Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Trik Memperbaiki Sampul Buku Rusak, Bisa Pakai Alat di Rumah

4 min read
5 Trik Memperbaiki Sampul Buku Rusak, Bisa Pakai Alat di Rumah
Ilustrasi cover buku biru (pexels.com/Marta Branco)
  • Sobekan kecil dapat ditutup selotip transparan, sedangkan buku tua atau bernilai koleksi sebaiknya memakai archival tape agar perekat tidak menguning.
  • Sampul yang terlepas bisa direkatkan tipis dengan lem putih atau PVA, lalu ditekan memakai buku berat hingga kering; sudut rusak dapat diperkuat karton tipis.
  • Lipatan sampul dirapikan dengan tekanan buku berat tanpa setrika, lalu sampul dilapisi plastik transparan untuk mengurangi risiko gesekan, debu, cipratan air, dan kotoran ringan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Buku yang sering dibaca atau disimpan dalam waktu lama bisa mengalami berbagai kerusakan, mulai dari sampul terlipat, sobek di bagian tepi, hingga terlepas dari halaman. Kondisi tersebut tidak selalu berarti buku harus dibuang atau langsung dibawa ke jasa penjilidan. Beberapa kerusakan ringan pada sampul buku sebenarnya bisa diperbaiki sendiri menggunakan perlengkapan sederhana yang tersedia di rumah.

Meski demikian, proses perbaikan perlu dilakukan dengan hati-hati agar kerusakan tidak semakin parah. Pemilihan perekat, cara menekan sampul, hingga teknik merapikan bagian yang sobek dapat memengaruhi hasil akhirnya. Berikut lima trik sederhana yang bisa dicoba untuk membuat sampul buku kembali lebih rapi dan nyaman digunakan.

  1. 1. Gunakan selotip transparan untuk menutup sobekan kecil

    Ilustrasi menggunakan solatip bening
    Ilustrasi menggunakan solatip bening (pexels.com/Gustavo Fring)

    Sobekan kecil di bagian sudut atau tepi sampul merupakan salah satu kerusakan yang paling umum terjadi. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan selotip transparan berukuran tipis. Pastikan terlebih dahulu bagian yang sobek berada dalam posisi yang tepat sebelum ditempel.

    Potong selotip sedikit lebih panjang daripada area yang rusak, kemudian tempel perlahan tanpa menarik sampul terlalu kuat. Ratakan menggunakan jari atau penggaris agar tidak muncul gelembung udara. Cara ini paling cocok digunakan pada buku sehari-hari dan kerusakan yang relatif ringan.

    Jika buku memiliki nilai koleksi tinggi atau sudah cukup tua, penggunaan selotip biasa sebaiknya dihindari karena perekatnya dapat menguning seiring waktu. Untuk jenis buku tersebut, gunakan archival tape atau bahan reparasi khusus buku.

  2. 2. Rekatkan sampul yang terlepas dengan lem putih

    Ilustrasi memperbaiki sampul buku
    Ilustrasi memperbaiki sampul buku (pexels.com/Kindel Media)

    Sampul buku yang mulai terlepas dari bagian punggung biasanya terjadi karena lem lama mengering atau buku terlalu sering dibuka lebar. Kerusakan semacam ini dapat diperbaiki menggunakan lem putih atau lem PVA yang umum digunakan untuk kerajinan.

    Oleskan lem dalam jumlah tipis pada bagian sampul yang terlepas menggunakan cotton bud, tusuk gigi, atau kuas kecil. Hindari mengoleskan lem terlalu banyak karena cairannya dapat merembes ke halaman dan membuat kertas bergelombang.

    Setelah direkatkan, tutup buku dan beri tekanan menggunakan beberapa buku berat di atasnya. Diamkan hingga lem benar-benar kering. Cara ini membantu mempertahankan posisi sampul sehingga hasil perekatannya lebih kuat dan rapi.

  3. 3. Rapikan sudut sampul dengan karton tipis

    Ilustrasi merapikan sampul buku
    Ilustrasi merapikan sampul buku (pexels.com/cottonbro studio)

    Sudut buku sering menjadi bagian pertama yang rusak karena mudah terbentur atau terlipat. Jika sudut sampul sudah mulai lembek atau kehilangan bentuk, karton tipis bisa digunakan sebagai penguat sederhana.

    Potong karton sesuai ukuran bagian yang rusak. Selipkan atau tempel karton di balik sampul menggunakan sedikit lem, kemudian bentuk kembali sudutnya mengikuti garis asli sampul. Tekan perlahan sampai posisinya stabil.

    Setelah kering, bagian tersebut dapat dilapisi selotip bening atau plastik sampul agar lebih terlindungi. Teknik sederhana ini cukup efektif untuk buku pelajaran, buku catatan, maupun novel yang sering dibawa bepergian.

  4. 4. Hilangkan lipatan sampul dengan tekanan buku berat

    Ilustrasi tekanan buku yang berat
    Ilustrasi tekanan buku yang berat (pexels.com/Kindel Media)

    Sampul yang tertekuk atau terlipat sebenarnya dapat dirapikan tanpa menggunakan alat khusus. Pertama, luruskan bagian yang terlipat secara perlahan menggunakan tangan. Jangan langsung menarik atau menekannya terlalu keras karena dapat menyebabkan permukaan sampul pecah.

    Letakkan buku di atas permukaan yang rata, kemudian susun beberapa buku berat di atasnya. Diamkan selama beberapa jam atau semalaman. Tekanan tersebut membantu mengembalikan bentuk sampul secara bertahap.

    Untuk lipatan yang cukup membandel, kamu bisa meletakkan selembar kertas bersih di atas sampul sebelum diberi tekanan. Hindari menggunakan setrika secara langsung karena panas berlebihan berisiko merusak laminasi, tinta, maupun lapisan perekat pada buku.

  5. 5. Lapisi sampul dengan plastik untuk mencegah kerusakan berulang

    Ilustrasi sampul plastik
    Ilustrasi sampul plastik (pexels.com/Zeynep M.)

    Setelah sampul berhasil diperbaiki, langkah berikutnya adalah mencegah kerusakan serupa terjadi kembali. Salah satu cara termudah adalah melapisinya menggunakan plastik sampul transparan.

    Potong plastik sedikit lebih besar daripada ukuran buku, kemudian lipat bagian sisinya ke dalam sampul. Pastikan plastik tidak terlalu ketat karena dapat menarik atau membengkokkan sampul ketika buku dibuka.

    Selain melindungi dari gesekan dan debu, plastik sampul juga membantu menjaga buku dari cipratan air dan kotoran ringan. Cara ini sangat berguna untuk buku yang sering dibawa di dalam tas atau digunakan setiap hari.

    Memperbaiki sampul buku tidak selalu membutuhkan perlengkapan mahal. Selotip transparan, lem putih, karton tipis, plastik sampul, dan beberapa buku berat sudah cukup untuk menangani berbagai kerusakan ringan.

    Namun, semakin cepat kerusakan ditangani, semakin mudah pula proses memperbaikinya. Perhatikan juga jenis buku sebelum memilih metode reparasi. Buku koleksi, buku langka, atau buku dengan nilai sentimental tinggi sebaiknya ditangani lebih hati-hati dan menggunakan bahan yang aman untuk penyimpanan jangka panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More