Soyeon i-dle banyak berpartisipasi sebagai sole lyricist untuk title track dan b-side dalam diskografi grupnya (dok. MBC/Music Core | spotify.com/i-dle)
Soyeon sudah sangat terkenal bukan hanya lewat posisinya sebagai leader i-dle, tapi juga berkat perannya dalam mengarahkan diskografi lagu-lagu yang dirilis grupnya. Cube Entertainment selaku agensi yang menaungi i-dle cukup memberikan kebebasan kepada sang leader untuk ikut mengambil alih banyak proses kreatif di balik karya mereka. Tercatat, Soyeon telah memberi banyak andil karena aktif menulis lirik untuk berbagai lagu keluaran i-dle sejak dulu, gak hanya buat title track, melainkan juga b-side alias lagu sampingan dalam album mereka.
Kalau kamu mengira Soyeon hanya menjadi salah satu nama dalam tim penulis lirik lagu, nyatanya ia telah menjadi sole lyricist untuk banyak karya i-dle. Bahkan, tiga lagu hits populer mereka yang meledak di pasaran, yaitu TOMBOY, Nxde, dan Queencard, seluruh liriknya ditulis oleh Soyeon tanpa campur tangan siapa-siapa. Selain menjadi penulis lirik, Soyeon juga turut ambil bagian dalam proses composing sekaligus arranging lagu-lagu milik grupnya. Banyak fans sangat mengapresiasi bakat Soyeon dan keseriusannya dalam menekuni musik, biarpun ia juga merupakan seorang idol yang punya banyak tugas di depan layar. Sampai saat ini pun, Soyeon masih aktif berpartisipasi dalam berbagai proses kreatif di balik lagu-lagu keluaran i-dle.
Sangat impresif mengetahui bahwa semua idol di atas punya bakat sebagai lyricist yang begitu baik. Bahkan, ada yang dipercaya menjadi penulis lirik tunggal untuk lagu utama comeback grup mereka. Hal itu membuktikan bahwa gak semua idol hanya menjadi “boneka” yang sekadar menurut pada perintah agensi, tanpa punya kebebasan dalam berkarya. Nyatanya, banyak idol yang juga punya visi dan kreativitas sendiri, tetapi belum sepenuhnya bisa diperlihatkan karena masih terhalang kebijakan agensi.
Sering kali, pihak agensi memilih bermain aman dengan mengandalkan penulis atau produser luar yang sudah mereka percaya, ketimbang memberikan izin pada idol asuhannya untuk ikut terlibat dalam proses kreatif. Padahal, kalau diberi kesempatan, bakat mereka bakal semakin terpancar dan profesi seorang idol tak lagi melulu dipandang sebelah mata, karena dianggap tak selevel dengan musisi lain.