Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Sisi Menyedihkan Choi Jeong Yo di Four Hands, Two Sonatas, Bikin Ikut Sedih
still cut drama Korea Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)
  • Choi Jeong Yo kehilangan ibunya sejak kecil dan kemudian ditinggalkan ayahnya yang terlilit utang, meski selama ini ia berusaha membantu serta memahami sang ayah.
  • Pianis berbakat ini mengubur kecintaannya pada piano setelah kemenangan kompetisi bertepatan dengan kematian ibunya, memicu rasa bersalah dan demam panggung.
  • Utang ayahnya membuat Jeong Yo diburu penagih, sehingga ia harus bersembunyi dan tetap hidup waswas meski telah pindah ke asrama SMA Seni Korea.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tidak ada yang tahu jika kehidupan Choi Jeong Yo yang jauh dari kata mudah. Di balik kemampuannya memainkan piano, Choi Jeong Yo justru memilih mengubur bakat tersebut karena kondisi keluarganya dan pengalaman pahit yang pernah dialaminya. Ia terbiasa menjalani kehidupan sederhana bersama ayahnya hingga akhirnya berbagai masalah datang dan membuat kehidupannya semakin berantakan.

Choi Jeong Yo bahkan harus menghadapi kenyataan pahit ketika ayahnya meninggalkan dirinya begitu saja, sementara trauma masa lalu membuatnya tidak bisa kembali bermain piano dengan bebas. Belum selesai dengan semua itu, masalah yang ditimbulkan ayahnya juga membuat Choi Jeong Yo harus bersembunyi dan hidup dalam ketakutan. Berikut tiga sisi menyedihkan Choi Jeong Yo di Four Hands, Two Sonatas.

1. Choi Jeong Yo ditinggalkan ayahnya sendiri

still cut drama Korea Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Kehidupan Choi Jeong Yo berubah drastis sejak ibunya meninggal ketika dirinya masih kecil. Kehangatan yang dahulu ia rasakan bersama keluarganya perlahan menghilang dan berganti dengan kehidupan yang penuh keterbatasan bersama ayahnya. Sang ayah bahkan sering mabuk dan memiliki banyak utang sehingga hubungan mereka semakin renggang. Meski begitu, Choi Jeong Yo tetap berusaha memahami keadaan ayahnya dan tidak pernah benar-benar meninggalkannya. Ia bahkan rela memberikan sebagian uang hasil kerjanya untuk membantu sang ayah.

Namun, kesabarannya justru dibalas dengan kenyataan pahit ketika ayahnya memilih melarikan diri setelah para penagih utang datang mencari mereka. Choi Jeong Yo yang ditinggalkan seorang diri harus menghadapi bahaya tersebut tanpa memiliki siapa pun untuk melindunginya. Ia bahkan tidak bisa kembali ke rumah karena khawatir para penagih utang akan menemukannya lagi.

Keadaan tersebut terasa semakin menyedihkan karena Choi Jeong Yo bukan hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga harus menerima kenyataan bahwa ayah yang selama ini masih ia coba lindungi justru meninggalkannya demi menyelamatkan diri sendiri.

2. Choi Jeong Yo mengalami demam panggung karena trauma masa lalunya

still cut drama Korea Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Di balik kebiasaannya menggerakkan tangan seolah sedang memainkan piano ketika sendirian, Choi Jeong Yo sebenarnya menyimpan kecintaan yang besar terhadap alat musik tersebut. Dahulu ia bahkan merupakan pianis berbakat yang mampu memenangkan kompetisi. Namun, sebuah kejadian tragis membuat piano yang seharusnya menjadi sumber kebahagiaan justru berubah menjadi pengingat atas kehilangan terbesar dalam hidupnya. Ketika berhasil mendapatkan juara pertama dalam sebuah perlombaan piano saat masih kecil, Choi Jeong Yo justru harus kehilangan ibunya pada momen tersebut.

Kejadian itu membuat Choi Jeong Yo menyimpan rasa bersalah yang begitu dalam hingga memilih menjauh dari piano. Ia tidak lagi berani menyentuhnya ataupun tampil di atas panggung karena setiap kali mengingat piano, kenangan mengenai kematian ibunya kembali muncul. Karena itu, meskipun bakatnya masih ada dan kecintaannya terhadap piano tidak pernah benar-benar hilang, Choi Jeong Yo memilih menguburnya dan menjalani kehidupan seperti biasa. Bahkan ketika ia kembali memainkan piano, trauma tersebut masih menjadi bayang-bayang yang membuatnya kesulitan untuk benar-benar terbebas dari masa lalu.

3. Choi Jeong Yo harus bersembunyi karena ulah ayahnya

still cut drama Korea Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Setelah berhasil melarikan diri dari kejaran para penagih utang, Choi Jeong Yo sempat berharap kehidupannya akan menjadi lebih tenang. Ia kemudian pindah ke SMA Seni Korea dan tinggal di asrama sehingga memiliki kesempatan untuk memulai kehidupan baru. Namun, masalah yang ditinggalkan ayahnya ternyata belum benar-benar selesai. Statusnya sebagai orang yang dicari membuat Choi Jeong Yo tetap harus berhati-hati karena orang-orang yang berkaitan dengan utang ayahnya masih berusaha menemukannya.

Kondisi tersebut membuat Choi Jeong Yo tidak bisa menjalani kehidupan seperti remaja pada umumnya. Ia harus menghindari tempat-tempat yang biasa didatanginya, menjauh dari kerumunan, dan selalu memperhatikan keadaan di sekitarnya agar keberadaannya tidak diketahui. Padahal, masalah tersebut bukanlah kesalahan yang ia buat sendiri. Choi Jeong Yo justru harus menanggung akibat dari keputusan ayahnya dan hidup dalam ketakutan meskipun dirinya sedang berusaha memulai kehidupan baru di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat untuk mengembangkan bakatnya.

Kehidupan Choi Jeong Yo di Four Hands, Two Sonatas memang dipenuhi berbagai keadaan yang membuatnya sulit untuk menjalani hidup dengan tenang. Ia harus kehilangan ibunya sejak kecil, ditinggalkan ayahnya, menjauh dari piano yang sebenarnya sangat ia cintai, hingga ikut menanggung masalah yang bukan kesalahannya. Namun, berbagai pengalaman pahit tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan Choi Jeong Yo untuk perlahan menemukan kembali dirinya dan keberanian dalam mengejar sesuatu yang selama ini ia kubur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article