Deya Ayu Defrilia, Founder Seratan Studio mengatakan, "Kita akan belajar teknik sederhana, mulai dari membuat patchwork hingga menjahit basic. Teman-teman bisa membuat sendiri atau nanti dibantu dengan mesin jahit."
Inspirasi Merawat dan Memperbaiki Pakaian Favorit, Lebih Lama Dipakai!

RE.UNIQLO STUDIO Media Workshop mengajak peserta memperpanjang usia pakaian melalui perbaikan dan modifikasi kreatif, seperti bordir, patchwork, sashiko, serta penambahan inisial.
Kreator Kevin Lagona, Nindyan P. Hangganararas, dan Nada Arini menunjukkan bahwa patch atau bordir dapat menutup kerusakan, menyegarkan tampilan, dan membuat pakaian lebih personal.
Pakaian layak pakai dapat didonasikan lewat donation box RE.UNIQLO; layanan repair dan remake tersedia di La Piazza, Grand Indonesia, serta Senayan City.
Jakarta, IDN Times - Pernah punya pakaian yang begitu nyaman dipakai sampai rasanya sulit untuk berpisah dengannya? Bisa berupa kaus andalan untuk beraktivitas, celana jeans yang menemani berbagai perjalanan, atau blus putih yang mudah dipadukan dengan beragam gaya. Seiring waktu, pakaian-pakaian tersebut bukan hanya menjadi bagian dari isi lemari, tetapi juga menyimpan kenangan dan cerita personal.
Namun ketika muncul sobekan kecil, kancing terlepas, atau rasa bosan dengan model yang itu-itu saja, pakaian favorit terkadang justru berakhir tersimpan tanpa pernah digunakan kembali. Padahal, sedikit perbaikan atau sentuhan kreatif bisa memberinya tampilan baru. Melalui semangat untuk memperpanjang usia pakaian, UNIQLO menghadirkan inspirasi merawat, memperbaiki, hingga memberikan manfaat baru pada pakaian yang masih layak digunakan lewat RE.UNIQLO STUDIO Media Workshop yang berlangsung di Senayan City Mall, Rabu (21/10/2026).
1. Perbaiki pakaian yang rusak dengan sentuhan kreatif

RE.UNIQLO STUDIO Media Workshop yang berlangsung di Senayan City Mall. 21 Oktober 2026. (dok. UNIQLO Indonesia) Pakaian yang mengalami kerusakan kecil tidak selalu harus berakhir di tempat penyimpanan. Sobekan pada celana jeans, misalnya, bisa menjadi kesempatan untuk bereksperimen dengan detail kreatif. Hal ini dilakukan oleh Kevin Lagona, pemilik akun Instagram @kevinswork yang dikenal membagikan berbagai modifikasi unik pada benda dan pakaian.
Ketika menemukan sobekan pada celana jeans favoritnya, Kevin memilih memperbaikinya dengan menambahkan bordir berbentuk apel merah. Detail tersebut bukan hanya membantu menutupi bagian yang rusak, tetapi juga memberikan karakter baru pada celana yang sudah sering dikenakannya.
Cara ini menunjukkan bahwa memperbaiki pakaian bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus personal. Alih-alih menganggap kerusakan kecil sebagai akhir masa pakai, kita bisa melihatnya sebagai kesempatan untuk berkreasi. Dengan begitu, pakaian favorit tetap bisa digunakan dan memiliki tampilan yang berbeda dari sebelumnya.
Hal tersebut juga dilaksanakan oleh sejumlah rekan media yang hadir dalam acara RE.UNIQLO STUDIO Media Workshop. Mereka menyulap pakaian yang diberikan maupun yang dimiliki dan ingin diberikan nyawa kedua dengan sentuhan kreativitas yang menjadikan item fashion miliknya terasa sangat personal. Misalnya, ada yang menggunakan patchwork, seni menjahit atau sashiko, ada pula yang menambahkan bordir inisial sebagai tanda kepemilikan.
Tentu, kegiatan ini tidak dilakukan sendirian. UNIQLO Indonesia bekerja sama dengan Seratan Studio untuk memberikan pengalaman serta pengajaran menjahit untuk seluruh rekan media yang hadir. Intimate! Dalam satu jam berlangsung, semuanya selesai dengan hasil yang menakjubkan.
2. Tambahkan patch untuk membuat pakaian lebih personal

RE.UNIQLO STUDIO Media Workshop yang berlangsung di Senayan City Mall. 21 Oktober 2026. (dok. UNIQLO Indonesia) Bagi yang ingin mencoba memodifikasi pakaian tanpa mengubah keseluruhan desainnya, patch bisa menjadi salah satu pilihan. Detail tambahan ini dapat memberikan aksen baru sekaligus membuat pakaian terasa lebih dekat dengan karakter pemiliknya.
Content creator Nindyan P. Hangganararas mencoba pendekatan tersebut setelah tertarik dengan layanan perbaikan dan kustomisasi di RE.UNIQLO STUDIO. Ia membuat patch untuk memberikan sentuhan personal pada pakaian favoritnya. Pengalaman itu kemudian dibagikan melalui akun TikTok @nindyanphr, termasuk tutorial membuat patch dan inspirasi modifikasi yang didapatkannya.
Pengalaman Nindyan memperlihatkan bahwa kreativitas dalam merawat pakaian bisa dimulai dari hal sederhana. Kita tidak harus langsung melakukan perubahan besar untuk mendapatkan tampilan berbeda. Detail kecil yang dipilih sesuai selera sudah bisa membuat pakaian terasa lebih unik dan menarik untuk kembali dikenakan.
3. Sulap blus favorit dengan bordir yang menggemaskan

RE.UNIQLO STUDIO Media Workshop yang berlangsung di Senayan City Mall. 21 Oktober 2026. (dok. UNIQLO Indonesia) Rasa bosan terhadap pakaian yang sering digunakan merupakan hal yang wajar. Namun, membeli pakaian baru bukan satu-satunya cara untuk menyegarkan penampilan. Menambahkan detail bordir, misalnya, bisa menjadi alternatif untuk memberikan karakter baru pada pakaian lama.
Inspirasi ini datang dari Nada Arini (@nada_arini), aktivis lingkungan sekaligus content creator yang menyukai blus putih. Ia menambahkan beberapa bordir lucu pada pakaiannya untuk menciptakan tampilan yang lebih personal. Detail tersebut membuat blus putih yang sederhana dan terasa memiliki ciri khas tersendiri.
Bordir dapat menjadi cara untuk mengekspresikan selera tanpa harus mengganti pakaian secara keseluruhan. Pilihan motif yang disukai juga memungkinkan pemiliknya menciptakan tampilan yang terasa lebih dekat dengan kepribadian masing-masing. Dengan sedikit kreativitas, pakaian yang sebelumnya terasa monoton bisa kembali menjadi andalan untuk berbagai kesempatan.
4. Berikan kesempatan kedua untuk pakaian yang masih layak

RE.UNIQLO STUDIO Media Workshop yang berlangsung di Senayan City Mall. 21 Oktober 2026. (dok. UNIQLO Indonesia) Memperpanjang usia pakaian tidak selalu berarti kita harus terus menyimpannya di lemari. Ada kalanya pakaian masih dalam kondisi baik, tetapi sudah jarang digunakan karena ukuran, kebutuhan, atau selera yang berubah. Dalam situasi seperti ini, meneruskannya kepada orang lain bisa menjadi cara untuk memperpanjang manfaat pakaian tersebut.
Nada juga menerapkan langkah ini dengan mendonasikan pakaian yang masih layak pakai melalui kotak pengumpulan atau donation box RE.UNIQLO. Selain memberikan sentuhan personal pada blus favoritnya, ia memilih berbagi pakaian yang masih dapat digunakan oleh orang lain.
Langkah tersebut mengingatkan kita bahwa sebuah pakaian tidak harus berhenti memiliki fungsi ketika pemilik pertamanya tak lagi membutuhkannya. Dengan menyalurkan pakaian yang masih layak, kita memberikan kesempatan bagi orang lain untuk memanfaatkannya. Pakaian yang pernah menemani satu perjalanan hidup pun berpeluang menjadi bagian dari cerita baru.
5. Manfaatkan layanan repair dan remake untuk memperpanjang usia pakaian

RE.UNIQLO STUDIO Media Workshop yang berlangsung di Senayan City Mall. 21 Oktober 2026. (dok. UNIQLO Indonesia) Bagi yang ingin memperbaiki atau memodifikasi pakaian dengan bantuan layanan khusus, RE.UNIQLO STUDIO menawarkan pilihan repair dan remake. Layanan dari UNIQLO ini memungkinkan pelanggan memperbaiki pakaian yang rusak atau memberikan tampilan baru melalui berbagai pilihan kustomisasi, termasuk embroidery dan sashiko.
Mulai 23 Oktober 2026, UNIQLO juga menghadirkan 14 desain bordir eksklusif karakter Monchhichi. Pelanggan dapat memilih desain favorit untuk memberikan sentuhan baru pada item UNIQLO yang dimiliki. Pilihan ini menjadi alternatif bagi mereka yang ingin membuat pakaian terasa lebih personal sekaligus menyenangkan untuk terus digunakan.
RE.UNIQLO STUDIO tersedia di UNIQLO La Piazza, Grand Indonesia, dan Senayan City. Kehadiran layanan tersebut menjadi salah satu cara untuk mendorong kebiasaan merawat dan memperbaiki pakaian, alih-alih langsung menggantinya ketika mengalami kerusakan atau terasa membosankan.
Christie Tobing, perwakilan Marketing UNIQLO Indonesia, "Kalau punya pakaian yang sangat disukai, tapi sudah rusak atau bosan, kita bisa menerapkan teknik-teknik seperti patchwork, sashiko, dan lainnya agar baju pun tampil seperti baru dan bernyawa kembali."
Memperpanjang usia pakaian bisa dimulai dari keputusan sederhana, seperti menjahit bagian yang sobek, menambahkan detail bordir, mencoba patch, atau mendonasikan pakaian yang masih layak. Setiap langkah memberi kesempatan bagi pakaian untuk terus digunakan dan menemani lebih banyak momen.
Sebab, pakaian favorit bukan hanya soal bahan dan model, melainkan juga kenangan yang melekat di dalamnya. Dengan sedikit perhatian dan kreativitas, kita bisa mempertahankan cerita lama sekaligus membuka ruang bagi cerita-cerita baru.
























