3 Girl Group KPop yang Sulit Comeback karena Gak Punya Modal

Modal besar dibutuhkan untuk mempersiapkan comeback. Pasalnya, agensi perlu memastikan konsep album dari artisnya bisa menarik perhatian publik. Makanya, kekurangan dana sering menghambat comeback beberapa idol KPop.
Nah, berikut deretan girl group KPop yang mengaku tidak bisa comeback karena agensi tak bisa membiayai. Mereka kini jadi girl group yang tidak aktif lagi promosi maupun dibubarkan secara resmi. Yuk, simak untuk mengetahui masalah finansial yang menjadi rintangannya!
1. After School

Lizzy berinteraksi dengan penggemarnya di Twitter pada 2015. Ia memulai dengan mengirim voice note berisi, “Orang-orang yang sedang bosan~ datanglah kemari! Bermainlah denganku. Tulis komentar. Yup~ aku sebenarnya sangat sibuk… tapi mari bermain!”
Seorang fans pun menyatakan, “Tolong beri kami (penggemar) sebuah comeback.” Lizzy pun membalas, “Kami (After School) juga butuh uang untuk comeback, tapi kami tak memilikinya. Aku juga menginginkan comeback.”
Jungah pun mengungkap keinginannya comeback pada 2015. Ia mengunggah foto After School di lokasi pemotretan era “Flashback”. Lantas, ia menyatakan di caption, betapa After School butuh comeback. Apalagi, Lizzy sering mengiriminya video konser masa lalu yang menemaninya sebelum terlelap. Sayangnya, grup ini terakhir kali aktif pada 2015. Namun, mereka tak pernah dibubarkan secara resmi.
2. mimiirose

Im Chang Jung yang merupakan penyanyi sekaligus CEO Yesim Entertainment mengaku menjadi korban penipuan dalam wawancara dengan JTBC pada April 2023. Ia mengklaim menanggung utang sebesar 6 miliar won. Akibatnya, ia jadi tak bisa mempromosikan mimiirose. Ia bahkan harus mengeluarkan uang pribadinya sebesar 3 miliar won untuk membayar gaji.
Walau begitu, Yesim Entertainment mengatakan pada Sports Seoul, mimiirose akan berlanjut sebagai grup. Mereka berencana melanjutkan persiapan comeback yang sudah berjalan sebesar 70 persen. Mereka mencoba mencari cara untuk melewati kesulitan finansial tersebut. Pada akhirnya, mimiirose tetap comeback dengan single album “FLIRTING” pada September 2023.
Sebenarnya, setelah masalah finansial tersebut, mimiirose sempat pindah ke agensi Pocket7 Entertainment untuk melanjutkan kariernya pada 2024. Mereka mencoba untuk tetap aktif di bawah manajemen baru, tetapi berakhir bubar pada April 2026. Menurut Yewon di media sosial, mereka memutuskan hengkang dari agensi dan menempuh jalan masing-masing secara individu, bukan lagi sebagai grup.
3. STELLAR

Gayoung dan Minhee STELLAR menjawab pertanyaan warganet dalam konten YouTube pada 2019. Minhee mengatakan, klaim publik bahwa STELLAR tampil di banyak acara setelah “Marionette” populer itu memang benar. Namun, mereka tidak mendapat penghasilan yang layak. CEO hanya memberi mereka sedikit bonus.
Gayoung juga menjelaskan, anggapan publik bahwa mereka berpura-pura jadi korban itu salah. Pasalnya, mereka tidak menghasilkan keuntungan sebanyak yang dikira publik karena manajemen yang korup. Selama tujuh tahun, pendapatan mereka tak sampai 10 juta won untuk tiap member. Lantas, menjelang akhir kontrak, agensi mengalami kesulitan keuangan. Para member tak lagi dibayar sehingga mereka bubar.
Tak bisa dimungkiri, comeback membutuhkan biaya yang besar dari agensi. Agensi perlu berinvestasi besar-besaran untuk memastikan konsep karya terbaru artisnya menarik perhatian. Sayangnya, kesulitan finansial membuat beberapa agensi tak bisa memenuhi itu.














![[QUIZ] Kalau Satu Kelas sama Hearts2Hearts, Kamu Bakal Rangking Berapa?](https://image.idntimes.com/post/20260714/upload_de8407d394f50dd252bf10ab9bb82084_fd7f9b9c-85b6-4f27-8425-5db664e8bea9.jpg)






