Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Warna Pakaian yang Membuat Kamu Dapat Dipercaya, Menurut Psikolog!

6 min read
Warna Pakaian yang Membuat Kamu Dapat Dipercaya, Menurut Psikolog!
Ilustrasi warna pakaian (pexels.com/Edmond Dantès)
  • Psikolog warna Michelle Lewis menekankan bahwa kepercayaan lebih tercermin dari pilihan warna yang autentik, konsisten, dan nyaman dikenakan daripada preferensi warna semata.
  • Studi 2021 menyebut warna bernuansa dingin seperti biru dinilai lebih tepercaya; sifat keramahtamahan juga dikaitkan dengan ketertarikan pada palet lembut dan harmonis.
  • Biru, navy, indigo, ungu, lavender lembut, hijau, dan teal dikaitkan dengan kesan tepercaya; navy disarankan untuk wawancara, sedangkan hijau atau teal untuk percakapan sulit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tahukah kamu, kalau warna pakaian ternyata bukan sekadar soal selera atau gaya personal, loh! Pilihan warna tertentu dapat memengaruhi kesan yang muncul saat seseorang pertama kali berinteraksi dengan kita.

Warna pakaian sering dikaitkan dengan persepsi seperti rasa percaya, ketenangan, dan kredibilitas. Lantas, warna pakaian apa saja yang menurut psikolog dapat membuat seseorang terlihat lebih mudah dipercaya?

  1. 1. Psikologi warna tentang keaslian dan orang yang dapat dipercaya

    Ilustrasi warna pakaian
    Ilustrasi warna pakaian (pexels.com/RDNE Stock project)

    Menurut pakar psikologi warna dan pendiri The Color Institute, Michelle Lewis, psikologi warna dapat memberi tahu kamu banyak hal. Tetapi, pilihan yang konsisten dan berulang selalu memberi tahu kamu lebih banyak.

    “Orang yang paling dapat dipercaya cenderung mengenakan warna yang sesuai dengan jati diri mereka yang sebenarnya, bukan warna yang dipilih untuk menampilkan versi diri mereka yang lain,” kata Lewis, dikutip dari Parade.

    Memang benar psikologi warna dapat memberi tahu kita warna apa yang menandakan kepercayaan, tetapi ini juga bukan hanya tentang warnanya, melainkan lebih tentang konsistensi.

    “Konsistensi itu adalah sesuatu yang kita tangkap secara tidak sadar, dan itu adalah salah satu alasan mengapa seseorang bisa terlihat 'aneh' dalam suatu warna meskipun kamu tidak bisa menjelaskan alasannya,” lanjutnya.

    Preferensi warna saja tidak bisa langsung menunjukkan apakah seseorang dapat dipercaya, tetapi dapat mencerminkan keaslian seseorang.

    “Seseorang yang berpakaian dengan sengaja, dengan warna yang benar-benar cocok untuk mereka dan mengkomunikasikan sesuatu yang nyata tentang siapa mereka, sering kali mengekspresikan kualitas kesadaran diri yang mendasari perilaku autentik. Hal itu terlihat dalam cara yang dirasakan orang sebelum mereka dapat menyebutkannya," jelasnya.

  2. 2. Apakah ada kaitan kepercayaan dengan preferensi warna?

    Ilustrasi warna pakaian
    Ilustrasi warna pakaian (pexels.com/Cup of Couple)

    Seperti yang disebutkan di atas, tidak selalu ada hubungan yang kuat antara kepercayaan dan preferensi warna tertentu. Meskipun demikian, Lewis mencatat, ada warna-warna tertentu yang dapat membuat orang menganggap kamu lebih dapat dipercaya.

    Misalnya, katanya, sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan dalam International Journal of Engineering Research and Technology menemukan bahwa warna-warna cool tone, seperti biru, secara konsisten dinilai lebih tinggi untuk kepercayaan daripada warna-warna hangat. Terdapat juga bukti yang menunjukkan bahwa orang yang dapat dipercaya lebih menyukai palet warna tertentu.

    “Preferensi warna dapat secara signifikan memprediksi dimensi kepribadian tertentu, termasuk Keramahtamahan (Agreeableness), yang merupakan sifat Big Five yang paling erat kaitannya dengan perilaku yang dapat dipercaya dan kooperatif,” jelas Lewis.

    Orang yang cenderung tinggi sifat keramahtamahan-nya; hangat, penuh perhatian, tulus dalam berurusan dengan orang lain, cenderung tertarik pada palet warna yang lebih lembut dan harmonis daripada yang sangat dominan atau agresif. Selain warna-warna spesifik, kepercayaan juga tercermin dalam bagaimana warna tersebut dikenakan, bukan hanya pada corak atau nuansa spesifiknya.

    “Seseorang yang mengenakan warna yang benar-benar cocok untuknya dan terasa otentik sesuai dengan jati dirinya sedang mengkomunikasikan sesuatu yang nyata. Kenyamanan itulah yang kita anggap sebagai sesuatu yang dapat dipercaya," ujarnya.

  3. 3. Warna yang pakaian yang membuat kamu dapat dipercaya

    Ilustrasi warna pakaian
    Ilustrasi warna pakaian (pexels.com/George Milton)

    1. Biru

    Biru diasosiasikan dengan langit cerah, air tenang, lingkungan yang secara historis menandakan keamanan daripada ancaman. Saat kamu memakai pakaian berwarna biru, lingkungan akan melihatmu sebagai orang yang stabil, dapat diandalkan, dan bukan ancaman.

    "Ketika ditanya apa warna favorit kebanyakan orang, jawaban yang paling umum adalah biru. Ini mungkin karena ketika orang-orang terdahulu melihat warna biru, seperti langit biru cerah atau sumber air, itu adalah pertanda baik," kata Sally Augustin, Ph.D., seorang psikolog lingkungan, dikutip dari Forbes.

    2. Navy

    Warna biru dapat menandakan kepercayaan, sementara warna navy menambahkan otoritas ke dalam campuran tersebut.

    “Nada yang lebih gelap dalam spektrum biru secara tidak sadar menandakan otoritas dan wibawa, itulah sebabnya warna biru tua telah menjadi warna kepercayaan profesional standar di lembaga keuangan, penegak hukum, militer, dan lingkungan diplomatik selama berabad-abad,” kata Lewis.

    3. Indigo

    Indigo berada di antara biru dan ungu, secara psikologis membawa kualitas keduanya sambil menambahkan sesuatu yang khas miliknya sendiri. Warna ini membawa sifat-sifat menenangkan, karenanya dapat menandakan kepercayaan diri dan pengetahuan diri, yang merupakan salah satu sinyal kepercayaan paling andal.

    4. Ungu

    Kepercayaan juga dapat diukur dari seberapa terbuka seseorang terhadap orang lain, dan di sinilah ungu berperan.

    “Dalam psikologi warna, orang yang tertarik pada warna ungu dan lavender secara konsisten digambarkan sebagai pribadi yang paling terbuka dan berorientasi ke dalam. Sikap menerima itu adalah salah satu pembangun kepercayaan yang paling ampuh," tambah Lewis.

    5. Lavender lembut

    Sedikit berbeda dari warna ungu, lavender lembut (soft lavender) memiliki efek yang serupa, tetapi lebih menarik. Warna ini mudah didekati dan hangat, bukan misterius.

    6. Hijau

    Warna hijau memproyeksikan stabilitas, ketenangan, dan kehangatan dengan cara yang membuat orang merasa aman secara psikologis untuk terbuka. Warna ini juga dapat menyebabkan respons menenangkan secara langsung, yang merupakan salah satu cara tercepat untuk membangun kepercayaan.

    7. Teal (biru kehijauan)

    Warna teal sangat menarik untuk membangun kepercayaan karena menggabungkan biru dan hijau, dua warna yang diasosiakan dengan ketenangan. Warna ini disebutnya sebagai warna yang cocok untuk semua orang, yang juga dapat meningkatkan kepercayaan. Seseorang yang terlihat benar-benar bagus dengan apa yang mereka kenakan akan terlihat autentik tanpa perlu berusaha.

  4. 4. Cara menggunakan psikologi warna dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun kepercayaan

    Ilustrasi warna pakaian
    Ilustrasi warna pakaian (pexels.com/Anna Shvets)

    Membangun kepercayaan dengan orang-orang di sekitar bukan hal mudah, tetapi ada beberapa cara yang dapat kamu gunakan dengan menerapkan psikologi warna untuk mempermudahnya. Pakai pakaian dengan konsistensi yang tulus, kenakan warna yang mencerminkan dirimu dan membuatmu nyaman. Menjadi diri sendiri salah satu tanda untuk membangun kepercayaan.

    “Untuk wawancara kerja, warna biru tua atau biru dongker adalah pilihan yang paling tepat. Warna tersebut menampilkan kompetensi, keandalan, dan otoritas yang tenang," kata Lewis.

    Namun untuk percakapan yang sulit dengan teman atau anggota keluarga, ia menyarankan untuk mencoba warna hijau atau teal. Warna ini menunjukkan keterbukaan dan keamanan emosional, bukan otoritas. Kamu juga dapat menggunakan psikologi warna untuk menilai seberapa dapat dipercaya seseorang.

    “Perhatikan lebih sedikit warna spesifik dan lebih banyak pada kemudahan seseorang mengenakan pakaian yang mereka pakai. Kenyamanan sejati dalam berpakaian (perasaan bahwa seseorang berpakaian sesuai dengan kepribadiannya dan bukan hanya untuk menarik perhatian) adalah salah satu sinyal kepercayaan non-verbal yang paling dapat diandalkan yang kita miliki," jelasnya.

    Kepercayaan itu mahal karena sangat membangunnya tidak mudah dan membutuhkan waktu yang lama. Dengan mengetahui warna pakaian yang membuat lebih dipercaya, ini menjadi langkah awal membangun kepercayaan terhadap orang-orang di lingkunganmu. Semoga bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More