Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Pilihan Karier Entry-Level di Bidang Marketing, Seru dan Menjanjikan

ilustrasi bekerja sebagai marketing analyst
ilustrasi bekerja sebagai marketing analyst (unsplash.com/Campaign Creators)
Intinya sih...
  • Marketing assistant: Melibatkan kegiatan promosi, koordinasi acara, dan dukungan administratif tim marketing. Cocok untuk belajar teamwork dan organisasi.
  • Social media specialist: Fokus pada konten digital, membutuhkan skill kreatif dan analitis. Batu loncatan untuk jadi digital marketing strategist di masa depan.
  • Content marketing/copywriter: Tugas utama bikin konten menarik, penting untuk keterampilan storytelling dan mengenal branding perusahaan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah gak sih kamu merasa penasaran sama dunia marketing tapi masih bingung mulai dari mana? Tenang, kamu gak sendirian. Dunia marketing itu luas banget, dan justru di level entry, ada banyak posisi yang bisa jadi batu loncatan untuk karier kamu di masa depan. Jangan bayangkan marketing itu hanya soal jualan atau promosi—ada banyak sisi kreatif, strategis, bahkan analitis yang bisa bikin kerjaan kamu seru dan menantang.

Untuk kamu yang baru lulus atau lagi cari peluang pertama di dunia profesional, mengenali jenis-jenis posisi entry-level di bidang marketing bisa banget bantu kamu menentukan arah karier. Apalagi sekarang banyak perusahaan startup maupun perusahaan besar yang memberikan kesempatan bagi fresh graduate untuk belajar langsung di lapangan. Jadi, yuk kita kulik satu per satu posisi entry-level yang bisa kamu incar di bidang marketing!

1. Marketing assistant

ilustrasi bekerja sebagai marketing assistant
ilustrasi bekerja sebagai marketing assistant (unsplash.com/KOBU Agency)

Posisi ini sering jadi pintu masuk pertama untuk banyak orang di dunia marketing. Sebagai marketing assistant, kamu akan terlibat langsung dalam kegiatan promosi, koordinasi acara, dan dukungan administratif tim marketing. Misalnya, bikin laporan campaign, mengatur jadwal promosi, sampai nge-track performa media sosial. Posisi ini cocok untuk kamu yang pengen punya gambaran luas soal bagaimana marketing berjalan sehari-hari. Ditambah, kamu juga akan banyak belajar soal teamwork dan organisasi, yang jadi skill dasar untuk naik ke level berikutnya.

2. Social media specialist

ilustrasi bekerja sebagai social media specialist
ilustrasi bekerja sebagai social media specialist (unsplash.com/Georgia de Lotz)

Kalau kamu doyan scroll Instagram, TikTok, atau LinkedIn, posisi ini bisa banget jadi arena mainmu. Sebagai social media specialist, tugasmu fokus pada konten digital—mulai dari bikin postingan yang eye-catching, mengatur jadwal posting, sampai memonitor engagement. Skill kreatif dan analitis dibutuhkan di sini karena kamu gak cuma bikin konten keren, tapi juga menghitung performa dan bikin strategi supaya audiens makin tertarik. Posisi ini juga sering jadi batu loncatan untuk jadi digital marketing strategist di masa depan.

3. Content marketing/copywriter

ilustrasi bekerja sebagai copywriter
ilustrasi bekerja sebagai copywriter (unsplash.com/Ben Maffin)

Kalau kamu jago nulis dan punya ide kreatif yang gak habis-habis, posisi content marketing atau copywriter bisa jadi pilihan seru. Tugas utama kamu bikin konten menarik—mulai dari artikel blog, caption media sosial, hingga naskah untuk email marketing. Keterampilan storytelling di sini penting banget, karena marketing modern itu gak cuma jual produk, tapi juga bikin audiens merasa relate dan tertarik. Posisi ini juga bikin kamu lebih mengenal branding dan voice perusahaan, yang sangat berguna untuk karier jangka panjang.

4. Marketing analyst 

ilustrasi bekerja sebagai marketing analyst
ilustrasi bekerja sebagai marketing analyst (unsplash.com/Campaign Creators)

Kalau kamu tipe yang suka angka, data, dan insight, coba deh lirik posisi marketing analyst. Meski terdengar serius, ini justru seru banget karena kamu akan mengulik data campaign, menganalisis tren pasar, sampai bikin rekomendasi strategi marketing. Posisi ini cocok untuk kamu yang tertarik dengan karier marketing tapi juga pengen belajar skill analitis yang kuat, yang pastinya jadi nilai plus buat posisi senior nanti.

5. Email marketing

ilustrasi email
ilustrasi email (unsplash.com/Yogas Design)

Masih jarang disorot, tapi posisi ini cukup penting. Kamu bakal belajar gimana cara bikin email campaign yang efektif, segmentasi pelanggan, dan meningkatkan engagement lewat sistem CRM (Customer Relationship Management). Posisi ini bikin kamu paham perilaku konsumen, timing marketing, dan teknik personalisasi.

Singkatnya, dunia marketing itu gak cuma satu jalur. Dari yang kreatif, analitis, sampai yang koordinatif, banyak posisi entry-level yang bisa kamu coba. Kuncinya adalah eksplorasi, belajar cepat, dan jangan takut salah. Karena pengalaman di entry-level ini bakal jadi fondasi kuat buat karier marketing kamu ke depan. Jadi, pilih posisi yang sesuai passion, dan siap-siap jalani dunia marketing yang dinamis, penuh tantangan, dan seru abis!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Ide Maternity Photo ala Mitzi Abigail dan Anthony Ginting, Elegan

03 Jan 2026, 13:42 WIBLife