Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar akhir-akhir ini pantas memicu kekhawatiran. Sempat menyentuh angka di atas 18 ribu rupiah per dolar AS, masyarakat perlu bersiap untuk kemungkinan terburuk. Seperti nilai tukar rupiah makin anjlok.
Apakah Tepat Resign saat Rupiah Melemah? Pikirkan Risikonya

- Pelemahan rupiah membuat biaya hidup meningkat karena banyak kebutuhan bergantung pada impor, sehingga resign saat ini bisa memperparah tekanan finansial pribadi.
- Ketika nilai tukar rupiah melemah, peluang kerja baru makin sempit akibat perusahaan melakukan efisiensi dan PHK, membuat risiko pengangguran lebih tinggi.
- Bagi yang tetap ingin resign, disarankan menyiapkan dana darurat minimal setahun dan memantau kondisi ekonomi 3–6 bulan ke depan sebelum mengambil keputusan.
Beberapa orang bahkan memprediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dapat mencapai 19 bahkan 20 ribu rupiah kalau pemerintah tidak dapat segera mengatasinya. Di tengah situasi seperti ini, kamu sebenarnya sudah gak betah dengan pekerjaanmu. Dirimu sedang merencanakan untuk resign.
Akan tetapi, apakah resign saat rupiah melemah merupakan langkah tepat? Kamu mesti mempertimbangkan rencana tersebut dengan sangat matang. Tidak boleh hanya mengandalkan emosi. Baca dulu biar gak nyesel.
1. Biaya hidup bakal lebih tinggi, tidak bekerja sama dengan petaka

Gak peduli kamu tinggal di kota atau desa, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar pasti memengaruhi biaya hidup dengan cukup signifikan. Banyak barang kebutuhan yang dibuat dari bahan-bahan impor. Idealnya, tentu biaya hidup yang meningkat diimbangi dengan pendapatan yang bertambah.
Biar kamu gak bangkrut. Akan tetapi, apa jadinya kalau dirimu malah mau resign? Artinya, kamu kehilangan sumber pemasukan sama sekali. Selama dirimu masih bekerja, kenaikan harga berbagai kebutuhan bisa kurang terasa.
Sebab uang masih ada. Kamu masih bisa berbelanja dan membayar berbagai tagihan. Begitu dirimu berhenti bekerja, baru dampak melemahnya rupiah yang memengaruhi harga beragam kebutuhan terasa menghantam.
2. Bisa lebih sulit mendapatkan pekerjaan baru

Jangan merasa di atas angin karena kamu mau resign dan bukan dipecat. Nanti begitu dirimu meninggalkan kantor, boleh jadi situasi berubah 180 derajat. Ketika nilai tukar rupiah merosot, mencari pekerjaan bakal lebih sulit.
Ini tidak lepas dari fenomena PHK. Banyak perusahaan mengalami hambatan dalam produksi karena pasokan bahan baku dari luar negeri mengalami kenaikan. Semua biaya operasional menjadi lebih tinggi. Langkah efisiensi karyawan sering kali diambil guna mengurangi beban keuangan perusahaan.
Karyawan lama saja diberhentikan. Bagaimana mungkin perusahaan yang sama bakal membuka lowongan kerja? Jangan sampai dana daruratmu habis; pekerjaan baru belum juga diperoleh. Padahal dengan kenaikan harga berbagai kebutuhan, dana darurat bakal lebih cepat ludes.
3. Kalau punya usaha sampingan juga dapat terdampak

Mungkin kamu telah mempersiapkan rencana resign jauh-jauh waktu. Dirimu sudah beberapa lama menjalankan usaha sampingan. Pengunduran diri diharapkan membuatmu bisa lebih fokus membesarkan usaha tersebut.
Bagus sekali kalau kamu punya semangat untuk berwirausaha. Namun, lihat dulu situasi saat ini. Ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah, usahamu yang tadinya lancar serta tampak menjanjikan dapat terseok-seok. Misalnya, usaha kuliner.
Selain harga bahan-bahan naik, banyak orang menahan diri untuk tidak berbelanja dulu. Mereka cuma mau mengeluarkan uang buat hal-hal yang amat penting. Seperti belanja bahan makanan mentah lalu memasak sendiri. Bujet makan di luar dipangkas besar-besaran dalam rangka penghematan.
4. Jika benar-benar tak tahan, harus punya jaring pengaman ekstra

Hanya kamu yang tahu betul persoalan di tempat kerjamu. Sampai dirimu sangat tidak betah terus bekerja di sana. Bahkan bekerja satu hari lagi terasa seperti memperpanjang siksaan setahun lamanya.
Kalau kamu memang harus meninggalkan pekerjaan di tengah nilai tukar rupiah yang sedang babak belur, sebenarnya masih mungkin. Namun, dirimu wajib punya jaring pengaman ekstra. Dana darurat, misalnya, gak cukup hanya 3 atau 6 bulan.
Untukmu yang single, siapkan dana darurat hingga setidaknya setahun. Bila kamu telah berkeluarga, jaring pengaman kudu lebih kuat. Selain dana darurat lebih dari setahun, sebaiknya dirimu juga punya usaha yang sudah menghasilkan income lumayan. Semua persiapan ini memungkinkanmu bisa survive.
5. Tetap bakal resign, tapi pantau dulu 3 sampai 6 bulan ke depan

Mengundurkan diri sudah menjadi keputusan bulatmu. Kamu gak mau selamanya bekerja di situ. Hanya saja, mengingat situasi ekonomi sedang kurang baik, kayaknya rencanamu mending jangan dieksekusi sekarang juga.
Bersabarlah sedikit lagi sambil memantau perkembangan perekonomian Tanah Air. Sebaiknya dirimu menunggu 3 hingga 6 bulan ke depan untuk melihat ada perbaikan atau tidak terkait nilai tukar rupiah. Jika rupiah menguat secara signifikan, artinya lampu hijau untukmu resign.
Kalau rupiah masih lemah, bahkan nilai tukar terus jeblok dan memicu gejolak sosial maupun politik, tambah kesabaranmu. Peluk pekerjaanmu erat-erat sampai ekonomi membaik. Semua ini demi memastikan kamu nantinya bisa resign dengan aman.
Soal resign saat rupiah melemah terhadap dolar wajib dipertimbangkan ulang. Bukan soal dirimu gak boleh resign. Akan tetapi, sekarang mungkin bukan waktu yang tepat. Tunggu sampai badai ekonomi reda karena kamu pun pasti tak mau hidup susah setelahnya.



![[QUIZ] Kata-Kata Bijak dari Upin Ipin untukmu Hari Ini](https://image.idntimes.com/post/20260219/upload_364f6cfcda3c45a3f508c83f2b65a0c1_fdda4234-c8dc-46a4-a92c-a66af2a1b779.jpg)
![[QUIZ] Kata-Kata Bijak Opah untukmu Hari Ini](https://image.idntimes.com/post/20251202/20251202_125225_f77d6ab7-2c7d-4d6f-8c39-9fd0888adc20.jpg)
![[QUIZ] Isi Galerimu Mengungkapkan Segala Hal yang Perlu Kamu Tahu](https://image.idntimes.com/post/20250525/pexels-photo-4549415-1c0df594c0e239c2a234911c5947aff7.jpeg)
![[QUIZ] Cerita Upin Ipin ini Tunjukkan Apakah Kamu Berempati atau Tidak](https://image.idntimes.com/post/20260219/upload_dda55f3afb4c689a82a3ce23e66a8e05_d55d8904-977f-468f-8e13-b9bed74694f6.jpg)
![[QUIZ] Ini Arti dari Genre Lagu yang Kamu Putar Tiap Hari Itu](https://image.idntimes.com/post/20260605/pexels-silverkblack-36765688_8b4ea687-b8a7-410a-b916-7c7ab91382ca.jpg)
![[QUIZ] Cek Apakah Kamu Terlalu Narsis atau Gak di Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20260129/upload_3094b84f775250d7984a1c8a6f065de5_5c14dc23-43a9-42a3-aa8d-afdec9e67d1d.jpg)
![[QUIZ] Kami Tahu Kamu Tipe Pencari Damai atau Pemicu Konflik](https://image.idntimes.com/post/20260605/pexels-keira-burton-6147233_71fd162b-1878-4566-9d13-c897e7d0e4be.jpg)
![[QUIZ] Sudah 6 Bulan di Tahun ini, Kamu Bakal Tetap Hoki atau Gak?](https://image.idntimes.com/post/20260217/pexels-rdne-6691752_28e669f7-77d8-4324-9b40-ada48fe6caaa.jpg)


![[QUIZ] Seberapa Mampu Kamu Melewati Bulan Juni Ini?](https://image.idntimes.com/post/20260606/pexels-rdne-8370328_3a9cc1b2-71c0-487f-9f45-227e8535f501.jpg)




![[QUIZ] Buket Bunga Favorit Pancarkan Hal Terbaik dari Dirimu](https://image.idntimes.com/post/20250816/2147742983_979bcdd6-f286-445a-b8e1-b72084cb1ced.jpg)