Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Tekanan Hidup yang Dirasakan Cha Eun Hwan Hidup di Love In Sync
Still cut drama Love In Sync (instagram.com/viuindonesia)

Cha Eun Hwan (Kim Myung Soo) dalam drakor Love In Sync menjalani kehidupan yang berat. Hal itu sudah dirasakannya sejak dirinya masih kecil. Pernah terjadi hal buruk yang membuat dirinya mengalami tekanan psikologis.

Hingga dirinya dewasa, ia terus merasakan berbagai tekanan yang membuat dirinya gak bisa benar-benar bahagia. Berikut beberapa tekanan yang dirasakan Cha Eun Hwan.

1. Tekanan terbesar yang dirasakan Cha Eun Hwan adalah perasaan bersalah atas meninggalnya sang ayah

Still cut drama Love In Sync (instagram.com/viuindonesia)

2. Cha Eun Hwan juga tertekan karena kakak perempuannya menjadi cacat akibat perbuatannya di masa lalu

Still cut drama Love In Sync (instagram.com/viuindonesia)

3. Melihat sang kakak yang merasa sangat menderita karena dirinya cacat membuat Cha Eun Hwan makin tertekan

Still cut drama Love In Sync (instagram.com/viuindonesia)

4. Bahkan, ia gak berani merasa bahagia karena merasa gak layak hidup. Ia terus merasa sangat bersalah atas kejadian buruk yang terjadi di masa lalu

Still cut drama Love In Sync (instagram.com/viuindonesia)

5. Pekerjaannya sebagai psikolog seringkali juga membuatnya tertekan, ia merasa harus selalu bisa menyelesaikan masalah klien

Still cut drama Love In Sync (instagram.com/viuindonesia)

6. Jika pasien yang ditanganinya masih berada dalam masalah, ia gak akan merasa tenang

Still cut drama Love In Sync (instagram.com/viuindonesia)

7. Selain itu, tekanan kembali dirasakannya setelah dekat dengan Yu Ji An. Kakak perempuannya gak suka dengan wanita yang disukainya itu

Still cut drama Love In Sync (instagram.com/viuindonesia)

Meski dirinya merasakan tekanan yang hebat, Cha Eun Hwan tampak tenang seolah gak punya masalah apapun di hidupnya. Ia hanya terlalu hebat dalam menyembunyikan apa yang dirasakannya. Ia terbiasa memendam semuanya sendiri sehingga hal itu sangat menyakiti dirinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article