RESCENE Duduki Puncak Popularitas Korea, Awalnya Cuma Meme!

- RESCENE mendadak viral di Korea setelah video meme 'Geoje Yaho!' milik Woni menyebar luas, menampilkan kepribadian autentik para member yang membuat publik merasa dekat.
- Lagu 'Love Attack' mengalami kebangkitan popularitas berkat efek viral tersebut, hingga berhasil menembus tangga lagu utama Korea dan menunjukkan kekuatan kualitas musik mereka.
- Popularitas tiap member meningkat pesat, membawa RESCENE menjadi duta promosi berbagai kota dan model eksklusif merek besar, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai rookie paling bersinar tahun 2026.
Kalau kamu mengikuti dunia KPop, pasti belakangan ini nama RESCENE semakin sering muncul di media sosial. Meski bukan berasal dari agensi besar, grup beranggotakan Woni, Minami, Liv, May, dan Zena ini justru berhasil mencuri perhatian publik Korea dengan cara yang tak terduga. Dari meme viral hingga lagu yang kembali naik di tangga musik, RESCENE perlahan berubah menjadi salah satu rookie paling bersinar tahun ini.
Popularitas mereka pun terus melejit. Tak hanya lagu yang kembali menduduki tangga lagu Korea, para member juga mendominasi peringkat Brand Reputation untuk idol rookie. Lantas, apa sebenarnya yang membuat RESCENE bisa viral dan berada di puncak popularitas saat ini? Yuk, simak alasannya!
1. Semuanya berawal dari Woni dan meme "Geoje Yaho!"

Tak banyak yang menyangka kalau kesuksesan RESCENE justru diawali dari sebuah konten YouTube sederhana milik Woni. Dalam video tersebut, ia mengajak para member mengunjungi kampung halamannya di Geoje. Momen paling ikonik muncul ketika Minami tampil dengan makeup gyaru khas Jepang sambil berteriak, "Geoje, YAHO!" dengan suara serak yang spontan mengundang tawa. Potongan video itu langsung menyebar luas dan berubah menjadi salah satu meme paling viral di media sosial Korea.
Tak hanya itu, Woni juga berhasil mencuri hati netizen lewat caranya berbicara menggunakan dialek Gyeongsang (satoori). Kepribadiannya yang santai, lucu, dan jauh dari kesan dibuat-buat membuat banyak orang merasa dekat dengannya. Interaksinya bersama komedian lokal hingga senior di berbagai konten juga melahirkan banyak momen viral yang semakin membuat publik penasaran dengan RESCENE.
2. Lagu "Love Attack" mendadak hidup kembali

Fenomena viral Woni ternyata membawa efek yang jauh lebih besar dari sekadar popularitas di media sosial. Banyak orang yang awalnya hanya penasaran dengan meme tersebut akhirnya mencari tahu siapa RESCENE. Saat mendengarkan lagu mereka, publik justru dibuat terkejut karena "Love Attack", yang sebenarnya sudah dirilis pada 2024, dinilai memiliki kualitas yang sangat bagus.
Berkat banyaknya orang yang kembali memutar lagu tersebut, algoritma platform musik mulai bekerja dan menciptakan fenomena reverse climb. "Love Attack" perlahan merangkak naik hingga berhasil masuk TOP 100 Melon, bahkan menembus jajaran atas tangga lagu domestik Korea. Kesuksesan ini menjadi bukti bahwa lagu yang bagus bisa menemukan momennya sendiri, meski dirilis jauh sebelum akhirnya viral.
3. Popularitas para member ikut melejit

Kesuksesan RESCENE tidak hanya terlihat dari performa lagu mereka. Daya tarik setiap member juga ikut menjadi sorotan. Berdasarkan data Korean Business Research Institute, nama Woni dan Minami berhasil menduduki posisi teratas dalam peringkat Brand Reputation untuk idol rookie, mengungguli banyak pendatang baru lainnya.
Popularitas tersebut juga membawa banyak peluang baru bagi grup. Berkat konten yang mengangkat identitas lokal, RESCENE dipercaya menjadi duta promosi untuk beberapa kota seperti Geoje, Suwon, dan Gyeongju. Tak hanya itu, mereka juga mencatat sejarah sebagai grup idol KPop pertama yang menjadi model eksklusif jaringan minimarket CU, membuktikan bahwa popularitas mereka sudah merambah ke dunia periklanan.
4. Momentum viral dimanfaatkan dengan comeback baru

The Muze Entertainment bergerak cepat memanfaatkan momentum yang sedang dinikmati RESCENE. Saat perhatian publik sedang berada di puncaknya, agensi langsung merilis comeback spesial lewat remake lagu legendaris KARA berjudul "Pretty Girl" pada 8 Juli 2026. Strategi ini membuat nama RESCENE semakin sering dibicarakan dan berhasil mempertahankan antusiasme penggemar.
Pada akhirnya, kesuksesan RESCENE bukan hanya karena satu video viral. Perpaduan antara meme yang menghibur, karakter member yang autentik, kualitas lagu yang kuat, dan strategi promosi yang tepat menjadi alasan mengapa grup ini mampu berkembang begitu pesat. Tak heran jika kini RESCENE disebut sebagai salah satu rookie KPop dengan pertumbuhan popularitas paling luar biasa di tahun 2026.
RESCENE membuktikan bahwa kesuksesan tidak selalu bergantung pada nama besar agensi. Dengan konten yang dekat dengan publik, lagu yang berkualitas, dan pesona para member, mereka berhasil mengubah momen viral menjadi pencapaian yang nyata di industri KPop. Kerja keras memang membuahkan hasil, ya!




![[QUIZ] Seberapa Jeli Matamu Menebak Member SEVENTEEN Berikut?](https://image.idntimes.com/post/20251013/20251013_105120_2ea798d2-7b58-4045-98f4-317c5baf6f4b.jpg)















