Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Lagu Comeback Girl Group KPop yang Gagal Masuk Chart MelOn TOP 100

7 Lagu Comeback Girl Group KPop yang Gagal Masuk Chart MelOn TOP 100
daftar lagu comeback girl group KPop yang gagal masuk chart MelOn TOP 100 (weverse.io/babymonster | instagram.com/nmixx_official)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti tujuh lagu comeback girl group KPop ternama yang gagal masuk chart MelOn TOP 100, meski sebagian berasal dari agensi besar dan memiliki kualitas produksi tinggi.
  • Kasus seperti BABYMONSTER, NMIXX, STAYC, ITZY, i-dle, hingga TWICE menunjukkan bahwa popularitas global tidak selalu menjamin keberhasilan di pasar domestik Korea Selatan.
  • Tulisan ini menegaskan kerasnya persaingan industri musik Korea, di mana bahkan grup populer pun bisa kesulitan menarik perhatian publik luas meski promosi dan konsep lagu sudah matang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Industri KPop saat ini semakin berkembang dan tidak lagi hanya fokus berpromosi di dalam negeri. Para idol KPop juga menargetkan kesuksesan global, tapi bukan berarti pencapaian di negara asalnya, yaitu Korea Selatan, menjadi tidak penting. Nyatanya, salah satu indikator kesuksesan grup KPop masih sering dilihat dari kemampuan mereka menembus chart musik lokal dan menarik perhatian pendengar umum di sana. Salah satu tolok ukur yang kerap dijadikan patokan adalah chart dari platform streaming musik populer, MelOn.

Sayangnya, realitas di industri KPop tidak selalu berjalan mulus. Ada cukup banyak grup, termasuk dari agensi besar, yang ternyata tidak selalu berhasil menempatkan lagu comeback mereka di chart utama. Akibatnya, karya mereka hanya populer di kalangan fandom dan kurang terdengar di kalangan publik luas.

Dalam artikel ini, kita akan melihat daftar lagu comeback girl group KPop yang gagal menembus chart MelOn TOP 100, salah satu chart paling bergengsi yang sering dijadikan indikator apakah sebuah lagu benar-benar berhasil menjangkau publik mainstream di Korea. Dari sini kita juga bisa menyadari bahwa meski lagu girl group sering dianggap lebih ramah bagi general public, bukan berarti setiap rilisan mereka bakal otomatis sukses besar di tangga lagu.

Table of Content

1. WE GO UP — BABYMONSTER

1. WE GO UP — BABYMONSTER

potret BABYMONSTER untuk comeback "WE GO UP"
potret BABYMONSTER untuk comeback "WE GO UP" (ygfamily.com | youtube.com/BABYMONSTER)

Padahal, dua rilisan awal mereka sebagai grup beranggotakan tujuh orang, yaitu “SHEESH” dan “DRIP”, semuanya sukses menunjukkan performa yang baik di chart. Meski tidak langsung debut tinggi, keduanya perlahan merangkak naik hingga masuk ke chart utama Melon TOP 100. “SHEESH” bahkan berhasil mencapai masuk Top 10 di peringkat 8, sementara “DRIP” menyentuh posisi tertinggi di peringkat 11. Pencapaian ini sempat memunculkan harapan bahwa rilisan mereka setelahnya juga akan mengikuti tren yang sama, meski harus naik perlahan dari bawah.

Namun, kenyataannya beberapa rilisan terbaru BABYMONSTER justru terlihat lebih sulit menarik perhatian pendengar lokal Korea. Title track comeback mereka, “WE GO UP”, yang rilis Oktober 2025 lalu gagal menembus chart MelOn TOP 100. Di MelOn Daily Chart, sistem pemeringkatan harian di MelOn berdasarkan jumlah unique listeners, lagu ini juga hanya mampu mencapai posisi di peringkat 111. Padahal secara kualitas, “WE GO UP” tetap terasa kuat, mulai dari konsep MV yang terlihat megah hingga performance energik yang menampilkan sisi garang dan percaya diri BABYMONSTER. Hal ini membuat sebagian penggemar bertanya-tanya, mengapa lagu ini tidak mampu menyamai kesuksesan “SHEESH” dan “DRIP” di chart Korea, meski telah dipromosikan lewat berbagai panggung music show.

2. DANCING ALONE — KiiiKiii

KiiiKiii untuk comeback digital single "DANCING ALONE"
KiiiKiii untuk comeback digital single "DANCING ALONE" (instagram.com/officialstarship | x.com/We_KiiiKiii)

KiiiKiii belakangan ini tengah menikmati fase melejitnya popularitas mereka. Meski penjualan album “Delulu Pack” sedikit menurun dibanding mini album pertama, title track comeback mereka, “404 (New Era)” sukses pecah telor dengan meraih peringkat 1 di chart Melon TOP 100. Tentu ini menjadi kabar yang membahagiakan bagi grup satu ini. Namun sebelum fase itu terjadi, tepatnya saat merilis digital single “DANCING ALONE”, KiiiKiii justru sempat berada di periode yang cukup lesu dan kurang mendapat hype, meski saat itu merupakan comeback pertama mereka sebagai grup rookie.

Lagu "DANCING ALONE" gagal menembus chart utama MelOn TOP 100. Padahal saat debut di MelOn Daily Chart, posisinya cukup menjanjikan dengan berada di peringkat 121. Walau sempat turun karena berkurangnya unique listeners, lagu ini perlahan naik kembali selama masa promosi. Sayangnya, puncak tertingginya hanya mampu mencapai posisi 110. Padahal, jika melihat kesuksesan lagu debut mereka “I DO ME” yang sempat menembus Top 10 MelOn, “DANCING ALONE” patutnya juga layak mendapat antusiasme yang sama, apalagi nuansa dan genre lagunya masih setipe, yaitu synthpop yang ringan didengar, lengkap dengan MV berlatar alam hijau yang menenangkan.

3. Party O'Clock - NMIXX

NMIXX untuk comeback "Party O'Clock"
NMIXX untuk comeback "Party O'Clock" (x.com/nmixx_official)

NMIXX memang telah melalui banyak rintangan dan hate train di masa awal karier mereka. Namun, meski dengan semua cobaan itu, nyatanya tiga lagu mereka, yaitu "O.O", "DICE", hingga "Love Me Like This", semuanya sukses masuk ke chart MelOn TOP 100, meski untuk dua judul pertama hanya duduk di peringkat yang relatif rendah. Dengan pencapaian ketiga lagu ini, apalagi "Love Me Like This" sempat menembus posisi 4 di chart MelOn, tentunya ini bikin banyak fans punya pemikiran positif bahwa lagu comeback mereka setelahnya sudah pasti terjamin akan masuk ke chart bergengsi di Korea ini.

Namun, masa depan memang tak selalu bisa tertebak. Nyatanya, lagu comeback kedua mereka sebagai grup formasi enam anggota, yaitu "Party O'Clock", malangnya gagal menembus chart MelOn TOP 100. Lagu ini pun mencatatkan rekor sebagai title track pertama NMIXX yang gagal masuk ke chart ini. Padahal, ini adalah lagu musim panas NMIXX yang ramah di telinga dan menawarkan vibe baru mereka yang lebih feminin dan ceria. Akan tetapi, di MelOn Daily Chart sendiri, lagu ini hanya mampu debut di peringkat 123, sebelum kemudian terjun bebas di hari-hari keesokannya, walau para member telah berpromosi lagu ini.

4. BEBE - STAYC

STAYC untuk comeback title track "BEBE"
STAYC untuk comeback title track "BEBE" (dok. MelOn Magazine | youtube.com/STAYC)

Entah apa yang terjadi pada STAYC, meski berasal dari agensi yang namanya tak terlalu terdengar gaungnya di kalangan fans KPop. Faktanya, grup ini mampu meraih popularitas besar, terutama berkat lagu-lagu mereka yang catchy dan bikin ketagihan didengar berulang kali. Walaupun lagu debut mereka, "SO BAD" kurang mendapat respon yang besar dari publik, tapi semenjak comeback "ASAP" hingga "Bubble", semua lagu utama STAYC sukses menembus chart MelOn TOP 100, bahkan beberapa di antaranya meraih peringkat tinggi hingga membuat nama STAYC semakin diperhitungkan di industri KPop.

Namun, sejak era “Cheeky Icy Thang”, performa chart mereka mulai terlihat menurun dan rilisan terbaru mereka semakin jarang masuk ke MelOn TOP 100. Hal yang sama juga terjadi pada comeback “BEBE”. Padahal, lagu ini masih dikerjakan oleh tim produser yang sebelumnya berada di balik berbagai hit STAYC. Sayangnya, di MelOn Daily Chart, “BEBE” hanya mampu mencapai posisi di peringkat 129.

Sebagian penggemar menilai penurunan ini berkaitan dengan perubahan konsep STAYC dari teen fresh yang ceria menjadi lebih dewasa dan edgy. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa masalahnya bukanlah pada konsep, melainkan di lagu-lagu mereka yang belakangan terasa kurang sesuai dengan selera publik Korea. Menurutmu sendiri bagaimana?

5. Imaginary Friend — ITZY

ITZY untuk comeback "Imaginary Friend"
ITZY untuk comeback "Imaginary Friend" (x.com/ITZYofficial | youtube.com/ITZY)

Lupakan dulu sejenak “GOLD”, lagu yang oleh sebagian orang dianggap cukup eksperimental dan tidak mudah langsung melekat di telinga karena struktur lagunya yang unik. Dalam comeback yang sama, ITZY sebenarnya juga merilis title track lain yang jauh lebih easy listening, yaitu “Imaginary Friend”. Lagu ini menghadirkan nuansa yang berbeda dari citra ITZY biasanya, dengan vibes yang elegan, misterius, dan sedikit sendu, sesuatu yang jarang mereka tampilkan sebelumnya. ITZY bahkan sempat membawakan lagu ini di berbagai panggung promosi untuk menunjukkan sisi baru mereka.

Namun, entah karena minat publik Korea terhadap ITZY yang sudah menurun, atau ekspektasi comeback pertama usai kembalinya Lia dari hiatus dihancurkan oleh “GOLD”, pada akhirnya “Imaginary Friend” pun jadi kurang mendapat sorotan. Cukup disayangkan bahwa lagu se-masterpiece ini gagal menembus chart Melon TOP 100.

Ada yang berpendapat bahwa strategi promosi yang menonjolkan “GOLD” lebih dulu mungkin menjadi salah satu faktor yang membuat “Imaginary Friend” kurang mendapat momentum. Padahal, para member ITZY sendiri diketahui sangat menyukai lagu ini dan berharap "Imaginary Friend" bisa mendapat respons hangat dan minat yang lebih besar dari banyak orang.

6. Mono — i-dle

i-dle untuk comeback digital single "Mono"
i-dle untuk comeback digital single "Mono" (x.com/official_i_dle | youtube.com/i-dle (아이들))

Kamu mungkin mengenal i-dle lewat tiga lagu populer mereka, yaitu “TOMBOY”, “Nxde”, dan “Queencard”. Ketiga lagu tersebut dikenal sangat catchy sekaligus membawa pesan women empowerment yang kuat. Spesialnya lagi, semuanya turut melibatkan sang leader, Jeon Soyeon, baik dalam penulisan lirik maupun komposisi lagu. Bukan hanya sukses secara global, ketiganya juga menjadi massive hit di Korea dengan meraih predikat Perfect All Kill, yaitu posisi nomor satu di semua chart utama platform musik Korea.

Namun, setelah rangkaian kesuksesan itu, termasuk b-side “Fate” yang juga meraih Perfect All Kill, sebagian orang mulai menilai momentum i-dle perlahan menurun. Beberapa orang merasa rilisan mereka sejak era “Klaxon” tidak lagi sekuat sebelumnya. Hal serupa juga terjadi pada comeback “Mono”. Padahal, lagu ini membawa pesan positif tentang mencintai diri sendiri tanpa harus mengikuti standar orang lain.

Sayangnya, “Mono” gagal menembus chart Melon TOP 100. Di MelOn Daily Chart sendiri, lagu ini sempat mencapai posisi tinggi di 107, tapi masih belum cukup untuk masuk ke chart utama. Meski terasa cukup disayangkan untuk girl group yang pernah begitu dominan di tangga lagu, banyak penggemar tetap menantikan rilisan i-dle berikutnya dengan harapan mereka bisa kembali mencetak hit besar.

7. Strategy - TWICE

TWICE untuk comeback "Strategy"
TWICE untuk comeback "Strategy" (x.com/JYPETWICE | spotify.com/TWICE)

Ya, walaupun lagu ini memang dirilis dalam bahasa Inggris sehingga tidak terasa seperti mengincar pasar musik Korea. Sebenarnya, di era saat ini, sudah ada banyak lagu full berbahasa Inggris yang bisa tembus chart lokal MelOn TOP 100, sebut saja "Perfect Night" dari LE SSERAFIM, "Seven" dari Jungkook BTS, "Toxic Till The End" dari Rosé, dan banyak masih banyak lagi lagu penyanyi berpenutur bahasa Inggris lainnya yang sukses masuk chart Korea ini. Bahkan, single berbahasa Inggris pertama TWICE, "The Feels", juga sempat tembus chart utama ini, meski cuma bertahan sebentar.

Cukup disayangkan mengetahui "Strategy" gagal memasuki chart MelOn TOP 100. Padahal, lagu ini dengan terang-terangan kembali memperlihatkan sisi cerah dan colorful TWICE yang identik dengan masa karier awal mereka, hanya saja dengan sedikit sentuhan mature. Namun, meski telah dipromosikan di berbagai acara musik Korea, di program The Seasons, konten STUDIO CHOOM, dan masih banyak lagi acara lainnya, tapi lagu ini justru sulit sekali mengembalikan minat pendengar Korea untuk kembali mendengarkan musik ceria keluaran TWICE.

Perlu diingat bahwa meski artikel ini membahas berbagai lagu comeback girl group KPop yang performa chart-nya kurang memuaskan, bukan berarti penulis bertujuan menjelekkan pencapaian grup-grup tadi di industri musik Korea. Banyak lagu di atas sebenarnya punya konsep menarik, produksi yang solid, dan kualitas yang tak kalah dari rilisan populer lainnya. Hanya saja, dalam industri musik yang sangat kompetitif, tidak semua lagu, bahkan dari grup besar sekalipun, dapat selalu berhasil menembus chart utama seperti Melon TOP 100. Nah, kamu sendiri, apakah merasa asing dengan semua judul lagu di atas, atau ada beberapa yang sebenarnya sudah cukup akrab di telingamu dan rutin kamu putar?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us