8 Trope Fiksi Populer yang Diusung di Lagu EXO, Ada Friends to Lovers

- Cinta antara werewolf dan manusia biasa di lagu “Wolf” menggambarkan perasaan tak terduga sang werewolf pada manusia biasa.
- Lagu “Monster” menunjukkan dark romance dengan obsesi laki-laki berbahaya pada pasangannya yang disukainya.
- “Growl” menggambarkan cinta posesif sang werewolf yang tetap lembut pada pujaan hatinya.
EXO kerap membuat fansnya membayangkan berbagai kisah menarik kala mencermati lirik lagunya. Sebab, mereka sering mengusung trope populer yang sering digunakan dalam karya fiksi melalui lagunya. Lagu mereka mengeksplorasi beragam trope yang menarik.
Menariknya, trope yang digunakan pun tak terbatas pada kehidupan sehari-hari yang realistis saja. Kisah cinta dengan nuansa dark fantasy maupun dark romance telah diusung melalui lagu EXO. Lagu mereka selalu berhasil mengangkat beragam kisah secara utuh dan detail. Yuk, simak!
1. Cinta antara werewolf dan manusia biasa

Kisah cinta manusia serigala atau werewolf dengan manusia biasa kerap diangkat dalam karya fan fiksi hingga acara televisi. EXO juga mengusung trope itu di lagu “Wolf” yang mengambil sudut pandang manusia serigala. Liriknya menggambarkan momen manusia serigala jatuh hati secara tak terduga.
Pada awalnya, sang werewolf hanya mencari mangsa dalam kesehariannya. Suatu hari, dia bertemu perempuan yang membuatnya melemah saat ingin menjadikannya mangsa. Meskipun mencoba dengan keras, perasaannya yang melembut membuatnya tak tega memangsa perempuan tersebut.
Sang werewolf mulai menyangkal perasaan cinta pada perempuan itu. Meskipun demikian, dia perlahan menyadari betapa cinta itu terlalu kuat untuk ditolak. Dia juga tahu, perempuan yang menarik perhatiannya mulai ketakutan. Maka dari itu, ia bahkan berjanji berubah jadi lebih lembut untuk perempuan itu.
2. Dark romance yang menunjukkan obsesi laki-laki berbahaya

Kalau kamu suka fiksi dengan nuansa dark romance yang menghadirkan tokoh laki-laki berbahaya, maka lirik “Monster” cocok untuk kamu cermati. Pasalnya, lagu ini mengambil sudut pandang tokoh yang sangat memuja pasangannya. Namun, dia merasa dirinya tidak begitu lembut dan penyabar.
Maka dari itu, dia rela menggunakan cara yang cukup ekstrem untuk membuat perempuan yang disukainya jatuh hati padanya. Ia meminta perempuan itu untuk tidak takut, karena meyakini cinta bisa membuat segalanya terasa indah. Sebab, dia terlalu tergila-gila pada perempuan itu.
Laki-laki tersebut juga tahu, bahwa dia disegani oleh banyak orang. Meski begitu, dia berharap perempuan yang disukainya menerimanya secara apa adanya. Dia pun meyakini, pesonanya akan membuat perempuan tersebut penasaran padanya. Meskipun liriknya menarik, jangan sampai menerapkannya di dunia nyata, ya.
3. Cinta laki-laki posesif yang hanya lembut pada sang pujaan hati

“Growl” masih menggunakan trope manusia serigala yang jatuh hati pada manusia biasa. Namun, cinta mereka sudah berkembang menjadi kedekatan secara alami. Liriknya diawali dengan momen saat sang manusia biasa mulai berani tersenyum dan mendekat pada sang werewolf.
Sang werewolf di lagu ini digambarkan makin posesif pada perempuan yang dicintainya. Dia tak ragu bersikap kasar pada manusia serigala lain yang mendambakan ataupun ingin membahayakan perempuan itu. Instingnya bergerak cepat untuk melindungi di berbagai situasi. Namun, sikap kasarnya hanya tertuju pada orang lain. Dia tetap lembut pada sang pujaan hati.
4. Cinta yang terhalang norma sosial

Cinta terlarang di antara kedua tokoh yang hanya bisa saling mendambakan sebenarnya diusung dalam lagu “Cinderella”. Tokoh dalam lagu ini tahu, bahwa perempuan yang dicintainya tak bisa menemaninya dalam jangka waktu panjang. Meski begitu, dia tak bisa berhenti berharap.
Baginya, momen saat berdansa dengan orang terkasih membuatnya berdebar. Makanya, dia bertekad mengubah semua aturan yang membatasi kekasihnya. Ia tak ingin menghancurkan mimpi yang mereka bangun bersama. Ia ingin mengubah takdir. Kalau kamu suka serial seperti Bridgerton 4, maka lirik lagu ini cocok kamu cermati.
5. Dinamika hubungan bad boy dan good girl

“Playboy” dengan gamblang mengisahkan perempuan yang terjebak permainan sang bad boy kesepian. Liriknya mengambil dari sudut pandang sang bad boy yang terhibur akan setiap reaksi perempuan yang disukainya. Dia senang membawa pengaruh buruk bagi perempuan tersebut.
Dia pun menyadari, bahwa dirinya bukanlah laki-laki yang baik. Meskipun begitu, dia senang menghabiskan waktu bersama gebetannya karena suka melihat reaksinya. Baginya, semua momen itu hanyalah permainan yang menghapus rasa sepinya. Sayangnya, sang perempuan telanjur terpikat pesonanya.
6. Cinta terlarang antara makhluk fantasi dan manusia biasa

“Angel” sebenarnya menceritakan laki-laki setia yang memberi kepercayaannya pada orang yang dia cintai. Ia selalu jadi pelindung bagi kekasihnya. Ia pun selalu berusaha menghibur kala perempuan tersebut menangis.
Lebih dari itu, dia mengungkapkan rahasia sebagai makhluk fantasi bersayap pada perempuan itu. Namun, dia berakhir kehilangan sayapnya sebagai hukuman karena jatuh cinta pada manusia biasa. Dia justru bersyukur karena bisa hidup di dunia yang selama ini dikenal oleh perempuan itu.
7. Childhood friends to lovers

“Girl x Friend” sangat cocok didengarkan jika kamu suka tema teman masa kecil yang jadi cinta. Sebab, tokoh dalam lirik lagu itu jatuh hati pada temannya yang dulu selalu menemaninya. Dia menyukai setiap sisi keras kepala temannya sejak masih kecil.
Baginya, setiap kenangan masa sekolahnya jadi terasa istimewa berkat kedekatan dengan temannya. Perlahan, dia menyadari bahwa rasa nyaman itu berkembang jadi cinta. Namun, dia masih suka menyangkal saat teman-temannya mengklaim dirinya sudah pacaran dengan sahabat masa kecilnya itu.
Liriknya pun cocok untuk dicermati bagi kamu yang menyukai hubungan bernuansa slow burn. Sebab, tokoh dalam lagu ini terkesan sangat berhati-hati dalam mengembangkan hubungannya dengan temannya. Meski begitu, dia memberanikan diri menyatakan cinta agar tak meninggalkan penyesalan.
8. Cinta segitiga

EXO pun punya lagu “What If…” yang bertema cinta segitiga dari sudut pandang laki-laki yang cintanya tak berbalas. Tokoh dalam lagu ini berusaha menerima kenyataan, bahwa perempuan yang dicintainya sudah punya pasangan. Dia berusaha memendam cintanya sendiri.
Dia pun tahu, perempuan itu jadi sering tersenyum berkat kehadiran pasangannya. Jadi, dia berusaha merelakannya. Namun, hatinya masih menyimpan harapan terlarang untuk bersama perempuan itu. Sayangnya, dia hanya bisa mengagumi dari kejauhan. Dia cukup sadar diri untuk tak merusak hubungan asmara dari sang pujaan hati.
Bagi kamu yang suka karya fiksi, lirik lagu EXO di atas cocok untuk dicermati. Kamu mungkin membayangkan berbagai kisah cinta yang tak membosankan dengan membacanya. Namun, perlu dipahami, beberapa liriknya juga terkesan ekstrem. Jadi, anggap saja sama seperti fiksi yang hanya perlu dinikmati, bukan ditiru di dunia nyata.

















