Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Idol KPop Dipercaya Jadi Penulis Lirik Utama Lagu Grup Mereka
daftar idol KPop yang dipercaya jadi penulis lirik utama untuk lagu grup mereka (x.com/RVsmtown)
  • Joy menjadi satu-satunya penulis lirik title track Red Velvet, "Surfin’ Boy", setelah menyelesaikan draf dalam sehari dan karyanya terpilih melalui blind test.
  • Lily menulis seluruh lirik "LOUD" milik NMIXX, dengan inspirasi dari kisah cinta dalam buku dan film, bukan sepenuhnya pengalaman pribadi.
  • Soyeon aktif menulis, menggubah, dan mengaransemen lagu i-dle; ia menjadi penulis lirik tunggal untuk hit "TOMBOY", "Nxde", dan "Queencard".
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Walaupun profesi idol KPop berada di industri hiburan yang sangat lekat dengan kreativitas serta kerja keras banyak orang di balik layar, gak semua idol terlibat langsung dalam proses pembuatan karya grup mereka. Bahkan, kebanyakan idol hanya bertugas sebagai penampil untuk membawakan lagu-lagu yang sudah dipersiapkan oleh produser dan lyricist profesional. Sementara itu, proses kreatif di balik terciptanya sebuah lagu, seringnya hanya dikerjakan oleh tim khusus.

Namun, beberapa idol berikut justru berbeda. Mereka gak hanya tercatat pernah ikut andil sebagai salah satu penulis lirik untuk track di album comeback grup. Nama mereka bahkan muncul sebagai sole lyricist atau satu-satunya penulis lirik dalam kredit lagu. Hal itu mengindikasikan bahwa keseluruhan liriknya ditulis oleh sang idol sendiri tanpa adanya keterlibatan penulis lain. Bahkan, ada yang dipercaya menulis lirik untuk title track atau lagu utama grup mereka, lho. Yuk, langsung kepoin daftarnya! Adakah biasmu yang masuk dalam list ini?

1. Joy Red Velvet

Joy Red Velvet dipercaya menjadi sole lyricist untuk title track "Surfin' Boy" (x.com/RVsmtown)

Setelah 2 tahun lebih tak merilis karya baru sebagai grup, Red Velvet resmi comeback dengan Velvet Summer. Di balik berita tersebut, ada kabar membahagiakan lain karena Joy rupanya dipercaya menjadi penulis lirik untuk salah satu lagu dalam rilisan terbaru grup mereka. Gak tanggung-tanggung, Joy bahkan menjadi sole lyricist alias penulis lirik utama dan satu-satunya yang namanya tercantum dalam kredit lirik untuk title track "Surfin’ Boy" yang akan mulai dipromosikan pada minggu depan.

Joy sendiri mengungkap kepada penggemar melalui platform chat berbayar Bubble bahwa awalnya ia gak berniat sama sekali menulis lirik untuk title track album mereka, mengingat ia skeptis lirik buatannya bakal terpilih. Namun, saat mendengarkan demo lagu "Surfin' Boy" dalam perjalanan, Joy tiba-tiba mendapat inspirasi untuk menulis liriknya.

Ketika menanyakan batas waktu pengumpulan draft, ternyata waktu yang tersisa hanya 1 hari saja. Joy pun segera ngebut menyelesaikan lirik buatannya agar bisa dikirim tepat waktu. Tak disangka, lirik yang ditulisnya berhasil terpilih melalui proses blind test. Ia sampai merasa begitu bahagia dan terharu hingga menitikkan air mata.

2. Lily NMIXX

Lily NMIXX menjadi sole lyricist untuk b-side "LOUD" (dok. MBC/Music Core | spotify.com/NMIXX)

Dari semenjak pertama kali dibocorkan lewat trailer "Heavy Serenade", sudah banyak NSWER yang notice bahwa unreleased song di video tersebut terdengar enchanting sekali. Lagu tersebut juga terasa vibes Lily sekali karena tipe musiknya benar-benar vocal-heavy, bergaya western, serta didominasi lirik berbahasa Inggris. Fans pun makin dibuat kaget usai mengetahui bahwa track berjudul "LOUD" tersebut ternyata liriknya ditulis sepenuhnya oleh Lily seorang.

Dugaan fans di awal yang menganggap "LOUD" terasa sangat Lily-coded pun akhirnya terbukti bukan sekadar cocoklogi belaka. Rupanya, alasan lagu tersebut terasa begitu dekat dengan karakter Lily adalah karena sang member tertua NMIXX itu memang menjadi penulis keseluruhan liriknya. Lily sendiri sempat membagikan coretan-coretan kecil saat sedang mengerjakan proses penulisan lirik "LOUD".

Ia juga membagikan sedikit creative process di balik lagu tersebut. Lily mengungkap bahwa dirinya tak sepenuhnya menjadikan pengalaman hidupnya sebagai acuan, tapi ia justru banyak teringat pada berbagai kisah cinta dari buku-buku yang pernah dibacanya, termasuk cerita forbidden love seperti Romeo dan Juliet yang pernah ia tonton melalui film.

3. Soyeon i-dle

Soyeon i-dle banyak berpartisipasi sebagai sole lyricist untuk title track dan b-side dalam diskografi grupnya (dok. MBC/Music Core | spotify.com/i-dle)

Soyeon sudah sangat terkenal bukan hanya lewat posisinya sebagai leader i-dle, tapi juga berkat perannya dalam mengarahkan diskografi lagu-lagu yang dirilis grupnya. Cube Entertainment selaku agensi yang menaungi i-dle cukup memberikan kebebasan kepada sang leader untuk ikut mengambil alih banyak proses kreatif di balik karya mereka. Tercatat, Soyeon telah memberi banyak andil karena aktif menulis lirik untuk berbagai lagu keluaran i-dle sejak dulu, gak hanya buat title track, melainkan juga b-side alias lagu sampingan dalam album mereka.

Kalau kamu mengira Soyeon hanya menjadi salah satu nama dalam tim penulis lirik lagu, nyatanya ia telah menjadi sole lyricist untuk banyak karya i-dle. Bahkan, tiga lagu hits populer mereka yang meledak di pasaran, yaitu TOMBOY, Nxde, dan Queencard, seluruh liriknya ditulis oleh Soyeon tanpa campur tangan siapa-siapa. Selain menjadi penulis lirik, Soyeon juga turut ambil bagian dalam proses composing sekaligus arranging lagu-lagu milik grupnya. Banyak fans sangat mengapresiasi bakat Soyeon dan keseriusannya dalam menekuni musik, biarpun ia juga merupakan seorang idol yang punya banyak tugas di depan layar. Sampai saat ini pun, Soyeon masih aktif berpartisipasi dalam berbagai proses kreatif di balik lagu-lagu keluaran i-dle.

Sangat impresif mengetahui bahwa semua idol di atas punya bakat sebagai lyricist yang begitu baik. Bahkan, ada yang dipercaya menjadi penulis lirik tunggal untuk lagu utama comeback grup mereka. Hal itu membuktikan bahwa gak semua idol hanya menjadi “boneka” yang sekadar menurut pada perintah agensi, tanpa punya kebebasan dalam berkarya. Nyatanya, banyak idol yang juga punya visi dan kreativitas sendiri, tetapi belum sepenuhnya bisa diperlihatkan karena masih terhalang kebijakan agensi.

Sering kali, pihak agensi memilih bermain aman dengan mengandalkan penulis atau produser luar yang sudah mereka percaya, ketimbang memberikan izin pada idol asuhannya untuk ikut terlibat dalam proses kreatif. Padahal, kalau diberi kesempatan, bakat mereka bakal semakin terpancar dan profesi seorang idol tak lagi melulu dipandang sebelah mata, karena dianggap tak selevel dengan musisi lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article