Di lingkungan kerja, karyawan yang paling mudah mendapat perhatian biasanya adalah mereka yang berhasil mencapai target besar, menyelesaikan proyek penting, atau menghasilkan sesuatu yang terlihat secara langsung. Padahal, kelancaran operasional sebuah tim tidak hanya bergantung pada pencapaian yang mudah diukur. Ada pula pekerjaan di balik layar yang membuat proses kerja tetap teratur, membantu rekan menyelesaikan tugas, hingga mencegah masalah sebelum berdampak lebih besar.
Sayangnya, kontribusi semacam ini tidak selalu terlihat dalam laporan kinerja atau menjadi bahan pembicaraan saat evaluasi. Akibatnya, karyawan yang ikut menjaga tim tetap berjalan dengan baik terkadang kurang mendapat pengakuan. Lantas, apa saja bentuk kontribusi karyawan yang luput dari atensi atasan?
