ilustrasi selimut tebal (pexels.com/Aaron Cook)
Selimut tebal atau bed cover adalah salah satu item yang gak boleh terlewatkan. Keberadaan selimut ini tak hanya menghangatkan si kecil di malam hari, tapi juga bisa menambah estetika dekorasi. Utamanya, pilih selimut tebal dengan bahan berkualitas, misalnya selimut yang disisipi bulu angsa (down duvet). Lalu mulai pikirkan motif atau warna yang cocok untuk kamar si kecil.
Menyamakan warna sprei dan selimut dengan cat tembok, bisa jadi ide yang tepat. Warna secara psikologis bisa memengaruhi suasana hati kita. Memilih warna cat tembok yang tepat untuk kamar anak akan membantu mereka merasa rileks dan nyaman.
"Anak-anak yang kesulitan dengan ketenangan dan relaksasi, akan lebih nyaman berada di kamar dengan cat tembok berwarna dingin, seperti biru dan hijau. Sebaliknya, warna merah dan oranye sering kali dikaitkan dengan stimulasi yang lebih tinggi dan membuat mereka tidak nyaman," terang psikiater anak Dr. Larry Mitnaul, seperti dikutip dari HGTV.
Sementara itu, psikiater anak Dr. Willough Jenkins, menyatakan kepada HGTV bahwa memaksimalkan cahaya alami, menghindari cahaya yang terlalu terang, dan menambahkan elemen sensorik, termasuk selimut tebal yang nyaman, akan membantu anak lebih rileks dan tenang saat tidur sendirian. Buat anak laki-laki, selimut atau bed cover motif superhero bisa membuat mereka lebih bersemangat tidur di kasurnya sendiri.