6 Idol KPop Cowok Menganggap Grup sebagai Rumahnya, Bikin Nyaman?

- D.O menyebut EXO sebagai rumah karena loyalitas dan kebaikan para member, sementara Leeteuk menilai Super Junior sebagai tempat kembali di tengah pasang surut karier.
- Minhyuk memaknai BTOB sebagai keluarga dan tempat beristirahat, sedangkan Yugyeom menyebut GOT7 rumah bersama yang diyakini tetap bersatu berkat kasih sayang antaranggota.
- Taeyong merasa NCT 127 seperti rumah karena ikatan setelah melewati kesulitan bersama, sementara Mino menyatakan menemukan rumah dan debut sesungguhnya bersama WINNER.
Bagi beberapa idol KPop, grupnya adalah tempatnya menemukan kenyamanan saat beristirahat maupun kembali. Maka dari itu, mereka menyebutnya sebagai rumah. Mereka menganggap grupnya menempati posisi istimewa di hatinya.
Nah, berikut deretan idol KPop cowok yang sudah menganggap grupnya sebagai rumah. Mereka menyukai semua member yang selalu membuatnya merasa tenang dan menjadi tujuan untuk kembali bahkan saat sibuk secara individu. Yuk, simak!
1. D.O EXO

D.O EXO (instagram.com/weareone.exo) Dalam sebuah wawancara dengan majalah Singles pada 2019, D.O mengatakan, para member EXO merupakan teman seumur hidup baginya. Ia sungguh menyukai setiap rekan grupnya. Sebab, mereka semua sangat loyal dan baik hati. Sikap itu membuat D.O nyaman di dekat semua rekan grupnya. Ia merasa EXO sudah seperti rumah baginya.
2. Super Junior

Super Junior (instagram.com/superjunior) Melalui wawancara dengan News1 pada 2020, Leeteuk mengakui semua member Super Junior berkarier di bidang berbeda secara individu. Namun, mereka selalu berpikir, “Jangan sampai kehilangan rumah kami.” Apalagi, ia menyadari betapa para artis bisa mengalami pasang surut di industri hiburan.
Jadi, menurut Leeteuk, entah para member gagal atau berhasil, Super Junior selalu jadi tempat untuk kembali. Para member pun memahami betapa berharganya grup bagi mereka. Jadi, mereka bekerja keras dan ingin melanjutkan promosi sebagai Super Junior untuk waktu yang lama.
3. Minhyuk BTOB

Minhyuk BTOB (instagram.com/hutazone) Melalui wawancara dengan News1 pada 2022, Minhyuk mengakui bahwa BTOB punya makna sebagai rumah untuknya. Ia merasa bisa bepergian jahh dan pergi untuk waktu yang lama. Namun, rumah adalah tempat yang bisa dikunjunginya dengan nyaman kapan pun dia menginginkannya.
Baginya, tempat nyaman dan kembali seperti itulah BTOB dalam hidupnya. Ia bahkan menambahkan, “BTOB adalah rumahku. Mereka adalah keluargaku dan seperti rumahku, tempat aku bisa berkunjung dan benar-benar bersantai.”
4. Yugyeom GOT7

Yugyeom GOT7 (instagram.com/yugyeom) Melalui wawancara dengan W Korea pada 2022, Yugyeom menyebut GOT7 sebagai rumah bagi setiap membernya. Ia juga yakin grupnya itu akan tetap bersama selama bertahun-tahun dan yakin pada masa depan mereka. Sebab, mereka punya kasih sayang yang sama untuk GOT7. Hati mereka juga punya tujuan untuk selalu bersama.
5. Taeyong NCT

Taeyong NCT (instagram.com/taeoxo_nct) Taeyong mengungkap arti NCT 127 untuknya dalam wawancara dengan News1 pada 2020. Ia mengakui, NCT memang punya banyak unit. Hanya saja, NCT 127 memiliki sesuatu yang terasa seperti rumah untuknya. Makanya, lebih mudah baginya untuk berbicara dengan para member.
Taeyong juga menyadari, betapa setiap menger telah melihat sisi rapuh satu sama lain dan mengatasi kesulitan bersama. Ia merasa ada ikatan kuat di antara member yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Ia juga mengungkap, tujuan NCT 127 adalah setiap member diakui atas kemampuan mereka masing-masing.
6. Mino WINNER

Mino WINNER (post.naver.com/YG FAMILY) Mino mengungkap makna WINNER dan Block B baginya dalam wawancara dengan Billboard pada 2014. Sebab, ia memang pernah hampir debut dengan Block B sebelumnya. Baginya, kedua grupnya itu punya arti berbeda di hatinya.
Mino pun menjelaskan arti kedua itu dengan mengatakan, “Block B adalah kenangan yang berharga dan pengalaman yang baik selama latihan. Tak ada penyesalan. Namun sesungguhnya, ini adalah tentang WINNER. Aku menemukan rumah bersama WINNER. Jadi ini adalah debut yang sesungguhnya.”
Idol KPop di atas menganggap grupnya sebagai tempat ternyaman untuk kembali dan beristirahat. Pasalnya, semua rekan grupnya memang memahami mereka dan menerima mereka dengan sepenuh hati. Mereka jadi merasa punya ruang untuk bersantai.




















