Saat kamu lagi santai kerja di coffee shop, tiba-tiba mendengar celetukan rekan kerja yang kesannya muji tapi kok malah bikin sakit hati? Ucapan bernada meremehkan yang dibungkus candaan ini sering muncul di keseharian, kan. Masalahnya, komentar kecil kayak gitu sering kali teringat terus di kepala sampai waktu tidur. Fenomena inilah yang dinamakan microaggression, sebuah tindakan diskriminasi atau penghinaan terselubung yang sering gak disadari pelakunya tapi dampaknya nyata buat mental.
Kalau dibiarin terus, tumpukan stres akibat microaggression ini bisa bikin kamu terjebak dalam lingkaran overthinking yang gak ada habisnya. Kamu bakal mulai mempertanyakan value diri sendiri, merasa gak aman di lingkungan pertemanan atau kerja, bahkan bisa berujung pada kelelahan mental yang kronis atau burnout. Dampak psikologis ini nyata dan bisa mengikis rasa percaya diri kamu secara perlahan kalau gak segera ditangani dengan cara yang tepat. Tenang, cara atasi microaggression stress ini gak bikin kamu overthinking, kok.
