Comscore Tracker

Buat Para Workaholic, Ini 5 Tips Bagi Waktu Antara Karier dan Keluarga

Supaya kamu tidak keteteran 

Tidak bisa dimungkiri semakin ke sini kita memiliki tanggung jawab besar terhadap pekerjaan. Tanggung jawab besar itulah yang sering menguras waktu dan tenaga kita untuk bekerja. Apalagi kesibukan setiap hari dari berangkat pagi pulang petang, lembur sampai malam, perjalanan bisnis, dan tuntutan pekerjaan yang lain tentunya akan menyita waktumu lebih banyak.

Sehingga momen kebersamaanmu dengan keluarga seringkali menjadi korban. Tidak jarang waktu weekend yang seharusnya digunakan untuk berkumpul bersama harus terampas oleh pekerjaan tersebut. Nah, supaya nggak keteteran baca nih 5 tips bagi waktu antara karier dan keluarga di bawah ini. 

1. Hindari untuk menunda pekerjaan 

Buat Para Workaholic, Ini 5 Tips Bagi Waktu Antara Karier dan Keluargapexels.com/Ivan Samkov

Kebiasaan menunda-pekerjaan ini sepertinya sering kita lakukan. Yuk mulai sekarang hilangkan kebiasaan tersebut. Segera selesaikan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawabmu di kantor, jangan malas-malasan, dan selesaikan secara tepat waktu. Jangan sampai deh waktu di rumah yang seharusnya dumanfaatkan untuk berkumpul dengan keluarga tapi malah sibuk dengan segudang pekerjaan yang nggak terselesaikan. 

2. Jangan lupa sisihkan waktu untuk liburan bersama 

Buat Para Workaholic, Ini 5 Tips Bagi Waktu Antara Karier dan Keluargapexels.com/pixabay

Supaya urusan kariermu dengan keluarga tetap seimbang, jangan lupa sisihkan harimu dengan melakukan liburan bersama. Sempatkan waktumu di akhir pekan dengan melakukan perjalanan entah itu berwisata alam, pergi ke pantai, wisata kuliner, atau kegiatan lain bersama keluarga kecilmu. Setidaknya dengan menyempatkan waktu untuk berlibur dapat membuat pikiran lebih fresh dan bisa mengembalikan semangat untuk bekerja esok hari. 

Baca Juga: 5 Life Skill Ini Patut Kamu Miliki untuk Mendukung Karier dan Hidupmu

3. Ingat keluarga adalah prioritas 

Buat Para Workaholic, Ini 5 Tips Bagi Waktu Antara Karier dan Keluargapexels.com/Harrison Haines

Biar bagaimana pun jadikan keluarga menjadi prioritas utama. Sesibuknya kamu dalam bekerja dan memiliki ambisi besar untuk mencapai target pekerjaan, jadikan keluarga nomor satu di hatimu. Ingat ya di rumah ada anak, istri atau suami yang masih membutuhkan kasih sayang dan perhatianmu.

Eitss... tapi bukan berarti kamu menjadi tidak profesional dalam berkarier, namun tetaplah ingat sesibuknya kamu bekerja keluarga adalah harta paling berharga yang harus dijaga.  

4. Buatlah jadwal rencana kegiatan 

Buat Para Workaholic, Ini 5 Tips Bagi Waktu Antara Karier dan Keluargaunsplash.com/Estée Janssens

Nah tips selanjutnya yang bisa kamu coba yaitu membuat jadwal rencana kegiatan. Kamu bisa membuat list atau jadwal yang berisi tanggung jawab dan kegiatan apa saja yang kamu lakukan di esok hari. Misalnya jadwal mengantar dan menjemput anak ke sekolah sampai jadwal meeting di kantor. 

Nah dengan membuat jadwal kegiatan, kamu akan mengetahui gambaran aktivitas apa yang kamu lakukan. Jalankan jadwal tersebut dengan disiplin sehingga kamu bisa menyeimbangkan waktu antar keduanya.  

5. Ambil jatah cuti, kenapa tidak? 

Buat Para Workaholic, Ini 5 Tips Bagi Waktu Antara Karier dan Keluargapexels.com/pixabay

Setiap pekerja pasti memiliki jatah cuti, termasuk kamu bukan? Nah jangan ragu-ragu deh memanfaatkan jatah cutimu tersebut untuk melakukan liburan bersama keluarga, atau memanfaatkan untuk datang di acara-acara penting seperti datang ke pernikahan saudara. So, jangan sungkan mengambil jatah cutimu ya dengan begitu kamu bisa memiliki waktu lebih untuk keluarga. 

Itulah guys 5 tips seimbangkan waktu antara urusan pekerjaan dan keluarga. So, sesibuknya kamu dalam bekerja jangan lupakan keluarga kecilmu ya! 

Baca Juga: Penting! 5 Cara Agar Kehidupan Karier dan Keluarga Bisa Seimbang

Ruhil Sabrina Photo Verified Writer Ruhil Sabrina

find me on instagram : @ruhilsabrina

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya