Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penjualan Album Deadline BLACKPINK Tetap Tinggi Meski Fans Terbelah
BLACKPINK (dok. instagram.com/blackpinkofficial)
  • BLACKPINK resmi comeback lewat mini album ketiga berjudul “DEADLINE” dan langsung mencetak rekor baru dengan penjualan 1,46 juta kopi di hari pertama perilisan.
  • Album ini juga mendominasi tangga lagu global, menempati posisi puncak Top Albums iTunes di 32 negara dan menghadirkan variasi musik yang lebih luas dari gaya khas BLACKPINK.
  • Meski sukses besar, perilisan “DEADLINE” menuai kontroversi karena penggunaan teknologi AI dalam video musik serta kritik terhadap beberapa lirik yang dianggap bermasalah oleh sebagian penggemar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah penantian panjang, BLACKPINK akhirnya merilis mini album (EP) ketiga mereka bertajuk DEADLINE dan langsung memecahkan rekor penjualan di hari pertama. Album ini menjadi penanda kembalinya Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa sebagai satu tim setelah lebih dari tiga tahun.

Antusiasme terlihat nyata, meski di saat yang sama perdebatan panas juga muncul di kalangan fans. Apa yang sebenarnya terjadi dengan perilisan EP BLACKPINK?

1. Penjualan hari perama album 'Deadline' tertinggi buat BLACKPINK

BLACKPINK (dok. instagram.com/blackpinkofficial)

Menurut YG Entertainment, DEADLINE terjual 1,46 juta kopi hanya pada hari pertama perilisannya. Angka ini tak cuma jadi rekor pribadi bagi BLACKPINK, tetapi juga diklaim belum pernah dicapai grup idola wanita KPop mana pun.

"Rekor ini tidak hanya menandai penjualan hari pertama tertinggi (BLACKPINK) tetapi juga menetapkan rekor baru untuk grup idola wanita KPop mana pun," kata agensi tersebut, Sabtu (28/2/2026).

Angka tersebut menunjukkan daya beli fandom yang tetap solid. Meski persaingan girl group semakin ketat, nama BLACKPINK masih punya daya tarik yang kuat. Kembalinya mereka sebagai grup lengkap setelah vakum panjang dianggap sebagai faktor pendorong utama suksesnya DEADLINE.

2. Lagu 'GO' berhasil masuk charts Top Albums iTunes

BLACKPINK (dok. instagram.com/blackpinkofficial)

Tak hanya itu, EP ini langsung menduduki peringkat No. 1 di tangga lagu Top Albums iTunes di 32 negara. Lagu pembuka "GO", juga masuk peringkat kedelapan di Top 100 Melon pada pukul 10 pagi hari perilisannya, sebuah capaian yang cukup solid di pasar domestik.

Selain itu, DEADLINE juga berisi lagu pra-rilis "Jump", track hip-hop retro "Me and My", lagu megah "Champion", hingga "Fxxxboy" yang lebih emosional dan lembut. Secara komposisi, album ini mencoba memperluas spektrum warna BLACKPINK. Ada sisi powerful khas mereka, juga eksperimen yang lebih personal.

3. Di sisi lain, banyak fans yang kecewa dengan comeback BLACKPINK, kenapa?

BLACKPINK di MV lagu "Go" (dok. YouTube.com/BLACKPINK)

Namun, euforia penjualan DEADLINE tidak sepenuhnya menghapus kontroversi. Kritik mulai bermunculan setelah penggemar melihat kredit di akhir video musik "GO".

Dalam bagian kredit tersebut tercantum sebelas nama dalam kategori "AI VFX" dan "AI Production". Fakta bahwa sebagian besar efek visual dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) memicu perdebatan sengit di media sosial.

Bagi sebagian BLINK, penggunaan AI dianggap bertentangan dengan citra premium BLACKPINK yang selama ini identik dengan set fisik megah dan produksi berskala besar. Ada yang menilai pendekatan ini mengurangi sentuhan artistik manusia yang biasanya menjadi daya tarik utama MV mereka.

Selain itu, beberapa lagu dalam album juga menuai kritik terkait lirik yang dianggap bermasalah atau misoginis oleh sebagian pendengar. Isu AI dan kontroversi lirik membuat pendengar terbelah, ada yang bangga sekaligus kecewa dengan comeback BLACKPINK.

Topics

Editorial Team