Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

9 Tanaman Indoor Cantik untuk Dekorasi Kamar Anak Perempuan

9 Tanaman Indoor Cantik untuk Dekorasi Kamar Anak Perempuan
ilustrasi kamar anak perempuan (pexels.com/Curtis Adams)
Intinya Sih
  • Artikel membahas sembilan tanaman indoor yang cocok untuk kamar anak perempuan, dengan fokus pada keindahan, kemudahan perawatan, dan kemampuan hidup di cahaya tidak langsung.
  • Setiap tanaman seperti peace lily, calathea, fittonia, hingga oxalis memiliki karakter unik dalam warna daun, kebutuhan cahaya, serta cara penyiraman agar tetap segar dan sehat.
  • Pemilihan tanaman disarankan menyesuaikan pencahayaan kamar dan kebiasaan merawat agar ruangan terasa lebih segar, rapi, serta nyaman tanpa perlu dekorasi berlebihan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kamar anak perempuan adalah ruang personal dengan banyak fungsi, mulai dari tempat tidur sampai area belajar dan bermain. Karena itu, dekorasi yang kamu pilih sebaiknya membuat ruangan terasa nyaman, rapi, dan menenangkan. Tanaman indoor bisa membantu memberi suasana segar tanpa perlu banyak aksesori tambahan.

Ada banyak tanaman yang tetap bisa hidup di dalam kamar dengan cahaya tidak langsung. Kamu tinggal menyesuaikan pilihan tanaman dengan posisi jendela, kebiasaan menyiram, dan luas ruangan. Di bawah ini ada 9 tanaman yang cantik untuk dekorasi kamar anak perempuan, ayo simak pembahasannya!

1. Peace lily (Spathiphyllum)

ilustrasi peace lily
ilustrasi peace lily (vecteezy.com/yganko)

Daunnya hijau mengilap dan bunganya putih, jadi terlihat bersih dan tenang di kamar. Tanaman ini cukup kuat di cahaya rendah, selama masih ada cahaya masuk meski tidak terang. Kamu bisa menaruhnya di sudut kamar atau dekat jendela yang tertutup tirai tipis.

Perawatannya tidak rumit, tetapi jangan terlalu sering menyiram sampai tanahnya basah terus. Biasanya cukup siram saat permukaan tanah mulai terasa kering, lalu pastikan pot punya lubang drainase. Kalau daunnya mulai turun dan terlihat lemas, itu sering jadi tanda tanaman sedang butuh air.

2. Calathea ornata

ilustrasi tanaman calathea ornata
ilustrasi tanaman calathea ornata (pexels.com/Huy Phan)

Calathea ornata punya garis-garis pink yang membuat daunnya terlihat seperti motif kain atau lukisan. Tanaman ini cocok untuk kamar yang ingin terlihat manis, tetapi tetap elegan dan tidak berlebihan. Cahaya terbaiknya adalah terang tapi tidak langsung, jadi jangan taruh di bawah sinar matahari yang kena langsung.

Calathea juga suka udara yang agak lembap, jadi biasanya kurang cocok jika tepat di bawah hembusan AC. Kalau tepi daun mudah kering, kamu bisa menjauhkannya dari AC dan menaruh wadah air kecil di dekat pot. Sesekali bersihkan permukaan daun dengan kain lembut agar warnanya tetap terlihat jelas.

3. Fittonia (nerve plant)

ilustrasi tanaman fittonia
ilustrasi tanaman fittonia (unsplash.com/Meina Yin)

Fittonia ukurannya kecil, namun urat daunnya berwarna pink atau merah membuatnya tampak menonjol. Tanaman ini pas untuk meja belajar, rak, atau sudut kecil yang butuh aksen warna. Karena mungil, fittonia tidak membuat kamar terasa penuh.

Fittonia suka tanah yang lembap, tetapi tetap tidak suka air yang menggenang. Kalau kamu melihat fittonia cepat layu, itu biasanya karena tanahnya terlalu kering, bukan karena tanaman sakit. Setelah disiram, biasanya ia akan kembali segar dalam waktu singkat.

4. Pilea peperomioides (chinese money plant)

ilustrasi tanaman chinese money plant
ilustrasi tanaman chinese money plant (unsplash.com/Kata Urban)

Daun pilea berbentuk bulat seperti koin, jadi kesannya ceria dan rapi sekaligus. Tanaman ini cocok untuk kamar bergaya minimalis, karena bentuknya sederhana tapi unik. Pilea paling nyaman di cahaya terang tidak langsung, misalnya dekat jendela yang tidak terpapar matahari langsung.

Agar bentuknya tidak miring, putar potnya beberapa hari sekali supaya cahaya mengenai semua sisi. Siram saat tanah bagian atas mulai mengering, lalu biarkan air berlebih keluar dari bawah pot. Jika batangnya memanjang dan daunnya jarang, biasanya itu tanda pilea kurang cahaya.

5. Spider plant

ilustrasi spider plant
ilustrasi spider plant (unsplash.com/Elly M)

Spider plant punya daun panjang dengan corak hijau-putih yang terlihat segar dan ringan. Tanaman ini terkenal tahan banting, jadi cocok untuk kamar anak yang aktivitasnya tinggi. Kamu bisa menaruhnya di rak tinggi atau menggantungnya agar daun menjuntai cantik.

Perawatannya relatif mudah, cukup beri cahaya tidak langsung dan siram ketika tanah mulai mengering. Jika ujung daun mengering atau kecokelatan, coba cek apakah udara terlalu kering atau penyiramannya kurang stabil. Kadang penyesuaian kecil saja sudah membuatnya kembali sehat.

6. Syngonium pink

Syngonium pink
ilustrasi syngonium pink (commons.wikimedia.org/Mokkie)

Syngonium pink punya daun berbentuk hati dengan warna pink lembut yang memberi nuansa hangat. Tanaman ini cocok untuk kamar anak perempuan karena tampilannya manis, tetapi tetap terlihat natural. Syngonium bisa hidup di dalam ruangan, terutama jika mendapat cahaya tidak langsung yang cukup.

Kalau kamu ingin warnanya lebih keluar, taruh di tempat yang lebih terang tanpa matahari langsung. Siram saat bagian atas tanah mulai mengering, karena akar yang terlalu basah bisa membuatnya bermasalah. Syngonium juga bisa dibiarkan rimbun atau diberi penyangga kecil agar tampil lebih rapi.

7. Aglaonema pink

ilustrasi tanaman aglaonema
ilustrasi tanaman aglaonema (pixabay.com/ignartonosbg)

Aglaonema pink punya warna daun yang cerah, sehingga kamar terlihat lebih hidup tanpa harus banyak dekor tambahan. Tanaman ini termasuk yang kuat untuk indoor, dan tidak terlalu rewel jika kondisi kamarnya stabil. Cahaya terang tidak langsung biasanya membantu warna pink-nya tetap bagus.

Siram saat tanah mulai mengering, lalu jangan biarkan air menggenang di dasar pot. Jika warna daun terlihat makin pudar, kamu bisa memindahkannya sedikit lebih dekat ke sumber cahaya. Dengan perawatan yang konsisten, aglaonema pink bisa tetap cantik dalam waktu lama.

8. Mini rose indoor (Mawar mini pot)

Mawar mini
ilustrasi mawar mini (freepik.com/freepik)

Mini rose punya bunga kecil berwarna cerah seperti pink atau peach, jadi terlihat manis untuk kamar. Berbeda dari tanaman daun, mawar mini biasanya butuh cahaya lebih terang agar rajin berbunga. Karena itu, posisinya paling cocok dekat jendela yang terang.

Media tanamnya jangan sampai kering terlalu lama, tetapi juga jangan terlalu basah. Saat bunganya mulai layu, pangkas bunga yang sudah selesai agar tanaman tetap rapi dan bisa memunculkan bunga baru. Jika kamar kurang terang, mawar mini biasanya lebih sulit berbunga maksimal.

9. Oxalis triangularis

ilustrasi tanaman oxalis triangularis
ilustrasi tanaman oxalis triangularis (pexels.com/Kulbir)

Oxalis triangularis punya daun ungu berbentuk segitiga yang terlihat unik dan mudah menarik perhatian. Tanaman ini cocok untuk kamar yang ingin terlihat playful dan sedikit berbeda. Warna ungunya biasanya lebih bagus saat mendapat cahaya terang tidak langsung.

Oxalis juga dikenal punya ritme tumbuh yang kadang naik turun, jadi jangan kaget jika suatu waktu terlihat melambat. Saat daunnya menutup atau berubah posisi, itu hal normal karena ia responsif terhadap cahaya. Jika ia tampak meranggas, biasanya kamu cukup kurangi penyiraman sementara dan tunggu siklusnya kembali.

Tanaman indoor bisa membuat kamar anak perempuan terlihat lebih segar, rapi, dan nyaman ditempati. Kamu tinggal memilih tanaman yang sesuai dengan cahaya kamar dan kebiasaan merawat yang realistis. Saat pilihannya tepat, dekor kamar terasa lebih hidup tanpa harus terlihat berlebihan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us