ilustrasi membersihkan dapur (pexels.com/RDNE Stock project)
Dapur yang berminyak sering kali juga memiliki aroma yang kurang sedap. Bau tersebut bisa berasal dari sisa makanan, minyak yang menempel pada permukaan, sampah organik, atau asap masakan yang bertahan di dalam ruangan.
Untuk menghilangkan bau sebaiknya dimulai dengan mencari sumbernya, bukan sekadar menyemprotkan pengharum ruangan. Buang sisa makanan dari tempat sampah, cuci peralatan yang masih berminyak, dan bersihkan area tempat memasak.
Jika kondisi udara luar memungkinkan, buka jendela atau pintu agar udara segar bisa masuk. Gunakan cooker hood atau kipas pembuangan ketika memasak untuk membantu mengeluarkan asap, uap, dan bau dari dapur.
Dalam panduan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), merekomendasikan penggunaan cooker hood selama memasak. Lalu membiarkannya menyala selama sekitar 10–20 menit setelah kegiatan memasak selesai, jika alat tersebut memiliki saluran pembuangan ke luar ruangan.
"Nyalakan alat penghisap asap dapur (range hood) setiap kali kamu memasak. Biarkan alat tersebut tetap menyala selama 10–20 menit setelah kamu selesai memasak. Bersihkan permukaan dapur, peralatan memasak, dan filter lemak pada alat penghisap asap dapur kamu secara rutin," jelasnya.