Pernah merasa sudah sibuk dari pagi, tetapi menjelang sore pekerjaan penting masih belum kelar? Tab di laptop sudah dibuka banyak, chat sudah dibalas satu-satu, email juga gak ada yang kelewat. Belum lagi ada file yang dirapikan, meeting yang diikuti, dan beberapa tugas kecil yang berhasil dibereskan.
Kalau dilihat dari banyaknya aktivitas, rasanya hari itu produktif banget. Tapi begitu melihat pekerjaan utama, ternyata baru dikerjakan sedikit. Hal seperti ini sebenarnya wajar terjadi ketika kita terlalu fokus membuat semuanya cepat selesai.
Kerja cepat memang ada gunanya, terutama ketika sedang dikejar deadline. Namun, cepat bukan satu-satunya ukuran produktivitas. Ada kalanya kita menyelesaikan banyak hal hanya supaya merasa gak membuang waktu, padahal yang benar-benar penting justru tertunda.
