Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Minho SHINee Tanggapi Kontroversi Maraton Pertamanya: Aku Sangat Malu

3 min read
Minho SHINee Tanggapi Kontroversi Maraton Pertamanya: Aku Sangat Malu
kontroversi Minho SHINee di maraton pertamanya (dok. Chosun | instagram.com/shinee)
  • Minho SHINee mengikuti JTBC Seoul Marathon 2026 pada 1 November, menuntaskan 42,195 kilometer dalam 3 jam 18 detik pada debut maraton penuhnya.

  • Video viral memperlihatkan pacer menyentuh dan mendorong pinggang serta punggung Minho saat lomba, memicu dugaan pelanggaran karena pacer seharusnya menjaga tempo.

  • Pada 3 November, Minho meminta maaf, mengakui kekurangannya, dan menyatakan tidak akan menerima hasil lomba; penyelenggara belum memastikan diskualifikasi atau pembatalan rekor.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Baru-baru ini, nama Minho SHINee terseret kontroversi dugaan pelanggaran aturan dalam ajang 2026 JTBC Seoul Marathon. Video dirinya yang diduga "didorong" dari belakang oleh pacer saat mengikuti maraton viral di media sosial.

Menanggapi masalah tersebut, Minho akhirnya buka suara. Pelantun lagu "Atmos" itu merilis pernyataan resmi melalui akun Instagram pribadinya. Berikut ini selengkapnya.

  1. 1. Kronologi Minho SHINee diduga langgar aturan saat ikut ajang maraton

    Minho SHINee berlari dalam ajang maraton, terkait dugaan pelanggaran aturan yang diberitakan Weekly Chosun.
    Minho SHINee diduga langgar aturan saat maraton (dok. Weekly Chosun)

    Pada Minggu (1/11/2026), Minho berpartisipasi dalam ajang JTBC Seoul Marathon 2026 dan menyelesaikan seluruh rute sejauh 42,195 kilometer dalam waktu 3 jam 18 detik. Meski ini adalah maraton penuh pertamanya, rapper SHINee ini menarik perhatian publik karena berhasil mencatatkan waktu hanya 18 detik lebih lambat dari "di bawah 3 jam," yang berarti menyelesaikan lomba dalam waktu kurang dari 3 jam.

    Namun, keesokan harinya, kontroversi muncul setelah sebuah video beredar di media sosial yang memperlihatkan Minho tampak "dibantu" seorang pacemaker. Ia berlari di samping Minho saat mengikuti maraton tersebut dan mendorong Minho agar terus maju dengan meletakkan tangannya di pinggang dan punggung Minho. Beberapa KNetz pun menilai kemungkinan pelanggaran aturan yang dilakukan oleh Minho karena tindakan itu.

    Bagi yang belum tahu, peran pacer atau pacemaker seharusnya hanya membantu pelari mempertahankan kecepatan konstan sesuai dengan waktu target. Namun, mendorong atau menarik pelari secara langsung selama kompetisi untuk memberikan dorongan agar pelari terus maju dapat dianggap sebagai pelanggaran aturan.

  2. 2. Minho SHINee minta maaf atas kontroversi dugaan pelanggaran aturan

    Minho dari SHINee menyampaikan permintaan maaf melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, choiminho_1209.
    permintaan maaf Minho SHINee (instagram.com/choiminho_1209)

    Saat kontroversi semakin memanas di media sosial, Minho akhirnya merilis permintaan maaf resmi karena telah mengecewakan banyak orang pada Selasa (3/11/2026). Melalui sebuah Instagram Story, idol KPop kelahiran 1991 itu juga dengan tulus mengakui kesalahannya dan berjanji akan lebih berhati-hati di masa mendatang.

    "Halo, ini Minho dari SHINee. Aku ingin meminta maaf karena telah mengecewakan banyak orang di maraton yang aku ikuti pada 1 November 2026. Semua ini terjadi karena kekuranganku sendiri, dan sebagai seseorang yang mencintai dan menghargai olahraga, aku merasa sangat malu. Sekali lagi, aku meminta maaf karena telah membuat semua orang khawatir. Aku akan lebih berhati-hati agar hal seperti ini tidak pernah terjadi lagi, dan aku akan berusaha untuk selalu menunjukkan sisi terbaikku kepada penggemar," tulis Minho lewat akun Instagram pribadinya, @choiminho_1209.

  3. 3. Minho SHINee: Aku tidak akan menerima hasil maraton ini

    Potret Minho, anggota grup SHINee, yang dibagikan melalui akun Instagram resmi SHINee pada sebuah unggahan.
    potret Minho SHINee (instagram.com/shinee)

    Lebih lanjut, Minho dengan tegas mengatakan tidak akan menerima hasil maraton tersebut untuk menebus kesalahannya. Namun, pihak penyelenggara belum memastikan status tindakan ini sebagai pelanggaran regulasi. Mereka juga masih mempertimbangkan pembatalan rekor resmi atau diskualifikasi terhadap Minho.

    "Aku pun tidak akan menerima hasil maraton ini, dan aku tidak akan melupakan pelajaran yang telah aku peroleh melalui proses ini. Aku juga ingin menyampaikan rasa hormatku kepada semua pelari yang bekerja keras dan mencurahkan begitu banyak keringat," lanjutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More