Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Idol KPop Cewek Pernah Berjuang demi Mengejar Ketertinggalan Skill
Bae Suzy dan Jisoo BLACKPINK (instagram.com/management_soop | instagram.com/sooyaaa__)
  • Suzy berlatih lebih keras karena masa trainee-nya lebih singkat dibanding member Miss A, bahkan mencatat dorongan disiplin di tengah jadwal padat setelah debut.
  • Rose memanfaatkan setiap waktu latihan untuk mengejar trainee lain, karena takut kontraknya diputus dan harus pulang ke Australia tanpa mewujudkan mimpinya.
  • Jisoo dan Wendy mengejar ketertinggalan akibat pengalaman atau masa pelatihan singkat; Jisoo berlatih lima tahun, sementara Wendy mendapat bantuan Seulgi dan trainee lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mengejar ketertinggalan dalam mengasah bakat itu perlu dilakukan dengan usaha keras oleh idol KPop. Tanpa usaha lebih, mereka mungkin tak dapat debut atau dianggap kurang berbakat dibanding member lainnya. Hal itu membuat mereka lebih semangat berlatih.

Nah, berikut deretan idol KPop cewek yang menyadari bahwa kemampuannya masih belum setara dengan trainee lain ataupun rekan grupnya. Biasanya, ini terjadi karena mereka menjalani pelatihan dalam jangka waktu lebih singkat. Yuk, simak untuk memahami betapa kerasnya usaha mereka!

1. Bae Suzy

Bae Suzy (instagram.com/management_soop)

Di MMTG pada 2022, Suzy mengaku punya kebiasaan menulis catatan soal latihannya setelah debutnya. Di catatan itu, ia menuliskan berbagai hal seperti “Meskipun keadaan jadi sulit, cobalah tak menunjukkannya,” “Pikirkan kesulitan yang dihadapi orang lain,” “Pikirkan tentang fans,” “Berlatih sekuat tenaga (sampai terjatuh dan harus masuk rumah sakit),” dan sebagainya.

Suzy juga mengakui, dirinya berlatih lebih keras lagi ketika masih muda. Pasalnya, jika dibandingkan dengan member Miss A lain, dia debut dengan masa pelatihan yang lebih singkat. Selain berlatih, ia juga disibukkan dengan jadwalnya yang padat. Ia sampai tak merasakan apa pun dan tidak memahami betapa hebatnya pencapaiannya saat meraih penghargaan.

2. Rose BLACKPINK

Rose BLACKPINK (instagram.com/roses_are_rosie)

Dalam sebuah wawancara pada 2022, Rose mengaku menyadari dirinya harus mengerahkan semua kemampuan untuk latihan. Jika dia tidak dapat mengejar ketertinggalan dari trainee lain, dia akan dikeluarkan dan harus kembali ke Australia yang jadi negara asalnya. Padahal, ia sudah memberi tahu semua temannya bahwa dia akan putus sekolah demi fokus pada bidang musik.

Rose tidak ingin kembali ke Australia tanpa mencapai apa pun. Ia tidak sanggup menerima kenyataan jika dirinya akan diputus kontrak dan harus pulang ke Australia. Ia jadi memanfaatkan setiap menit dan detik untuk mengasah bakatnya demi meraih keberhasilan. Baginya, pengalaman ini positif karena membantunya meraih mimpinya.

3. Jisoo BLACKPINK

Jisoo BLACKPINK (instagram.com/sooyaaa__)

Dilansir Kbizoom, Jisoo mulai jadi trainee di YG Entertainment usai lolos audisi pada 2011. Sebelum itu, ia belum pernah menekuni dunia tari ataupun vokal secara profesional. Makanya, dalam lima tahun pelatihannya, ia berusaha keras mengejar ketertinggalan dengan trainee lainnya.

Dalam masa perjuangan itu, Jisoo tak berhenti berlatih dan jadi tidak punya waktu mengunjungi keluarganya. Ia bahkan mengatakan, “Aku jarang pulang dan harus berlatih pada akhir pekan, jadi orangtuaku cukup sedih dan khawatir. Namun, mereka bukan orang yang sentimental dan mereka tahu apa yang harus kulakukan. Jadi mereka menasihatiku untuk tetap kuat dan berusaha menjalaninya.”

4. Wendy Red Velvet

Wendy Red Velvet (instagram.com/todayis_wendy)

Di program Idol Drama Operation Team pada 2017, Wendy mengaku merasakan tekanan untuk mengejar ketertinggalan dalam kemampuannya. Ia menyadari ada perbedaan bakat karena waktu pelatihannya yang lebih singkat. Namun, Seulgi dan trainee lain dengan senang hati membantunya.

Wendy bersyukur karena diajari hal yang tidak dikehuinya. Ia berterima kasih karena Seulgi membantunya. Ia merasa tak akan bisa debut tanpa dibantu untuk mengejar ketertinggalannya. Seulgi mengatakan, “Namun kau juga antusias sejak awal (berlatih). Jadi itu (mengajarimu) menyenangkan bagiku.”

Idol KPop di atas enggan dianggap memiliki bakat yang tidak setara dengan rekan grupnya dan trainee lain. Meskipun sulit, mereka berusaha lebih keras demi mengejar ketertinggalannya. Berkat upaya itu, talenta mereka berkembang dalam waktu singkat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article