Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Idol KPop Cewek Sedih Melihat Artis Lain Sukses Duluan, Kenapa?

3 Idol KPop Cewek Sedih Melihat Artis Lain Sukses Duluan, Kenapa?
Girl's Day (instagram.com/bbang_93)
  • Girl’s Day mengaku popularitas mereka datang lebih lambat daripada SISTAR dan Miss A, sehingga proses mengejar kesuksesan terasa berat secara emosional.
  • Min eks Miss A menjalani masa trainee enam setengah tahun, sempat ingin berhenti karena junior debut lebih dulu, sebelum Miss A meraih trofi dua pekan setelah debut.
  • Soyeon eks T-ARA sempat iri pada kesuksesan SNSD setelah keluar dari line-up grup tersebut, tetapi kemudian berpromosi dengan T-ARA dan tetap menjalin hubungan baik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Melihat kesuksesan artis lain telah menimbulkan rasa sedih yang tak bisa dihindari bagi beberapa idol KPop. Lebih tepatnya, mereka kecewa pada dirinya yang tak bisa memperoleh kesuksesan secepat artis lain. Meski begitu, mereka tetap berjuang agar mencapai hasil serupa.

Nah, berikut deretan idol KPop cewek yang sebenarnya sedih saat menyadari artis lain sukses duluan. Apalagi, jika mereka merasa berjuang sama kerasnya atau justru lebih dulu berlatih ketimbang artis lain. Namun, mereka perlahan bisa menerima kenyataan itu. Yuk, simak!

  1. 1. Girl's Day

    Girl's Day (instagram.com/dte_girlsday)
    Girl's Day (instagram.com/dte_girlsday)

    Girl’s Day mengungkap perasaan karena popularitas datang terlambat di program Yoo Hee Yeol’s Sketchbook pada 2014. Apalagi, jika dibandingkan dengan SISTAR dan Miss A yang debut di periode yang sama dengan mereka. Sojin mengatakan, mereka sebenarnya menyiapkan mental untuk meraih kesuksesan secara perlahan.

    Mereka berpikir, bahwa jika tidak langsung terkenal, setidaknya mereka bisa mendapat banyak pengalaman dan belajar dari proses tersebut. Namun, ternyata, proses itu berat secara emosional. Mereka melihat grup lain yang debut pada waktu serupa lebih dulu mendapat popularitas. Mereka pun merasa nasib tiap grup itu digambarkan sesuai dengan lagu mereka.

    Misalnya, “Tilt My Head” dari Girl’s Day yang secara harfiah berarti memiringkan kepala. Sojin dengan bercanda menyebut mereka sungguh seperti memiringkan kepala karena tertinggal ke belakang. Di sisi lain, SISTAR yang debut dengan lagu “Push Push” yang artinya terus mendorong itu bisa maju dan melesat dalam kesuksesannya. Sementara itu, Miss A yang debut dengan “Bad Girl Good Girl” berhasil membangun citra positif.

    Sojin menggambarkan nasib Girl’s Day dibandingkan dua grup lainnya dengan candaan soal lagu debut itu. Namun, mereka pada akhirnya tetap memperoleh popularitas. Menurut Hyeri, mimpi mereka setelah itu adalah menjadi grup yang bisa diingat oleh orang dengan ungkapan, “Generasi ini adalah Girl’s Day.” Mereka ingin seperti Fin.K.L yang diingat sebagai grup yang merepresentasikan generasinya.

  2. 2. Min eks Miss A

    Min eks Miss A (instagram.com/therealminnn)
    Min eks Miss A (instagram.com/therealminnn)

    Min mengenang masa pelatihannya dalam konten pada Maret 2026. Ia mengaku jadi trainee di JYP Entertainment selama enam setengah tahun. Ia pernah kesulitan melihat orang-orang yang bergabung setelahnya justru debut duluan dan sukses. Apalagi, debutnya sendiri terus ditunda.

    Min bahkan sempat mempertimbangkan untuk berhenti. Namun, ia berakhir untuk kembali berkomitmen pada pelatihannya. Lalu, setelah dua pekan debut, Miss A meraih trofi pertama di sebuah acara musik. Ia pun mengenang dengan emosional, “Aku tak menyangka saat kami menang. Semua usaha selama bertahun-tahun seolah terlintas di mataku.”

  3. 3. Soyeon eks T-ARA

    Soyeon eks T-ARA
    Soyeon eks T-ARA (instagram.com/melodysoyani)

    Dilansir allkpop, Soyeon mengundurkan diri dari line-up akhir SNSD enam bulan sebelum grup itu debut. Soyeon yang sempat terpuruk pun kembali bangkit untuk mengejar mimpinya. Ia bahkan langsung audisi di Mnet Media demi bisa debut bersama T-ARA. Berkat usaha itu, ia bisa jadi penyanyi.

    Hanya saja, pada saat itu, SNSD sudah debut duluan. Ia mengaku sempat merasa canggung setelah meninggalkan grup itu. Namun, setelah debut dan promosi dengan T-ARA, kecanggungan itu bisa teratasi. Ia pun mulai menyadari, T-ARA menjadi junior yang berharap bisa sukses seperti SNSD. Ia dan member SNSD pun tetap berhubungan baik.

    Terlepas dari kecanggungan yang bisa diatasi itu, Soyeon sempat iri pada SNSD. Ia mengakui hal itu di program Taxi pada 2010. Ia mengatakan, “Di era artis baru ini, SNSD lebih dulu sukses dan aku iri dengan sorakan yang berbeda di atas panggung. Begitu pula dengan perlakuan berbeda dari staf. Aku berpikir alangkah baiknya jika T-ARA cepat sukses.” Pada akhirnya, baik T-ARA dan SNSD bisa mencapai popularitas masing-masing.

    Sebenarnya, cukup wajar bagi idol KPop di atas merasa sedih saat melihat artis lain sukses duluan. Bagaimanapun, setiap orang menginginkan kesuksesan dengan cepat. Untunglah, secara perlahan, mereka juga bisa meraih popularitas berkat kesabarannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More