5 Tips Menghilangkan Bau Keringat Membandel Pada Baju

- Bau keringat membandel dapat muncul kembali karena sisa keringat, minyak tubuh, dan bakteri menempel pada serat kain meski pakaian sudah dicuci dan diberi pewangi.
- Rendam pakaian 15–30 menit sebelum mencuci, lalu fokuskan deterjen cair dan gosokan lembut pada area ketiak untuk membantu mengangkat penumpukan kotoran.
- Gunakan cuka putih secara terpisah dari pemutih klorin saat pembilasan, prioritaskan pembersihan daripada pewangi, dan pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan.
Baju yang sudah dicuci, dikeringkan, bahkan diberi pewangi, kadang begitu dipakai beberapa menit justru muncul bau keringat lagi. Kondisi seperti ini cukup bikin frustrasi, apalagi kalau pakaian tersebut sebenarnya masih terlihat bersih. Masalahnya, bau keringat yang membandel tidak selalu berarti baju kurang bersih.
Ada kalanya sisa keringat, minyak tubuh, dan bakteri sudah terlanjur menempel pada serat kain. Sehingga aroma tidak sedap tetap muncul meski pakaian sudah dicuci. Mencuci baju dengan deterjen dan pewangi saja terkadang belum cukup untuk mengatasi bau keringat yang sulit hilang. Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba di rumah.
1. Rendam baju sebelum dicuci

Kalau bau keringat sudah cukup kuat, jangan langsung memasukkan baju ke mesin cuci. Coba lakukan perendaman terlebih dahulu agar kotoran dan sisa keringat yang menempel pada serat kain lebih mudah terangkat. Masukkan baju ke dalam ember berisi air dan tambahkan deterjen sesuai petunjuk pada kemasan.
Pastikan seluruh bagian pakaian yang berbau terendam dengan baik. Diamkan selama kurang lebih 15–30 menit sebelum dicuci seperti biasa. Untuk pakaian yang memiliki bau sangat kuat di bagian ketiak, kamu bisa memberikan perhatian ekstra pada area tersebut. Oleskan sedikit deterjen cair pada bagian dalam ketiak, lalu gosok perlahan menggunakan tangan atau sikat berbulu lembut.
2. Manfaatkan cuka putih untuk membantu menetralisir bau

Cuka putih sering digunakan sebagai salah satu bahan rumah tangga untuk membantu mengurangi bau yang menempel pada kain. Kandungan asam asetatnya dapat membantu mengatasi residu tertentu yang tertinggal setelah penggunaan deterjen. Kamu bisa menambahkan cuka putih secukupnya pada tahap pembilasan.
Setelah selesai dicuci, aroma cuka biasanya akan berkurang ketika pakaian dikeringkan. Cara lain adalah membuat larutan cuka yang encer, kemudian gunakan untuk merendam pakaian sebentar. Namun, jangan mencampurkan cuka dengan pemutih berbahan klorin. Kombinasi tersebut dapat menghasilkan gas berbahaya. Jika menggunakan produk pembersih lain, lebih aman menggunakannya secara terpisah, ya!
3. Jangan langsung mengandalkan pewangi pakaian

Saat baju bau, refleks pertama yang mungkin dilakukan adalah menuangkan lebih banyak pewangi. Padahal, pewangi tidak selalu menyelesaikan sumber masalah. Produk pewangi pada dasarnya memberikan aroma, bukan menggantikan proses pencucian yang bertujuan menghilangkan kotoran dan residu.
Jika bau keringat masih tertinggal di serat kain, aroma pewangi hanya akan bercampur dengan bau tersebut. Akibatnya, baju memang terasa wangi saat baru keluar dari mesin cuci, tapi beberapa saat setelah dipakai, aroma keringat kembali muncul. Karena itu, prioritaskan proses membersihkan pakaian terlebih dahulu. Setelah pakaian benar-benar bersih, kamu boleh menggunakan pewangi sesuai kebutuhan.
4. Keringkan baju sampai benar-benar kering

Baju yang masih lembap lalu langsung dilipat atau dimasukkan ke lemari bisa menjadi tempat yang nyaman bagi mikroorganisme. Inilah salah satu alasan pakaian yang sebenarnya sudah dicuci bisa kembali beraroma kurang sedap. Setelah dicuci, segera jemur pakaian dan pastikan bagian yang tebal atau sulit kering mendapatkan sirkulasi udara yang cukup.
Balik pakaian jika diperlukan agar bagian dalam, terutama area ketiak, tidak lembap. Jangan menumpuk pakaian basah terlalu lama setelah mesin cuci selesai. Jika kamu sedang sibuk, setidaknya keluarkan pakaian dari mesin dan gantung sampai bisa dikeringkan dengan sempurna. Pakaian yang benar-benar kering sebelum disimpan akan lebih kecil kemungkinannya mengeluarkan bau apek atau bau keringat.
5. Bersihkan area ketiak secara lebih spesifik

Kalau bau keringat hanya muncul pada bagian tertentu, terutama ketiak, kamu tidak harus memperlakukan seluruh pakaian dengan cara yang sama. Sebelum mencuci, balik pakaian dan fokuskan pembersihan pada bagian dalam ketiak. Oleskan sedikit deterjen cair, kemudian diamkan beberapa menit.
Setelah itu, gosok lembut menggunakan jari atau sikat berbulu halus. Cara ini membantu memberikan waktu bagi deterjen untuk bekerja pada area yang memiliki penumpukan keringat dan minyak tubuh lebih banyak. Jangan menggosok terlalu keras karena serat kain bisa rusak, terutama pada pakaian berbahan tipis.
Bau keringat pada baju yang sulit hilang sebenarnya bisa diatasi dengan memperbaiki cara mencuci dan merawat pakaian, bukan sekadar menambahkan pewangi. Lima tips di atas bisa kamu coba untuk mengurangi bau yang membandel pada baju kesayanganmu. Selamat mencoba!



![[QUIZ] Kamu Tipe Jomblo yang Hidup Santai atau Gak Betah Sendirian?](https://image.idntimes.com/post/20250114/1000226752-3159a2704e4b6062c72c7e3be406df32-bbda603cae66a352ac564b11bd46f0d2.jpg)
![[QUIZ] Kamu Pasangan yang Rela Menekan Ego atau Masih Didominasi Ego?](https://image.idntimes.com/post/20260807/1000047962_42b73e9d-cf6a-4104-94e3-59095653381e.jpg)
![[QUIZ] Cek di Sini, Apakah Kamu Siap Menjalin Hubungan Serius?](https://image.idntimes.com/post/20260518/1000027852_548a45ae-a599-467b-9331-a704ec15229a.jpg)
![[QUIZ] Dari Kebiasaan Upin dan Ipin di Kampung, Kamu Tipe yang Pendendam atau Pemurung?](https://image.idntimes.com/post/20250530/upin-ipin-1-87f35002d1686dda73e55d82638c9f56-7771c6a2ddf99d5c2b32499897f284cd.jpg)
![[QUIZ] Gaya Rebahan Ungkap Seberapa Bosannya Kamu dengan Hidup Ini](https://image.idntimes.com/post/20260803/pexels-am83-16003621_0499c099-72c1-43d9-baf0-fcdafe2ceb2c.jpg)
![[QUIZ] Ini Bentuk Cinta yang Bakal Kamu Berikan Bertubi-tubi untuknya](https://image.idntimes.com/post/20260807/chermiti-mohamed-lxliwgre8gs-unsplash_f8f4f074-4f5d-4da1-8e9d-48ec80f6d804.jpg)
![[QUIZ] Jika Kamu Dihadapkan pada Masalah, Apakah Kamu Mudah Marah atau Penyabar?](https://image.idntimes.com/post/20241103/pexels-cottonbro-9063397-4c4e0935346233c8fec14261a45ff371-f82aafb3e81def6b63024239fd874d39.jpg)




![[QUIZ] Jika Kamu Menghadapi Tekanan, Apakah Kamu Mudah Bad Mood?](https://image.idntimes.com/post/20241213/pexels-karolina-grabowska-5900152-3f6be5b3265469d8a0c288e41bd8450c-288d21f286eeb66c3cfd0333d2edf965.jpg)



![[QUIZ] Kuis Gambar dan Warna Ini akan Mengungkap Emosi Apa yang Dominan Mengendalikanmu](https://image.idntimes.com/post/20250105/1000193440-b6d9334e1e3c3811a3cc761dcb8537d6.jpg)


