Melansir Byrdie, menurut dokter kulit bersertifikat Purvisha Patel, MD, FAAD, "Susu telah digunakan selama berabad-abad dalam bentuk bath untuk manfaat kecantikannya. Konon Nefertiti sendiri mandi dengan susu secara teratur. Susu itu sendiri dapat membantu menenangkan ruam akibat tanaman beracun dan sengatan matahari, melembutkan sel kulit mati, menghaluskan kulit kasar, dan bahkan dapat melembapkan dan menenangkan kulit yang meradang."
Apa Itu Milk Bath Soaks? Simak Manfaat dan Tips Membuatnya!

Milk bath soaks merupakan salah satu perawatan tubuh yang semakin populer karena dikenal dapat membantu melembapkan dan menenangkan kulit. Perawatan ini biasanya menggunakan campuran susu atau bahan berbasis susu yang dipadukan dengan garam mandi, oatmeal, atau essential oil yang ramah kulit.
Milk bath dipercaya memiliki manfaat alami untuk menjaga kesehatan kulit, sehingga hingga kini masih banyak digunakan sebagai bagian dari rutinitas perawatan diri. Yuk, simak selengkapnya!
1. Pengertian milk bath

Milk bath hampir persis seperti namanya, yaitu mandi yang menggunakan campuran air hangat dengan sedikit susu cair atau susu bubuk, serta dapat ditambahkan bahan-bahan lain yang ramah kulit. Karena sebagian besar isinya tetap berupa air dan hanya membutuhkan satu hingga dua cangkir susu, perawatan ini sudah cukup untuk memberikan efek menenangkan pada kulit.
Milk bath dikenal sebagai praktik perawatan tubuh yang sederhana dan telah digunakan sejak zaman dahulu untuk membantu menutrisi kulit secara alami. Kandungan lemak dan nutrisi dalam susu memungkinkan lapisan terluar kulit menyerap kelembapan dengan lebih baik, berpadu dengan air dan minyak alami tubuh, sehingga aman dan cocok bahkan untuk jenis kulit yang sensitif.
2. Manfaat milk bath soaks

Menurut dokter kulit medis dan kosmetik Melanie Palm, MD, MBA menjelaskan, bahan-bahan lain seperti oat memiliki sifat anti-inflamasi. Namun perlu dicatat bahwa kulit sensitif dapat dengan mudah teriritasi oleh susu. Laman Healthline menjelaskan, milk bath tidak aman untuk semua orang. Hindari jika kamu memiliki kulit sensitif. Asam laktat dalam susu dapat mengiritasi kulit. Hindari juga mandi susu jika kamu demam tinggi. Kalau kamu sedang hamil, konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba mandi susu.
"Berendam di bak mandi dibandingkan dengan mandi pancuran bisa lebih efektif dalam menghidrasi kulit karena perendaman di bak mandi memberikan penggantian air yang lebih baik daripada sekadar mandi pancuran," tambah dokter kulit bersertifikat Loretta Ciraldo, MD, FAAD.
3. Bahan-bahan untuk membuat milk bath soaks

Membuat milk bath soaks cukup sederhana. Sebagian besar menggunakan bahan-bahan alami yang mungkin sudah kamu miliki di rumah. Untuk memulainya, kumpulkan bahan-bahan berikut:
- 1-2 cangkir susu bubuk
- Air hangat
- 1 cangkir oat
- 1/2 cangkir minyak
- Minyak esensial
- 1 cangkir garam Epsom
4. Cara membuat milk bath soaks

- Seperti halnya mandi biasa, langkah pertama adalah mengisi bak mandi dengan air. Ciraldo merekomendasikan suhu air hangat kuku, ia mengatakan bahwa air panas maupun dingin dapat menyebabkan kulit kering dan sebaiknya dihindari.
- Setelah mengisi bak mandi, tambahkan satu hingga dua cangkir susu bubuk pilihanmu untuk efek pelembap yang sangat dibutuhkan. Susu sapi dan susu kambing adalah dua pilihan umum. Dokter kulit bersertifikat dan ahli bedah kulit Dendy Engelman, MD, FAAD menjelaskan bahwa susu dapat membuat kulitmu terasa lebih lembut dan halus karena lemaknya menempel pada kulit.
- Langkah ini sepenuhnya opsional, tetapi oatmeal merupakan tambahan yang bagus untuk menenangkan kulit kering dan gatal. Palm umumnya tidak merekomendasikan mandi susu kepada pasiennya karena potensi reaksi alergi dan iritasi yang dapat terjadi jika seseorang sensitif terhadap susu. Sebagai gantinya, ia sering merekomendasikan mandi oatmeal koloid kepada pasien yang mengalami kondisi seperti eksim dan kulit kering.
- Ini juga opsional, tetapi untuk tambahan kelembapan, kamu mungkin ingin menambahkan sedikit minyak kelapa hangat atau minyak lain seperti alpukat, jojoba, atau zaitun. Tentu saja, ini bisa sedikit licin, jadi ingatlah untuk berhati-hati jika kamu memutuskan untuk menggunakan minyak dalam milk bath-mu.
- Jika kamu memiliki garam Epsom, jangan ragu untuk menambahkan setengah atau satu cangkir ke dalam rendaman susumu. Garam Epsom adalah pengobatan rumahan yang umum untuk nyeri sendi dan merilekskan otot.
- Beberapa orang suka meningkatkan aroma milk bath mereka dengan menambahkan beberapa tetes minyak lavender atau minyak esensial lain yang aman untuk kulit. Namun, berhati-hatilah, terutama jika kamu memiliki kulit sensitif. Palm menjelaskan, minyak esensial dapat menyebabkan alergi kontak yang parah pada beberapa pasien.
- Sebelum berendam dalam susu, gunakan tanganmu untuk sedikit mengaduk air dan bahan-bahan di dalamnya. Kemudian, berbaringlah dan rileks. Untuk hasil terbaik, usahakan berendam selama sekitar 20 hingga 30 menit.
- Setelah selesai mandi, sebaiknya kamu langsung berendam di pancuran dan membilas diri menggunakan air hangat. Dengan cara ini, kamu tidak akan meninggalkan sisa-sisa susu yang menempel.
Milk bath soaks dapat menjadi pilihan perawatan tubuh yang sederhana namun bermanfaat. Penggunaan secara rutin dan sesuai kebutuhan dapat membantu menjaga kelembapan kulit serta memberikan sensasi relaksasi. Meski demikian, penting untuk tetap memperhatikan kecocokan bahan dengan jenis kulit agar manfaat yang diperoleh dapat maksimal dan aman.



















