Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Charger Tak Dicabut, Benarkah Bikin Tagihan Listrik Naik?

4 min read
Charger Tak Dicabut, Benarkah Bikin Tagihan Listrik Naik?
ilustrasi apakah mencabut colokan charger berpengaruh ke tagihan listrik atau tidak? (pixabay.com/HutchRock)
  • Charger yang tetap tertancap menyedot daya siaga meski tidak mengisi perangkat, tetapi charger modern umumnya hanya memakai sekitar 0,1–0,5 watt dan menambah biaya beberapa ratus rupiah per bulan.
  • Akumulasi daya siaga dari banyak charger dan perangkat standby di rumah atau kos dapat menjadi lebih signifikan pada meteran listrik, meski kontribusi tiap perangkat tetap kecil.
  • Mencabut charger dapat mengurangi paparan arus dan panas pada adaptor, terutama yang kualitasnya rendah, sekaligus membantu menekan risiko korsleting serta penghematan energi secara kolektif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah tidak kamu kena omel ibu kos atau orang tua gara-gara charger HP masih nancep di tembok padahal HP-nya sudah dibawa pergi? Situasi kayak gini emang sering banget kejadian sehari-hari, apalagi buat kaum milenial dan Gen Z yang mobilitasnya super tinggi. Dari omelan itu, mungkin kamu dalam hati sering bertanya-tanya, sebenarnya cabut colokan charger berpengaruh ke tagihan listrik atau tidak?

Kalau kebiasaan sepele ini tidak segera kamu cari tahu kebenarannya, kamu bisa terus-terusan jadi korban miskomunikasi tanpa tahu fakta aslinya. Mumpung lagi merayakan momen Hari Listrik Nasional pada 27 Oktober 2026 ini, yuk bongkar bareng-bareng fakta di balik misteri daya listrik (vampire power) dari colokan charger kamu!


  1. 1. Pahami dulu konsep vampire power

    apakah mencabut colokan charger berpengaruh ke tagihan listrik
    apakah mencabut colokan charger berpengaruh ke tagihan listrik (magnific.com/rawpixel.com)

    Buat kamu yang belum tahu, ada istilah kelistrikan bernama vampire power atau daya siaga yang sering banget dibahas sama para ahli energi. Konsep ini merujuk pada energi listrik yang tetap mengalir dan tersedot oleh perangkat elektronik meskipun alat tersebut sedang tidak digunakan untuk mengisi daya. Nah, adaptor charger HP atau laptop kamu itu punya komponen transformator kecil di dalamnya yang akan terus bekerja selama masih terhubung ke stopkontak. Artinya, secara teknis, listrik di rumah atau kosan kamu akan tetap terpakai sedikit demi sedikit meski HP kamu gak lagi dicolok.

    Namun, jangan panik dulu sampai bikin kamu parno lihat stopkontak, karena daya yang tersedot ini jumlahnya sangat amat kecil. Rata-rata charger modern zaman now hanya menyedot sekitar 0,1 hingga 0,5 watt saja saat dibiarkan idle atau menganggur di dinding. Kalau dihitung-hitung pakai tarif listrik PLN saat ini, biayanya mungkin cuma bertambah beberapa ratus rupiah saja per bulan untuk satu charger. Jadi, kalau kamu lupa mencabut sehari atau dua hari, tagihan listrik kamu gak akan tiba-tiba meledak sampai bikin kamu harus puasa akhir bulan, kok.


  2. 2. Cek jumlah charger yang nganggur di rumah

    ilustrasi mengecek charger yang masih menempel di stop kontak
    ilustrasi mengecek charger yang masih menempel di stop kontak (pixabay.com/markusspiske)

    Satu charger yang tertancap memang cuma menyedot daya yang sangat minim dan gak akan bikin kantong kamu langsung kering. Namun, coba kamu keliling rumah atau kamar kosan sekarang juga dan hitung ada berapa banyak perangkat yang nasibnya sama. Mulai dari charger HP, charger laptop, colokan TV, sampai kabel konsol game yang dibiarkan standby berhari-hari tanpa pernah dicabut. Kalau semua daya siaga dari puluhan barang elektronik itu digabungkan, jumlahnya tentu bisa jadi lumayan signifikan menyumbang angka di meteran listrik kamu, lho.

    Nah, inilah jebakan batman yang sering tak disadari sama anak-anak muda yang tinggal di hunian padat gawai. Bayangkan kalau kamu punya lima charger dan tiga perangkat elektronik lain yang nganggur tapi terus menyedot listrik selama sebulan penuh tanpa henti. Memang totalnya mungkin cuma setara harga satu gelas es kopi susu langganan kamu, tapi bayangkan kalau uang itu bisa kamu tabung buat keperluan lain. 


  3. 3. Waspadai risiko kerusakan dan korsleting

    ilustrasi menggunakan charger original
    ilustrasi menggunakan charger original (pixabay.com/C10Maj)

    Selain urusan tagihan yang bikin kepikiran, ada masalah lain yang sebenarnya jauh lebih penting buat kamu perhatikan dari kebiasaan ini. Membiarkan colokan charger terus tertancap di stopkontak bisa memperpendek umur komponen internal yang ada di dalam adaptor kesayanganmu, lho. Komponen tersebut akan terus dialiri arus listrik dan menghasilkan panas berlebih, apalagi kalau kualitas charger yang kamu pakai bukan barang original. 

    Coba pikir-pikir lagi, harga beli charger original yang baru itu jauh lebih mahal dibandingkan biaya listrik yang berhasil kamu hemat, kan? Belum lagi risiko paling menakutkan seperti korsleting listrik yang bisa memicu kebakaran di kamar kos atau rumah kamu saat sedang ditinggal pergi. Daripada kamu overthinking pas lagi asyik-asyiknya nongkrong gara-gara kepikiran charger di rumah, mending biasakan cabut dari awal, ya. 


  4. 4. Jadikan kebiasaan cabut colokan sebagai gaya hidup hijau

    ilustrasi cabut colokan charger
    ilustrasi cabut colokan charger (pexels.com/Ron Lach)

    Bicara soal listrik, kita gak bisa lepas dari isu lingkungan global yang sekarang lagi gencar-gencarnya disuarakan sama generasi now. Meski daya yang dihemat dari satu colokan charger terasa sepele banget, efek kolektifnya buat bumi ternyata luar biasa besar. Kalau jutaan orang di Indonesia punya kesadaran yang sama untuk memutus vampire power, bayangkan berapa banyak megawatt energi yang bisa dihemat setiap harinya.

    Jadi, mulai sekarang jadikan kebiasaan sederhana ini sebagai bentuk flexing positif kamu dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan Gen Alpha. Gak perlu menunggu jadi aktivis lingkungan yang orasi di jalanan buat menyelamatkan bumi, cukup mulai dari stopkontak di sebelah kasur kamu sendiri. 

    Gimana, sekarang kamu sudah dapat jawaban pasti apakah cabut colokan charger berpengaruh ke tagihan listrik atau tidak, kan? Meski efek nominalnya kecil, langkah sederhana ini nyata-nyata menyelamatkan bumi dan bikin gadget kamu lebih awet, lho. Tetap semangat jalani hari, dan jangan lupa cabut charger-mu sebelum pergi, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More