Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Artis Korea yang Gagal Menghukum Sasaeng Fans, Korban Ketidakadilan

3 Artis Korea yang Gagal Menghukum Sasaeng Fans, Korban Ketidakadilan
Kim Jaejoong (instagram.com/inkode_official)
Intinya Sih
  • Nichkhun gagal mendapatkan perintah larangan mendekat terhadap penguntitnya karena pengadilan menilai tidak ada bukti risiko pengulangan tindakan dalam waktu dekat.
  • Kim Jaejoong sering menjadi korban sasaeng fans hingga disalahkan oleh polisi, meski ia hanya berusaha melindungi diri dari gangguan yang membuatnya trauma dan tidak tenang di rumah.
  • Park Ha Sun juga tak mendapat perlindungan hukum setelah dilaporkan diganggu sasaeng fans yang menganggap dirinya pacar sang aktris, karena pelaku memanfaatkan celah hukum.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Gangguan sasaeng fans yang terlampau parah membuat artis Korea Selatan muak. Beberapa dari mereka pun berakhir melaporkan sang pelaku yang mengusik kehidupan pribadinya pada pihak berwenang. Namun, mereka berakhir gagal menghukum pelakunya.

Nah, berikut deretan artis Korea yang tak bisa menghukum sasaeng fans. Pihak pengadilan dan kepolisian menolak permintaan pembatasan maupun penangkapan dari mereka. Yuk, simak, jika kamu ingin tahu alasan detail dari pihak berwenang!

Table of Content

1. Nichkhun 2PM

1. Nichkhun 2PM

Nichkhun 2PM (instagram.com/khunsta0624)
Nichkhun 2PM (instagram.com/khunsta0624)

Pada Juli 2020, Nichkhun mengajukan gugatan perdata terhadap seorang perempuan untuk melarangnya menghubungi lewat telepon dan pesan. Ia minta pengadilan menjatuhkan denda dua juta won jika pelaku mendekat dan menghubunginya lagi. Agensi mengaku akan mengambil tindakan tegas tanpa ampun pada pelaku.

Pasalnya, JYP Entertainment menilai Nichkhun mengalami tekanan mental akibat penguntitan itu. Pelaku juga tak menghentikan aksi kriminalnya pada sang artis. Namun, permohonan untuk mengeluarkan perintah larangan mendekat atau restraining order itu ditolak oleh pengadilan pada 2020. Menurut pengadilan, sang pelaku mengaku tidak berniat menguntit Nichkhun lagi selama proses interogasi.

Selain itu, pengadilan juga mengungkap, tidak ada bukti diajukan yang menunjukkan bahwa perempuan itu telah melakukan tindakan menguntit yang sama dalam 3 bulan terakhir. Jadi, sulit bagi pengadilan melihat ada risiko bagi pelaku untuk mengulangi perbuatan yang sama di masa mendatang.

Pengadilan menambahkan, “Namun, jika perempuan itu menghubungi atau mendekati Nichkhun lagi tanpa persetujuan, maka Nichkhun dapat mengajukan permohonan keputusan sementara secara terpisah jika penguntit tersebut kembali mengganggu hidupnya.”

2. Kim Jaejoong

Kim Jaejoong (instagram.com/inkode_official)
Kim Jaejoong (instagram.com/inkode_official)

Jaejoong mengklaim dirinya sebagai orang yang paling sering dibuat menderita oleh sasaeng fans di sebuah wawancara pada 2024. Oleh karena itu, dia kadang ingin melarikan diri ke dunia lain ketika merasa tak dapat lolos dari sasaeng fans di dunia ini. Ia menjadi kuat secara mental karena sering menderita akibat sasaeng fans.

Masalahnya, Jaejoong kerap berakhir di kantor polisi untuk membayar denda saat berurusan dengan sasaeng fans. Ia juga disalahkan. Padahal, dirinya adalah korban. Makanya, dia bersyukur karena IU mengubah persepsi publik. Sebab, IU menuntut sasaeng fans secara hukum dan tak memaafkan pelakunya. IU menyadarkan publik, bahwa fans tak harus selalu dimaafkan atas perilaku kriminal mereka.

Lebih lanjut di Late Night Studio pada 2021, Jaejoong mengaku pernah menelepon polisi saat diganggu sasaeng fans di rumahnya. Namun, saat polisi tiba, mereka justru mengatakan, “Jika mereka fansmu, wajar jika mereka mau datang ke sini. Jangan memanggil polisi untuk fansmu!” Padahal, hal yang sama terjadi berulang kali. Ia sampai ketakutan dan tak tenang di rumahnya sendiri.

3. Park Ha Sun

Park Ha Sun
Park Ha Sun (instagram.com/mintsungrace)

Park Ha Sun mengungkap pengalamannya jadi korban sasaeng fans di You Can Tell Unni pada 2020. Pelakunya datang ke acara fansign dan memintanya menuliskan, “Aku mencintaimu.” Tanpa disangka, sang pelaku malah mengira itu sebagai hari pertama mereka pacaran.

Pelaku juga datang ke acara sebelum pernikahan Park Ha Sun. Sang pelaku memberinya buku harian dan sungguh berpikir bahwa dia dan sang aktris sudah punya anak bersama. Masalahnya, saat Park Ha Sun melaporkannya, sang pelaku ternyata tahu banyak celah hukum. Jadi, tak ada hukuman bagi orang yang mengusiknya itu.

Artis Korea di atas berakhir hidup dalam penderitaan karena pihak berwenang pun enggan membantu mereka. Mereka hidup dalam keadaan tidak tenang, karena pelaku tidak mendapat hukuman jera. Fans berharap, hukum bisa lebih berpihak kepada korban.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us