  3. 3. Selalu mengalami mimpi buruk setelah pulang

    Cuplikan drakor Doctor X
    Cuplikan drakor Doctor X (dok.SBS/Doctor X)

    Di negara tersebut, Gye Su Jeong bertemu dengan kakak beradik yang masih sangat kecil. Saat itu, sang kakak berusaha memanggil Gye Su Jeong untuk memeriksa adiknya yang sedang sakit. Anak tersebut menempuh beberapa kilometer dengan jalan kaki demi bertemu Gye Su Jeong.

    Sayangnya, sang kakak gak bisa selamat setelah rumah sakit, tempat Gye Su Jeong bekerja, di bom oleh tentara. Situasi ini membuat Gye Su Jeong selalu mengalami mimpi buruk yang cukup ekstrim di malam hari. Mimpi buruknya ini bahkan membuat orang di rumahnya merasa khawatir dengan kondisinya.

  4. 4. Jadi alat Bu Seung Gwon menaikkan reputasi rumah sakit

    Cuplikan drakor Doctor X
    Cuplikan drakor Doctor X (dok.SBS/Doctor X)

    Bu Seung Gwon (Seo Hyun Joo) merupakan direktur baru rumah sakit GUMC. Dia sadar jika sosok Gye Su Jeong cukup berbahaya bagi budaya yang telah mengakar di rumah sakit ini. Bu Seung Gwon memang menentang keras praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam organisasi.

    Sayangnya, Bu Seung Gwon gak berpihak pada Gye Su Jeong karena menganggap sosoknya sangat bertentangan dengan budaya senioritas di rumah sakit. Namun, dia sadar jika Gye Su Jeong punya kemampuan yang sangat baik dibanding semua dokter di rumah sakit tersebut.

    Prinsip Gye Su Jeong adalah mengutamakan keselamatan pasien dibanding kepentingannya sendiri. Prinsip ini cukup dihormati Bu Seung Gwon. Sayangnya, Bu Seung Gwon menggunakan berita malpraktik Gye Su Jeong untuk mengeluarkannya dari GUMC.

    Gye Su Jeong seakan hidup sebagai pelarian. Sistem dan budaya kedokteran membuat dokter kompeten sepertinya kesulitan apalagi dokter yang menempuh pendidikan di luar negeri. Bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More