ilustrasi menulis riwayat pendidikan (pexels/sora simazhaki)
Setelah tahu apa saja isi di dalam daftar riwayat hidup, sekarang kamu harus tahu bagaimana cara membuatnya. Sebenarnya tidak sulit karena kamu tinggal menuliskan data diri.
Tapi yang perlu diperhatikan, tulislah secara rapi dan terstruktur agar mudah dipahami. Untuk itu, berikut tips membuatnya:
- Buatlah struktur daftar riwayat hidup yang teratur. Mulailah dari nama, tempat, tanggal lahir, alamat, dan lainnya.
- Tuliskan riwayat pendidikan secara urut dari yang paling tinggi (S1) sampai rendah (SD). Tulis juga nama sekolah, jurusan, dan tahun masuk-lulus.
- Tuliskan pengalaman kerja secara urut dari yang paling baru sampai terakhir. Tulis juga nama perusahaan, posisi, dan tahun berkerja.
- Tuliskan keahlian yang kamu miliki. Misalnya, kemampuan bahasa asing, menggunakan software komputer, dan lainnya.
- Tuliskan kegiatan organisasi atau ekstrakurikuler yang pernah kamu ikuti.
- Kamu bisa menyertakan referensi dari orang-orang yang bisa memberikan informasi tambahan tentang kamu, seperti dosen atau atasan tempat kerja sebelumnya.
- Gunakan font yang mudah dibaca dan tata letak yang rapi. Pastikan juga tidak ada salah ketik.
Selain itu, jika memang diperlukan kamu bisa sesuaikan isi daftar riwayat hidup dengan kebutuhan pekerjaan yang dilamar. Misalnya, jika melamar pekerjaan di bidang desain, lebih baik kamu menyertakan portfolio untuk menunjukkan hasil karyamu.