ilustrasi ruang tamu (unsplash.com/Alex Tyson)
Material eksklusif tidak hanya berbicara tentang permukaan keras. Kain berkualitas seperti linen, bouclé, velvet, atau wool dapat memberikan softness sekaligus kedalaman pada interior.
Gunakan pada sofa, armchair, cushion, atau upholstery. Pilih warna yang memiliki hubungan dengan palet utama ruangan agar teksturnya menjadi nilai tambah, bukan sekadar dekorasi. Perpaduan material lembut dengan batu, kayu, dan metal dapat menciptakan layering yang membuat ruang terasa lebih sophisticated.
Interior yang terlihat mahal bukan tentang menggunakan material paling mahal sebanyak mungkin. Justru, eksklusivitas muncul ketika setiap material memiliki fungsi, proporsi, dan hubungan visual yang jelas. Dengan memilih material berkarakter dan menggunakannya secara terukur, ruang dapat terasa lebih refined, personal, juga dan timeless