Kedatangan Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) ke istana dalam The East Palace bukan hasil dari undangan yang bisa ia terima atau tolak dengan bebas. Kemampuannya melihat arwah membuat sang raja menjadikannya satu-satunya orang yang dianggap mampu mengatasi kutukan di Istana Timur. Sejak awal, hubungan keduanya pun dibangun melalui perintah keras, kecurigaan, dan ancaman yang membuat Gu Cheon sulit bergerak sesuai kehendaknya sendiri.
Sang raja tidak sekadar meminta bantuan karena setiap bagian dari misi Gu Cheon sudah diatur agar tetap menguntungkan keluarga kerajaan. Keselamatan putra mahkota, kerahasiaan istana, dan kendali atas proses pengusiran arwah menjadi prioritas yang tidak boleh dilanggar. Berikut lima tuntutan raja kepada Gu Cheon di The East Palace, mulai dari mengusir roh pendendam sampai larangan meninggalkan istana sebelum seluruh tugasnya selesai.
