Benarkah Bunga Krisan Ampuh Usir Hama Tanaman? Ini Kata Para Ahli!

Krisan tertentu mengandung pyrethrin, senyawa alami pembasmi serangga yang menjadi dasar insektisida; pyrethroid merupakan versi sintetisnya.
Kandungan pyrethrin signifikan terutama terdapat pada Chrysanthemum cinerariifolium. Efek krisan hidup di taman terbatas dan tidak setara produk insektisida terkonsentrasi.
Krisan dapat ditempatkan dekat kebun atau teras sebagai pencegahan lewat aromanya, tetapi pyrethrin cepat terurai oleh sinar matahari dan pengendalian hama perlu dilakukan hati-hati.
Bunga krisan selama ini lebih dikenal sebagai tanaman hias dengan warna bunga yang cantik dan beragam. Tanaman ini juga punya aroma khas yang cukup kuat sehingga sering dikaitkan dengan kemampuannya mengusir serangga.
Namun, benarkah menanam krisan di halaman bisa membuat hama menjauh dari tanaman lain? Ternyata, ada alasan ilmiah di balik anggapan tersebut, lho, terutama karena beberapa jenis krisan mengandung senyawa bernama pyrethrin.
Meski begitu, kemampuan setiap jenis krisan dalam mengendalikan hama ternyata gak sama. Jadi, sebelum mengandalkan bunga ini sebagai pengusir hama, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui.
1. Krisan memang mengandung senyawa pembasmi serangga

ilustrasi tanaman bunga (pexels.com/Jessika Arraes) Ada alasan mengapa bunga krisan sering dikaitkan dengan pengendalian hama. Menurut U.S. Environmental Protection Agency (EPA), pyrethrin merupakan senyawa alami yang ditemukan pada tanaman krisan dan menjadi bahan dasar bagi kelompok insektisida tertentu. EPA juga menjelaskan bahwa pyrethroid merupakan versi sintetis dari pyrethrin alami tersebut. Hal ini juga diperkuat materi Colorado State University Extension yang menyebut Tanacetum cinerariifolium atau Chrysanthemum cinerariifolium sebagai sumber pyrethrum dan pyrethrin. Dalam materi tersebut, pyrethrin termasuk contoh insektisida yang sangat cepat terurai ketika terkena cahaya matahari.
Namun, keberadaan pyrethrin gak otomatis berarti setiap tanaman krisan bisa menjadi pestisida alami yang ampuh. Rhonda Kaiser, seorang master gardener dan landscape designer, menjelaskan bahwa pyrethrin bekerja paling efektif ketika kandungannya dikonsentrasikan dalam bentuk semprotan atau produk pengendali serangga. Jadi, efek tanaman krisan yang tumbuh di pot atau taman gak bisa langsung disamakan dengan insektisida berbahan pyrethrin.
2. Tidak semua jenis krisan punya kemampuan sama

ilustrasi tanaman krisan (pexels.com/Tito Zzzz) Kalau kamu ingin menanam krisan dengan tujuan membantu mengendalikan serangga, bagian ini penting diperhatikan. Menurut The Spruce, jenis yang dikenal memiliki kandungan pyrethrin dalam jumlah signifikan adalah Chrysanthemum cinerariifolium. Tanaman ini juga dikenal sebagai pyrethrum daisy atau Dalmatian daisy dan memiliki bunga dengan kelopak putih serta bagian tengah berwarna kuning.
Colorado State University Extension juga mencantumkan Tanacetum (= Chrysanthemum) cinerariifolium sebagai sumber pyrethrum. Materi tersebut menjelaskan bahwa pyrethrin termasuk insektisida yang cepat mengalami degradasi ketika terkena cahaya. Kondisi ini menjadi salah satu karakteristik penting yang membedakan pyrethrin alami dari beberapa insektisida sintetis yang dirancang agar lebih tahan terhadap lingkungan.
Artinya, kamu sebaiknya jangan menganggap semua krisan yang dijual sebagai tanaman hias memiliki kemampuan membasmi hama yang sama, ya. Annette Hird, seorang pakar berkebun, menjelaskan bahwa efek krisan yang ditanam langsung di taman terhadap serangga masih bisa diperdebatkan. Menurut Hird, kandungan pyrethrin dalam tanaman hidup belum tentu memberikan efek sebesar pyrethrin yang sudah dikonsentrasikan menjadi produk pengendali hama.
3. Pyrethrin dapat digunakan untuk berbagai serangga

ilustrasi tanaman chrysanthemums (pexels.com/Brendan Rühli) Kemampuan pyrethrin sebagai bahan pengendali serangga membuatnya memiliki kegunaan yang cukup luas. The Spruce menyebutkan bahwa pyrethrin dalam bentuk semprotan dapat digunakan untuk menghadapi berbagai serangga perusak tanaman, termasuk kutu daun, thrips, kutu putih, dan kutu kebul. Senyawa tersebut juga digunakan untuk mengendalikan beberapa serangga pengganggu lainnya.
Namun, ada perbedaan antara efek pyrethrin dalam produk insektisida dan efek bunga krisan yang hanya ditanam di taman. Tanaman krisan yang tumbuh di sekitar rumah lebih mungkin berperan sebagai bagian dari strategi pencegahan, terutama melalui aroma khasnya. The Spruce mencatat bahwa aroma kuat dari krisan dapat membantu mengusir beberapa serangga, termasuk nyamuk.
Kamu juga perlu memahami bahwa pyrethrin alami punya karakteristik cepat terurai. Colorado State University Extension menjelaskan bahwa pyrethrin sangat cepat mengalami penguraian ketika terpapar sinar matahari. Karena itu, keberadaannya pada tanaman atau produk pengendali hama gak berarti efeknya akan bertahan dalam jangka waktu lama.
4. Menanam krisan di lokasi yang tepat bisa membantu

ilustrasi kebun sayur (pixabay.com/MSphotos) Kalau kamu ingin mencoba memanfaatkan krisan sebagai bagian dari pencegahan hama, penempatannya juga perlu diperhatikan. The Spruce menyarankan krisan ditanam di area tempat kamu ingin mengurangi kehadiran serangga, misalnya di dekat gudang taman, teras, area duduk luar ruangan, atau sebagai tanaman pendamping di sekitar kebun sayur. Aroma kuat dari bunga dapat menjadi salah satu faktor yang membuat beberapa serangga kurang tertarik mendekati area tersebut.
Supaya krisan tetap sehat, kamu perlu memberikan kondisi tumbuh yang sesuai. Tanaman ini membutuhkan tanah yang subur dengan drainase baik serta sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dan berbunga. Hird menyebut sinar matahari pagi sebagai pilihan yang baik, sementara sedikit naungan pada sore hari dapat membantu melindungi tanaman dari panas berlebihan.
Dengan perawatan yang tepat, krisan juga bisa menghasilkan lebih banyak bunga. Hird menjelaskan bahwa pemangkasan pada tanaman krisan muda dapat membantu membentuk pertumbuhan yang lebih rimbun. Membuang bunga yang sudah layu atau deadheading juga dapat mendorong munculnya bunga baru, sementara bunga merupakan bagian tanaman yang dikaitkan dengan sifat pengusir serangganya.
5. Krisan tetap perlu dipandang sebagai bagian dari pengendalian hama

ilustrasi tanaman hias (pexels.com/浪 郭) Dari berbagai informasi tersebut, kamu bisa melihat bahwa krisan memang memiliki hubungan erat dengan pengendalian serangga, tapi efeknya gak sesederhana “tanam krisan, lalu semua hama pergi”. The Spruce mencatat bahwa semua krisan dapat memberikan sedikit efek pengusiran serangga melalui aromanya, sedangkan Chrysanthemum cinerariifolium memiliki kandungan pyrethrin yang cukup untuk digunakan sebagai sumber pestisida. Ada pula hal lain yang perlu diperhatikan ketika berbicara tentang bahan pengendali hama. Colorado State University Extension menjelaskan bahwa karakteristik insektisida, termasuk daya tahan dan dampaknya terhadap organisme lain, perlu diperhatikan dalam penggunaannya. Materi tersebut juga mengingatkan bahwa beberapa jenis insektisida dapat berdampak pada serangga yang bukan target, sehingga penggunaan produk pengendali hama tetap perlu dilakukan secara hati-hati.
Jadi, kalau kamu ingin menanam krisan di rumah, gak ada salahnya menjadikannya salah satu tanaman pendamping di taman. Selain mempercantik halaman, aromanya mungkin membantu mengurangi kehadiran beberapa serangga, sementara jenis tertentu memiliki kandungan pyrethrin yang memang dikenal sebagai insektisida alami. Akan tetapi, ketika masalah hama sudah cukup serius, jangan hanya mengandalkan tanaman krisan tanpa mengetahui jenis hama dan metode pengendalian yang sesuai, ya.
Pada akhirnya, anggapan bahwa bunga krisan bisa membantu mengusir hama memang memiliki dasar, tapi perlu diberi sedikit catatan. Gak semua varietas krisan memiliki kandungan pyrethrin dalam jumlah yang sama, dan efek tanaman hidup juga gak bisa disamakan dengan insektisida yang sudah dikonsentrasikan.
Sumber dari EPA dan Colorado State University Extension memperkuat bahwa pyrethrin memang berasal dari krisan tertentu dan memiliki sifat insektisida, sementara para ahli berkebun menekankan bahwa efektivitas tanaman krisan di taman tetap terbatas. Dengan begitu, kamu bisa menikmati keindahan krisan sekaligus memanfaatkannya sebagai salah satu bagian dari strategi menjaga tanaman tetap sehat.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)
























