Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Jenis Fittonia yang Cantik dan Cocok untuk Menghias Ruangan, Elegan!

5 Jenis Fittonia yang Cantik dan Cocok untuk Menghias Ruangan, Elegan!
ilustrasi tanaman fittonia (pexels.com/HOÀNG VŨ)
Intinya Sih
  • Fittonia dikenal sebagai tanaman hias daun asal Amerika Selatan dengan pola urat kontras menyerupai jaringan saraf, cocok untuk dekorasi ruangan berkat ukurannya yang kecil dan warna daunnya yang beragam.
  • Lima varietas populer meliputi Fittonia argyroneura, frankie, juanita, angel snow, dan red anne; masing-masing menonjolkan kombinasi warna unik dari putih keperakan hingga merah muda cerah.
  • Setiap jenis fittonia memiliki kebutuhan cahaya dan kelembapan berbeda agar warnanya tetap tajam, menjadikannya pilihan ideal bagi pecinta tanaman indoor yang ingin mempercantik ruang secara elegan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Fittonia atau yang sering dijuluki sebagai nerve plant merupakan salah satu tanaman hias daun yang sangat populer saat ini. Tanaman hias mini asal hutan hujan Amerika Selatan ini digemari karena pola urat daunnya yang sangat kontras, menyerupai jaringan saraf atau jala yang rumit. Ukurannya yang cenderung kompak dan tidak memakan banyak tempat membuatnya sangat cocok dijadikan pemanis meja kerja, dekorasi rak buku, hingga tanaman utama dalam ekosistem terarium.

Selain visualnya yang memikat, fittonia juga dikenal sebagai tanaman yang unik karena bisa layu terkulai saat kekurangan air, lalu segar kembali dalam hitungan jam setelah disiram. Daya tarik utamanya terletak pada keberagaman kultivar yang menawarkan kombinasi warna luar biasa, mulai dari hijau pekat, putih bersih, merah menyala, hingga merah muda yang lembut. Jika kamu tertarik untuk mengoleksinya, berikut ini beberapa jenis fittonia yang patut kamu jadikan sebagai koleksi.

1. Fittonia argyroneura

ilustrasi fittonia argyroneura
ilustrasi fittonia argyroneura (pexels.com/Koi san)

Fittonia argyroneura adalah varietas klasik yang paling sering dijumpai dan menjadi pionir populernya tanaman saraf ini di kalangan pecinta tanaman hias. Jenis ini memiliki daun berwarna hijau tua yang segar dengan guratan urat daun berwarna putih keperakan yang sangat tegas dan rapi. Kontras warna yang dihasilkan memberikan kesan minimalis sekaligus elegan, sehingga sangat mudah dipadukan dengan berbagai jenis pot, terutama pot berbahan keramik putih atau tanah liat.

Tanaman ini tumbuh merambat dan cenderung membentuk rumpun yang padat jika rutin dipangkas secara berkala. Di habitat aslinya, varietas ini menyukai kelembapan tinggi dan intensitas cahaya tidak langsung yang terang agar warna putih pada urat daunnya tetap cerah. Fittonia argyroneura sangat direkomendasikan bagi pemula karena daya tahannya yang relatif lebih stabil dibandingkan beberapa kultivar berwarna cerah lainnya.

2. Fittonia frankie

ilustrasi fittonia frankie
ilustrasi fittonia frankie (pexels.com/diana ram)

Jika kamu menyukai tanaman hias dengan nuansa feminin, fittonia frankie adalah pilihan yang sangat sempurna. Kultivar unik ini didominasi oleh warna merah muda atau pink lembut yang menyelimuti hampir seluruh permukaan daunnya. Uniknya, warna hijau tua pada varietas ini tidak lagi berbentuk urat daun, melainkan hanya tersisa sebagai tepian tipis di sepanjang pinggiran daun yang bergelombang.

Perpaduan warna tersebut membuat fittonia frankie terlihat sangat mencolok dan kontras saat diletakkan di antara tanaman hijau lainnya. Untuk mempertahankan mutasi warna pink yang pekat ini, kamu perlu meletakkannya di tempat yang menerima cahaya tidak langsung dalam jumlah cukup banyak. Kekurangan cahaya matahari dapat memicu daunnya kehilangan pigmen merah muda dan perlahan kembali berubah menjadi dominan hijau.

3. Fittonia juanita

ilustrasi fittonia juanita
ilustrasi fittonia juanita (commons.wikimedia.org/Krzysztof Ziarnek, Kenraiz)

Fittonia juanita merupakan varietas bertubuh ringkas yang menawarkan estetika berani melalui kombinasi warna merah tua yang menyala. Daunnya yang berwarna hijau gelap pekat menjadi latar belakang yang sempurna bagi urat-urat daun berwarna merah terang atau fuksian. Guratan garis pada varietas juanita ini biasanya terlihat lebih tebal dan lebar dibandingkan dengan varietas berurat putih, memberikan kesan visual yang dramatis.

Varietas ini sangat populer digunakan sebagai aksen warna dalam pembuatan lanskap mini atau ekosistem terarium kaca tertutup. Karena ukuran daunnya yang cenderung lebih lebar dibandingkan jenis mini lainnya, juanita mampu menyerap kelembapan udara dengan sangat baik. Perawatannya membutuhkan media tanam yang gembur dan selalu lembap, namun pastikan pot memiliki drainase yang baik agar akar tidak membusuk.

4. Fittonia angel snow

ilustrasi fittonia angel snow
ilustrasi fittonia angel snow (stevesleaves.com)

Sesuai dengan nama indahnya, fittonia angel snow menampilkan keindahan visual yang murni dan menyejukkan mata seperti hamparan salju. Karakteristik utama dari kultivar ini adalah dominasi warna putih krem yang sangat pekat pada urat daunnya, bahkan sering kali melebar hingga menyelimuti sebagian besar permukaan daun. Warna hijau aslinya hanya terlihat mengintip sedikit di bagian tengah dan tepi luar daun.

Kombinasi warna putih yang dominan ini membuat angel snow sangat efektif untuk mencerahkan sudut-sudut ruangan yang cenderung gelap atau monoton. Pertumbuhannya tergolong sedikit lebih lambat dibandingkan varietas berdaun hijau penuh karena kandungan klorofilnya yang lebih sedikit. Oleh karena itu, letakkan tanaman ini di area dengan pencahayaan tidak langsung yang stabil agar proses fotosintesisnya tetap berjalan optimal.

5. Fittonia red anne

ilustrasi fittonia red anne
ilustrasi fittonia red anne (pexels.com/Ceyda Eser)

Fittonia red anne adalah varietas mini yang sangat menggemaskan dengan karakteristik daun berukuran kecil dan tumbuh sangat rapat satu sama lain. Daun-daun mungilnya dihiasi oleh jaringan urat berwarna merah muda kemerahan yang sangat intens dan tajam. Bentuk daunnya cenderung agak oval dengan tepian yang sedikit mengeriting, memberikan tekstur visual yang kaya dan menarik saat dilihat dari dekat.

Karena pertumbuhannya yang kompak dan tidak cepat meninggi, red anne menjadi pilihan utama untuk diletakkan di pot gantung kecil atau pot meja berukuran mini. Tanaman ini sangat sensitif terhadap udara kering dari pendingin ruangan AC, sehingga penyemprotan air secara misting secara rutin sangat disarankan. Keindahan warnanya akan tetap terjaga prima jika kebutuhan air harian dan kelembapan udaranya terpenuhi secara konsisten.

Kelima jenis fittonia di atas membuktikan bahwa keindahan tanaman hias tidak selalu diukur dari ukuran daun yang besar atau bunga yang merekah, melainkan bisa terpancar dari detail guratan daun yang menakjubkan. Dengan memilih varietas yang sesuai dengan selera, kamu bisa menciptakan sebuah taman mini dalam ruangan yang kaya akan tekstur dan warna.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More