Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi telah mengubah cara kerja. Teknologi yang dulu hanya membantu pekerjaan administratif kini mampu menganalisis data, membuat laporan, menghasilkan konten, hingga mengambil keputusan berdasarkan pola tertentu. Di satu sisi, perubahan ini membuka peluang baru.
Tapi di sisi yang lain, banyak pekerja mulai menghadapi tantangan yang dapat mengancam stabilitas karier mereka. Dalam situasi ini, tidak semua orang menyadari tanda-tanda bahwa posisi atau keterampilan yang dimiliki mulai kehilangan relevansi. Berikut enam sinyal bahaya karier di era AI dan otomatisasi yang tidak boleh dianggap remeh.
