Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Sistem Patriarki Pegawai Haemu Group di Filing For Love, Tidak Adil?

7 Sistem Patriarki Pegawai Haemu Group di Filing For Love, Tidak Adil?
Still cut drama Filing For Love (dok.tvN Drama/Filing For Love)
Intinya Sih
  • Drama Filing For Love menggambarkan dunia kerja di Haemu Group yang masih dikuasai sistem patriarki, dengan dominasi laki-laki dalam struktur kekuasaan perusahaan.
  • Perempuan di Haemu Group sering menghadapi ketidakadilan, seperti harus bekerja lebih keras untuk diakui atau menerima hukuman lebih berat dibanding rekan pria.
  • Melalui kisah romansa dan konflik audit, drama ini menyoroti bagaimana stereotip gender dan hierarki sosial tetap memengaruhi karier serta kehidupan pribadi para pegawai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Drama Filing For Love menampilkan potret dunia kerja yang tampak realistis berlatar perusahaan besar bernama Haemu Group. Di balik kisah romansa dan konflik audit, terselip kritik sosial tentang sistem patriarki yang diam-diam mewarnai hubungan para karyawan di perusahaan tersebut.

Bahkan, Noh Ki Jun (Gong Myung) sendiri mengakui adanya patriarki yang membedakan peran dan jabatan karyawan di Haemu Group. Meski tak semua, namun perempuan justru sering berujung jadi korban utama. Dianggap tak adil, berikut sistem patriarki pegawai Haemu Group di drama Filling For Love.

1. Struktur kekuasaan di Haemu Group didominasi oleh laki-laki, terutama dari kalangan chaebol yang dipimpin oleh Jeon Jae Yeol (Kim Jae Wook)

Still cut drama Filing For Love
Still cut drama Filing For Love (dok.tvN Drama/Filing For Love)

2. Agar mendapat legitimasi, salah satu karakter seperti Joo In A (Shin Hae Sun) harus bersikap jauh lebih tegas dan tak segan menekan bawahannya

Still cut drama Filing For Love
Still cut drama Filing For Love (dok.tvN Drama/Filing For Love)

3. Saat perselingkuhan sesama rekan kerja mencuat, seorang karakter perempuan justru didemosi ke pabrik sementara pihak pria dipertahankan

Still cut drama Filing For Love
Still cut drama Filing For Love (dok.tvN Drama/Filing For Love)

4. Ada sistem hierarki dalam lingkungan kerja di divisi audit untuk menangani setiap kasus yang dianggap akan merugikan perusahaan

Still cut drama Filing For Love
Still cut drama Filing For Love (dok.tvN Drama/Filing For Love)

5. Haemu Group menciptakan status tertentu, contohnya tim 3 audit yang dianggap buangan karena diisi oleh pegawai lulusan kampus biasa

Still cut drama Filing For Love
Still cut drama Filing For Love (dok.tvN Drama/Filing For Love)

6. Stereotip gender bagi perempuan, misalnya Park A Jeong (Hong Hwa Yeon) yang menyadari bahwa kecantikannya bisa jadi boomerang dalam kariernya

Still cut drama Filing For Love
Still cut drama Filing For Love (dok.tvN Drama/Filing For Love)

7. Pada akhirnya, sistem patriarki bukan hanya hidup di ruang kerja, tetapi juga dalam penilaian sosial terhadap kehidupan pribadi pegawai

Still cut drama Filing For Love
Still cut drama Filing For Love (dok.tvN Drama/Filing For Love)

Drama Filing For Love secara halus mengggambarkan sistem patriarki yang masih melekat di dunia kerja modern. Meski memadukan genre romansa dan komedi, namun drama ini berhasil menunjukkan bahwa isu ketidakadilan gender masih menjadi realita hingga sekarang. Apa pendapatmu setelah menyaksikan episode perdana drama Filing For Love?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Korea

See More