Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Tanaman Hias Beracun yang Sering di Rumah, Jauhkan dari Anak dan Anabul

ilustrasi jenis tanaman hias beracun
ilustrasi jenis tanaman hias beracun (pexels.com/ROCKETMANN TEAM)
Intinya sih...
  • Tanaman sri rejeki mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menyebabkan sensasi terbakar pada mulut dan tenggorokan.
  • Lidah mertua mengandung saponin yang beracun jika tertelan, menimbulkan gejala seperti mual, muntah, dan diare.
  • Tanaman dolar memiliki getah beracun yang bisa mengiritasi kulit, sehingga perlu menggunakan sarung tangan saat merawatnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mempercantik sudut ruangan dengan hijaunya dedaunan memang sedang menjadi tren gaya hidup yang sangat populer saat ini. Namun, di balik estetikanya yang menawan, kamu perlu menyadari bahwa ada jenis tanaman hias beracun yang mungkin tanpa sengaja sudah tertata rapi di dalam ruang tamu atau balkonmu. Kesadaran akan bahaya tersembunyi ini sangat penting agar hobi berkebunmu gak berubah menjadi petaka bagi penghuni rumah.

Memiliki rumah yang asri tentu menjadi impian semua orang, apalagi jika tanaman tersebut bisa membersihkan udara secara alami. Kamu mungkin sering membeli tanaman hanya berdasarkan bentuk daunnya yang unik atau warnanya yang kontras tanpa mengecek tingkat keamanannya terlebih dahulu. Padahal, kewaspadaan ekstra sangat diperlukan terlebih jika kamu memiliki anak kecil yang sedang aktif mengeksplorasi benda di sekitarnya atau hewan peliharaan yang gemar menggigit dedaunan.


1. Efek melepuh dari paparan sri rejeki

ilustrasi aglaonema silver bay (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi aglaonema silver bay (pexels.com/cottonbro studio)

Tanaman yang sangat populer di Indonesia ini ternyata menyimpan kandungan kristal kalsium oksalat yang cukup berbahaya bagi manusia dan hewan. Jika kamu atau si kecil tak sengaja menggigit bagian daun atau batangnya, getahnya dapat menyebabkan sensasi terbakar yang hebat pada area mulut dan tenggorokan. Selain rasa sakit yang luar biasa, paparan getah ini juga memicu pembengkakan kelenjar ludah yang bisa menghambat jalur pernapasan dalam kasus yang parah. Oleh karena itu, kamu sebaiknya meletakkan pot tanaman ini di area yang jauh dari jangkauan agar keindahannya gak mencelakai siapa pun.

2. Lidah mertua yang menyimpan saponin

ilustrasi lidah mertua (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi lidah mertua (pexels.com/cottonbro studio)

Lidah mertua atau Sansevieria dikenal sebagai tanaman tangguh yang sangat efektif menyerap polusi udara di dalam ruangan. Sayangnya, tanaman ini mengandung senyawa kimia bernama saponin yang bisa menjadi racun jika sampai tertelan oleh anggota keluarga atau hewan kesayanganmu. Gejala yang biasanya muncul setelah terpapar racun ini adalah mual, muntah, hingga diare yang cukup mengganggu metabolisme tubuh. Kamu tetap bisa merawatnya dengan aman asalkan memastikan penempatannya berada di rak yang tinggi dan sulit diakses oleh anak-anak maupun anjing dan kucing.


3. Bahaya getah tanaman dolar (Zamioculcas Zamiifolia)

ilustrasi ZZ plant (pexels.com/Thirdman)
ilustrasi ZZ plant (pexels.com/Thirdman)

Tanaman dolar seringkali dipilih sebagai penghias meja kerja karena tampilannya yang mengilap dan perawatannya yang sangat mudah. Namun, kamu harus berhati-hati saat melakukan pemangkasan karena seluruh bagian dari tanaman ini mengandung senyawa beracun yang bisa mengiritasi kulit. Jika getahnya terkena kulit yang sensitif, kamu mungkin akan merasakan gatal-gatal, kemerahan, hingga sensasi perih seperti terbakar matahari. Sangat disarankan bagi kamu untuk selalu memakai sarung tangan pelindung saat merawatnya agar terhindar dari kontak langsung dengan cairan di dalam batangnya.


4. Keindahan kuping gajah yang perlu diwaspadai

ilustrasi Anthurium clarinervium (instagram.com/small_potter)
ilustrasi Anthurium clarinervium (instagram.com/small_potter)

Kuping gajah (anthurium) memiliki daun lebar yang sangat ikonik dan sering menjadi pusat perhatian di taman rumah minimalis. Di balik kemegahan daunnya, tanaman ini membawa risiko kesehatan karena kandungan kalsium oksalatnya yang cukup tinggi, lho. Apabila ada bagian tanaman yang tertelan, hal ini dapat menyebabkan pembengkakan pada lidah dan mukosa mulut yang sangat menyakitkan bagi siapa saja yang mengalaminya. Itulah mengapa kamu perlu memberikan edukasi kepada orang-orang di rumah untuk gak sembarangan menyentuh atau memetik daunnya tanpa alat pelindung yang memadai, ya.

5. Ancaman serius dari bunga lily untuk hewan peliharaan

ilustrasi lily of the valley (unsplash.com/Julia Kicova)
ilustrasi lily of the valley (unsplash.com/Julia Kicova)

Bunga lily kerap jadi pilihan utama untuk mempercantik rangkaian bunga di dalam vas karena aromanya yang harum dan bentuknya yang elegan. Namun, kamu harus benar-benar waspada jika memelihara kucing di dalam rumah karena bunga ini sangat toksik bagi sistem pencernaan dan ginjal mereka. Menelan sedikit saja bagian dari bunga, daun, atau bahkan meminum air di dalam vasnya dapat menyebabkan gagal ginjal akut pada kucing kesayanganmu. Pastikan kamu memilih jenis bunga lain yang lebih aman jika ingin menghadirkan suasana segar di dalam rumah tanpa membahayakan nyawa hewan peliharaan.

6. Philodendron dan risiko iritasi saluran cerna

ilustrasi philodendron di sudut ruangan
ilustrasi philodendron di sudut ruangan (pexels.com/Andrea Davis)

Philodendron adalah salah satu tanaman hias yang paling banyak dikoleksi oleh para pecinta tanaman karena varietasnya yang sangat beragam. Meski terlihat sangat cantik saat merambat di dinding, kamu perlu tahu bahwa tanaman ini mengandung zat yang bisa memicu pembengkakan di saluran pencernaan jika dikonsumsi. Reaksi yang muncul biasanya berupa nyeri hebat saat menelan dan hilangnya suara untuk sementara waktu akibat iritasi pada pita suara. Kamu sebaiknya memastikan tanaman ini merambat di area yang tinggi agar keindahannya tetap bisa dinikmati tanpa menimbulkan risiko kesehatan bagi penghuni rumah, ya.

7. Kecubung yang memiliki efek halusinogen berbahaya

ilustrasi kecubung - datura (flickr.com/Martha Koteff)
ilustrasi kecubung - datura (flickr.com/Martha Koteff)

Kecubung sering ditanam karena bunganya yang berbentuk terompet terlihat sangat unik dan cantik saat mekar sempurna. Padahal, tanaman ini masuk dalam kategori tanaman hias yang sangat berbahaya karena mengandung senyawa alkaloid seperti atropin dan skopolamin, lho. Jika tertelan, racun ini dapat menyebabkan detak jantung meningkat drastis, pupil mata melebar, hingga halusinasi yang sangat mengganggu kesadaran manusia. Kamu harus ekstra hati-hati dan mungkin sebaiknya menghindari menanam tanaman ini di area rumah demi menjaga keamanan dan keselamatan seluruh anggota keluarga.

Guys, kalau kamu mendapati seseorang atau hewan peliharaan gak sengaja mengonsumsi bagian dari tanaman di atas, segera bersihkan sisa tanaman dari mulut dan hubungi layanan medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama yang tepat, ya. Jadi, sebaiknya pahami karakteristik setiap tanaman yang kamu miliki agar bisa meminimalisir kemungkinan terburuk. Semoga dengan pengetahuan yang cukup mengenai daftar tanaman hias beracun ini, kamu tetap bisa menikmati hobi dekorasi rumah tanpa harus merasa cemas akan keselamatan orang-orang tersayang. Happy gardening!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

10 Ide Kado Valentine 2026 Anti Mainstream buat Cowok, Auto Happy!

13 Feb 2026, 23:30 WIBLife