still cut drama Korea Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)
Setelah berhasil melarikan diri dari kejaran para penagih utang, Choi Jeong Yo sempat berharap kehidupannya akan menjadi lebih tenang. Ia kemudian pindah ke SMA Seni Korea dan tinggal di asrama sehingga memiliki kesempatan untuk memulai kehidupan baru. Namun, masalah yang ditinggalkan ayahnya ternyata belum benar-benar selesai. Statusnya sebagai orang yang dicari membuat Choi Jeong Yo tetap harus berhati-hati karena orang-orang yang berkaitan dengan utang ayahnya masih berusaha menemukannya.
Kondisi tersebut membuat Choi Jeong Yo tidak bisa menjalani kehidupan seperti remaja pada umumnya. Ia harus menghindari tempat-tempat yang biasa didatanginya, menjauh dari kerumunan, dan selalu memperhatikan keadaan di sekitarnya agar keberadaannya tidak diketahui. Padahal, masalah tersebut bukanlah kesalahan yang ia buat sendiri. Choi Jeong Yo justru harus menanggung akibat dari keputusan ayahnya dan hidup dalam ketakutan meskipun dirinya sedang berusaha memulai kehidupan baru di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat untuk mengembangkan bakatnya.
Kehidupan Choi Jeong Yo di Four Hands, Two Sonatas memang dipenuhi berbagai keadaan yang membuatnya sulit untuk menjalani hidup dengan tenang. Ia harus kehilangan ibunya sejak kecil, ditinggalkan ayahnya, menjauh dari piano yang sebenarnya sangat ia cintai, hingga ikut menanggung masalah yang bukan kesalahannya. Namun, berbagai pengalaman pahit tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan Choi Jeong Yo untuk perlahan menemukan kembali dirinya dan keberanian dalam mengejar sesuatu yang selama ini ia kubur.