potret Lisa BLACKPINK (instagram.com/instagram.com/lalalalisa_m)
Tahun lalu, sebuah video tentang evaluasi para anggota BLACKPINK saat masih trainee di YG Entertainment pada 2016 bocor ke publik. Akibat rekaman tersebut, Lisa dan kawan-kawan terseret kontroversi. Mereka kedapatan menyanyikan bagian rap dari lagu-lagu bahasa Inggris yang mengandung kata-kata rasis.
Pada Senin (14/9/2026), Lisa akhirnya buka suara soal kontroversi masa lalunya itu saat melakukan wawancara dengan Variety. Setelah tumbuh dewasa, pelantun lagu "SaWaDiKa" ini pun menyadari tindakannya saat masih menjadi trainee tidak dapat dibenarkan dan meminta maaf dengan tulus.
"Aku benar-benar harus meminta maaf. Sejujurnya, aku orang Thailand dan aku dibesarkan di Thailand. Tidak ada pendidikan untuk itu, jadi pada saat itu, aku tidak tahu. Sekarang aku sudah belajar dan mendapatkan pendidikan tentang itu. Aku tidak akan pernah (melakukannya lagi). Ini tidak boleh. Serius," jelas Lisa dilansir Variety.
Sebagai informasi, N-word adalah kata yang sangat sensitif bagi masyarakat Amerika berdarah Afrika. Di Amerika Serikat, kata itu hanya boleh diucapkan oleh mereka yang berdarah Afrika. Tak mustahil, orang non kulit hitam mendapat masalah hukum serius jika menggunakannya secara ofensif. Sepanjang sejarah, penyalahgunaannya bisa menimbulkan konflik di kalangan masyarakat hingga di-cancel-nya seseorang.