Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Artis Korea Cewek yang Mengalami Efek Samping Botox, Kok Bisa?

3 min read
3 Artis Korea Cewek yang Mengalami Efek Samping Botox, Kok Bisa?
Belle KISS OF LIFE (instagram.com/kissoflife_s2)
  • Belle KISS OF LIFE mengalami ptosis setelah Botox di dahi untuk membantu kelopak mata, membuat alis lumpuh dan mata tampak sayu; ia pulih setelah latihan otot tiga bulan.
  • Lee Hyori memakai Botox untuk mengurangi kerutan sekitar mata, tetapi kehilangan kemampuan menampilkan eye smile; laser lifting juga tidak cocok dengan kulitnya yang tipis.
  • Kim Ji Ho mengalami rahang kaku, pipi dan wajah bengkak dari prosedur kecantikan, serta senyum tidak simetris setelah Botox pada otot rahang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Botox dikenal sebagai prosedur kecantikan untuk mengurangi kerutan wajah dan merampingkan rahang. Banyak artis Korea yang tertarik dengan prosedur tersebut. Namun, beberapa dari mereka justru menyesal karena merasakan dampak buruknya.

Nah, berikut deretan artis Korea yang pernah mengalami efek samping setelah melakukan Botox. Padahal, tujuan mereka hanyalah untuk terlihat lebih menawan. Sayangnya, dampak buruknya itu tak bisa dihindari. Yuk, simak!

  1. 1. Belle KISS OF LIFE

    Belle Kiss Of Life (instagram.com/kissoflife_s2)
    Belle Kiss Of Life (instagram.com/kissoflife_s2)

    Dalam sebuah siaran langsung pada 2025, Belle mengatakan, dirinya mengalami kondisi medis yang disebut Ptosis tak lama setelah debutnya. Matanya tak bisa terbuka dengan sempurna. Untuk mengatasi situasi tersebut, ia disarankan untuk mengurangi penggunaan otot-otot di sekitar alisnya.

    Jadi, Belle melakukan suntik Botox di dahi, khususnya di area antara alisnya. Tujuannya untuk membantu menahan kelopak mata atasnya dan mengangkat matanya. Sayangnya, prosedur itu tidak berjalan sesuai rencana. Ia sama sekali tak bisa menggerakkan alisnya. Botox justru melumpuhkan gerak di area itu, hingga matanya jadi tampak sangat turun atau sayu. Ia pun sempat depresi karena masalah ini.

    Hanya saja, Belle berusaha untuk memperbaiki keadaan dengan mencari latihan untuk mengaktifkan kembali otot alisnya. Dia dengan tekun melatih otot alisnya selama tiga bulan. Berkat hal itu, gerakan alisnya kembali normal. Untuk mengakhiri cerita, Belle mengaku tidak menyarankan prosedur Botox untuk fansnya.

  2. 2. Lee Hyori

    Lee Hyori
    Lee Hyori (instagram.com/lee_hyolee)

    Dalam sebuah acara pada 2024, Lee Hyori menyatakan, dirinya mulai mempertimbangkan untuk melakukan operasi kosmetik karena banyaknya tawaran endorsement merek yang datang saat itu. Ia menyadari, tidak menunjukkan pesona wajahnya saat pemotretan akan membuatnya dianggap tidak sopan.

    Lee Hyori pun mengenang saat melakukan suntik Botox di wajahnya. Ia melakukannya untuk mengurangi kerutan di sekitar matanya. Namun, hal itu menimbulkan efek samping. Sebab, matanya tak bisa tampak seolah tersenyum lagi setelah melakukan Botox. Eye smile adalah pesona khasnya. Ia juga pernah mencoba perawatan laser lifting saat tinggal di Jeju. Namun, perawatan itu tak cocok karena kulitnya yang terlalu tipis.

  3. 3. Kim Ji Ho

    Kim Ji Ho
    Kim Ji Ho (instagram.com/kim_ji_ho_)

    Kim Ji Ho mengunggah foto-foto di balik layar dari pemotretannya pada 2024. Dalam bagian caption, ia mengungkap, bahwa ia jarang melakukan prosedur kecantikan. Namun, ia ingin tampil maksimal untuk pemotretan sampul majalah Woman Sense pertamanya dalam enam tahun.

    Namun, Kim Ji Ho malah mengalami sejumlah efek samping. Rahangnya terasa kaku atau bak terkunci dan pipinya membengkak setelah laser lifting. Seluruh wajahnya membengkak setelah suntikan untuk merangsang regenerasi kolagen. Ia juga tak bisa tersenyum dengan simetris setelah Botox di otot rahang.

    Artis Korea di atas melakukan prosedur Botox demi membuat wajahnya tampak lebih menawan dan mengatasi kondisi medis tertentu. Sayangnya, prosedur tersebut justru memiliki dampak buruk bagi wajah mereka. Mereka bahkan mengungkapkan soal efek sampingnya itu pada publik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More