Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Tantangan Gong Eun Tae Sebagai Manajer di The Ordinary Jackpot
Cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (instagram.com/tvn_drama)
  • Gong Eun Tae menyadari pola komunikasinya kurang melibatkan anggota tim setelah mendapat masukan dari Yang Jun Ho, sehingga ia perlu memperbaiki koordinasi demi mewujudkan visinya.
  • Sebagai manajer termuda tim penjualan 5, Gong Eun Tae memberi anggota kesempatan menghadapi tantangan kerja, termasuk perjalanan bisnis, sambil menjaga keputusan tetap aman bagi proyek dan karier mereka.
  • Saat politik kantor mengancam merek tim 5, Gong Eun Tae menolak membaginya kepada tim lain, mempertahankan proyek sambil menangani LAKNES dan mengupayakan tambahan anggota.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gong Eun Tae (Lee Jun Hyuk) merupakan seorang manajer tim penjualan 5 yang merupakan manajer paling muda di drakor The Ordinary Jackpot (2026). Awalnya, Gong Eun Tae bukan sosok manajer yang ramah pada rekan kerjanya. Dia berusaha menjaga hubungan dengan memaklumi banyak kesalahan dan menegur seperlunya jika menyangkut pekerjaan.

Sayangnya, Gong Eun Tae punya impian dan ambisi untuk membangun kariernya dengan berani. Langkah ini jelas membutuhkan dukungan semua rekan setimnya. Makanya, Gong Eun Tae berusaha membangun dan menjalankan visinya pada asisten manajer Yang Jun Ho (Seo Hyun Woo). Selain itu, apa saja tantangan Gong Eun Tae sebagai manajer di drakor The Ordinary Jackpot?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

1. Merubah komunikasi dalam tim

Cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (instagram.com/tvn_drama)

Yang Jun Ho dan Gong Eun Tae sebenarnya punya hubungan yang cukup dingin. Sebagai seorang senior, Yang Jun Ho merasa lebih berpengalaman daripada Gong Eun Tae. Namun, posisinya di kantor membuat hubungan mereka renggang dan berjarak.

Komunikasi keduanya membuat Gong Eun Tae sadar jika dia selama ini gak pernah memperhatikan pola komunikasi timnya. Gak hanya itu, Yang Jun Ho juga memberi masukan jika Gong Eun Tae selalu mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan pendapat anggotanya. Hal ini membuat Gong Eun Tae sadar jika perlu memperbaiki pola komunikasi dalam tim untuk mencapai visi dan ambisinya.

2. Mengoptimalkan kemampuan setiap anggota

Cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (instagram.com/tvn_drama)

Sebagai manajer, Gong Eun Tae punya kuasa untuk membantu rekan satu timnya berkembang. Dia gak hanya menjalani dan memenuhi target yang telah ditetapkan perusahaan. Gong Eun Tae juga harus memberikan berbagai tantangan pada setiap anggota.

Salah satu contohnya adalah ketika Gong Eun Tae mengajak Park Gi Tae (Hong Jin Gi) untuk menemaninya perjalanan bisnis ke ltalia. Kondisi yang sama juga dilakukan Gong Eun Tae pada Lee Ji Hye (Han Yu Ri) dan Yang Jun Ho. Gong Eun Tae gak pernah membatasi mereka untuk menyelesaikan tugas namun tetap berada di keputusan aman bagi proyek dan karier mereka.

3. Melindungi hasil kerja tim dari politik kantor

Cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (instagram.com/tvn_drama)

Tim penjualan 5 merupakan tim yang menangani merek baru yang belum punya pasar di negara mereka. Semua mereka yang dikerjakan tim ini berhasil mendapatkan atensi publik dan mulai berjalan hingga mendapatkan keuntungan. Sayangnya, kantor butuh suksesi pergantian kepala manajer.

Salah satu kandidatnya adalah manajer tim penjualan 1 atau 2. Untuk menambah poin, tim 5 harus menyerahkan merek mereka dan membaginya pada kedua tim tersebut. Sebagai gantinya, tim 5 diberi tugas untuk mengembangkan merek LAKNES yang sebelumnya dianggap gagal karena gak punya pasar stabil. Namun, Gong Eun Tae dengan berani menolak membagikan merek mereka dan memutuskan untuk tetap mempertahankan semuanya sekalipun harus mengerjakan proyek LAKNES.

4. Memberikan pengalaman berharga dalam portofolio karier anggota

Cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (instagram.com/tvn_drama)

Keputusan Gong Eun Tae ini dianggap sangat berani oleh banyak orang, termasuk atasannya. Bahkan, mereka juga merasa beban tim kerja tim 5 akan terlalu berat jika dikerjakan hanya mereka berempat. Makanya, Gong Eun Tae meminta bantuan untuk mendapatkan bantuan satu anggota tim lagi.

Namun, keputusan berani dan penuh resiko Gong Eun Tae ini dinilai akan memberikan portofolio beragam untuk setiap anggota timnya. Meskipun penuh resiko, Gong Eun Tae jelas sangat bersemangat menghadapi proses yang cukup melelahkan ini.

Sebagai pekerja, keputusan Gong Eun Tae mungkin banyak dianggap ambisius. Sayangnya, keputusan ini jelas akan mendorong perkembangan karier mereka. Bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article