Comscore Tracker

8 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya dengan Baik

Biar gak gelagapan kalau ditanya..

Tidak bisa dimungkiri, interview kerja adalah tahap rekrutmen yang jadi momok banyak orang. Berhadapan langsung dengan HRD atau user, bisa bikin deg-degan seolah-olah kita sedang dinilai secara langsung. Pertanyaan-pertanyaan mereka pun bisa menjebak kita ke jawaban yang menunjukkan kepribadian khusus.

Namun, kamu tidak perlu takut. IDN Times akan membantumu dengan beberapa pertanyaan interview kerja dan bagaimana cara menjawabnya dengan baik. Yuk, simak dibawah ini ulasannya!

1. "Pada pekerjaan sebelumnya, apakah kamu pernah gagal memenuhi target atau deadline? Kalau iya, apa alasanmu pada atasan?"

8 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya dengan BaikUnsplash/LinkedIn Sales Navigator

Jika menemui pertanyaan seperti ini, ceritakanlah banyak cara yang kamu lakukan untuk menghadapi masalah. Misalnya, kamu harus mendapatkan lima data dalam waktu sehari. Sementara, kamu gagal mendapatkan satu data lagi. Kamu bisa mengubah pola ceritanya menjadi keberhasilanmu mengambil empat data ketimbang drama-drama untuk mendapatkan satu data yang tersisa.

Jadikan kisah gagalmu itu hanya sebagai tambahan. Berceritalah dengan hati-hati dan tak perlu emosi membumbui cerita. Hal-hal dramatis justru akan memberi kesan negatif. Soalnya, kamu perlu menunjukkan ketangguhanmu ketimbang kesedihan yang terjadi.

2. "Ceritakan hal yang paling unik dari hubungan kedua orangtuamu!"

8 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya dengan BaikUnsplash/rawpixel

Apa yang kamu ceritakan tentang hubungan kedua orangtua, bisa menjadi gambaran bagaimana bekerja nanti. Misalnya saja, orangtuamu saling tergantung saat bersama dan bisa mandiri saat harus sendirian. Ini menunjukkan kalau kamu punya potensi bekerja dalam tim yang baik.

Akan lebih cemerlang lagi kalau kamu menjelaskan lebih dalam hal unik tersebut ke dalam contoh yang bervariasi dan sudut pandang yang berlawanan. Dari sini, tergambar karakter yang sensitif dan mampu berkarya secara mandiri atau bekerja sama. 

3. "Kalau diberi kesempatan mengemban proyek, pilih yang temanya pasti sukses atau yang biasa-biasa saja tapi penuh tantangan?"

8 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya dengan BaikUnsplash/rawpixel

Jika kamu memilih opsi yang kedua, selamat! Kemungkinan kamu diterima bisa saja lebih tinggi. Tidak sekedar memilih, sudah sepantasnya kamu memberikan alasan disertai analisis atas jawabanmu itu. Ini membuatmu semakin meyakinkan dan percaya diri di depan orang HRD atau user.

Alangkah baiknya lagi, kalau kamu menunjukkan sikap positif saat dihadapkan pada tugas berat dan menantang. Kemampuan beradaptasi dan keahlian profesionalmu tidak akan diragukan lagi.

4. "Saat sudah kerja keras mengerjakan proyek, ada teman yang curang atau mengaku-aku. Efeknya, dia yang mendapatkan prestasi. Apa reaksimu?"

8 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya dengan BaikUnsplash/Charles 🇵🇭

Dari pertanyaan semacam ini, HRD atau user bisa memprediksi reaksimu dalam menghadapi masalah. Selain itu, bagaimana kamu mempertahankan hak-hakmu juga bisa ditelisik. Karena itu, jawaban yang terlihat pasrah pasti akan kurang bernilai di mata pewawancara.

Jawablah pertanyaan ini dengan tegas dan tanpa nada keluhan. Ceritakan pengalamanmu secara profesional, bukan mengarah pada curhatan pribadi. Hati-hati dengan penggunaan kalimat dan pilihan kata-kata. Ini untuk menunjukkan sosokmu yang bisa diandalkan dalam menyelesaikan masalah dan peka terhadap situasi lingkungan.

Baca Juga: 6 Trik Wawancara Kerja yang Bikin HRD Terpikat, Pasti Diterima Deh!

5. "Saat memilih pekerjaan, kriteria apa yang selalu kamu ambil sampai yakin melamarnya?"

8 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya dengan BaikUnsplash/Harps Joseph

Jangan jadikan satu hal semata-mata sebagai kriteria pekerjaanmu. Sebut saja, gaji yang tinggi. Tipe pertanyaan model ini seharusnya bisa menunjukkan dirimu yang tanggung jawab, motivasi kerjanya tinggi, dan punya potensi jadi pemimpin.

Terlalu fokus pada satu kriteria malah membuat pilihanmu makin sempit. Padahal, tantangan karier dewasa ini sangat kompleks. Hal ini pasti kamu rasakan saat kariermu menanjak. Cobalah membuat jawaban yang realistis, terbuka mempelajari tugas yang lain, fleksibel, toleransi, dan berani menghadapi risiko.

6. "Kalau kamu jadi HRD atau user yang mewawancarai, calon karyawan seperti apa yang kamu cari?"

8 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya dengan BaikUnsplash/Christin Hume

Dalam hal ini, hendaknya kamu dituntut punya pengetahuan akan kriteria calon karyawan yang baik dan tidak subyektif atau sekedar membela diri. Kualifikasi, reputasi, kemampuan adaptasi, kepribadian, dan sikap adalah poin yang sebaiknya kamu lemparkan. Dengan begitu, kamu memiliki kesan kalau kamu pun memilikinya.

Percaya dirilah dan berpikir jernih. Lebih bagus lagi, kalau kamu punya gambaran karakter yang didapat dari orang-orang sukses. Kamu akan dianggap bisa belajar dengan cepat. Perusahaan mana yang tidak ingin menjadikan karyawan pembelajar sebagai aset?

7. "Saat ada masalah di lingkungan kerja, bagaimana caramu mengatasinya?"

8 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya dengan BaikUnsplash/Naomi Hutchinson

Idealnya, masalah hadir bukan untuk dihindari. Masalah ada untuk dihadapi dan diselesaikan penuh tanggung jawab. Sekalinya kamu melontarkan pernyataan yang sifatnya mencari aman, maka kesan yang muncul pun kurang positif.

Bila menemui kasus seperti ini, ceritakan saja apa yang kamu alami saat menghadapi problema di lingkungan kerja. Tidak mungkin kamu tidak punya masalah. Pasti ada. Untuk masalah yang sensitif, kamu boleh menggunakan ungkapan kasual atau segar. Ini agar terlihat fleksibel dan punya kemampuan negoisasi.

8. "Jika harus mengambil sebuah keputusan besar, ceritakan apa yang harus kamu lakukan untuk membuatnya!"

8 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya dengan BaikUnsplash/Kenan Buhic

Jangan takut mengemukakan jawaban yang sifatnya pengorbanan diri akan hal-hal yang kamu sukai. Bila diuraikan dengan alasan dan analisis yang rasional, HR atau user mudah melihatmu sebagai pengambil risiko yang ulung namun realistis. Kamu memperlihatkan mampu melihat potensi di masa depan namun tetap mempertimbangkan minat.

Di sisi lain, kemampuan utamamu tetap bisa dimanfaatkan untuk perkembangan karier. Kepribadian fokus dan sensitif pada perkembangan terkini pun semakin memancar kuat.

Itu dia delapan pertanyaan interview kerja dan juga cara menjawabnya yang benar, supaya kamu dapat diterima kerja langsung ya. Apa kamu pernah mendapat pertanyaan tersebut sebelumnya dan merasa gelagapan? Ayo, sekarang lebih bersiap-siap supaya pekerjaan impian mudah didapat!

Baca Juga: Terlihat Sepele, 14 Kebiasaan Pelamar Kerja Ini Paling Bikin HRD Sebel

Topic:

  • Febriyanti Revitasari
  • Pinka Wima
  • Wendy Novianto
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya